Perjalanan Sulaiman Rizki dari Great Grace Futsal Surabaya ke Timnas U-19
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sulaiman Rizki, pemain futsal muda asal Surabaya, telah menorehkan nama dalam sejarah sepak bola Indonesia. Prosesnya dimulai dari klub lokal Great Grace Futsal Surabaya (GGFS), yang menjadi tempatnya menempa diri selama empat tahun terakhir. Klub ini tidak hanya memberikan wadah untuk pengembangan bakat, tetapi juga membantu membangun karakter dan nilai-nilai penting bagi Sulaiman.
Manajer GGFS, Ervin Lin, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian Sulaiman. Ia menyebut bahwa keberhasilan pemain tersebut bukan hanya hasil kerja klub, tetapi juga upaya keras dari Sulaiman sendiri.
“Sebagai ibu yang sudah menemani proses dia selama 3-4 tahun berjalan ini, saya merasa bangga dan terharu dengan pencapaian Sulaiman bisa sampai masuk ke Timnas. Kita hanya memberi wadah untuk membentuk nilai dan karakter, pencapaian dia tidak hanya tergantung pada klub saja tetapi juga karena kerja keras dia,” ujar Ervin Lin.
Awal Mula Pemanggilan ke Timnas
Pemanggilan Sulaiman ke Timnas U-19 bermula setelah Porprov Jawa Timur 2025. Setelah kompetisi tersebut usai, ia mendapat tawaran dari tiga klub Pro Futsal League, yaitu Unggul, Cosmo, dan Moncongbulo. Dari sekian banyak pilihan, GGFS memilih Moncongbulo sebagai klub profesional pertama Sulaiman.
“Pertimbangannya adalah bagaimana anak ini bisa mendapatkan jam bermain yang cukup. Akhirnya kita memutuskan untuk anak ini ke Moncongbulo karena mereka ingin memakai pemain muda untuk regenerasi,” jelas Ervin Lin.
Selain itu, Sulaiman juga mendapat undangan khusus untuk seleksi Timnas karena merupakan bagian dari klub liga. Dari 20 lebih pemain yang ikut seleksi, hanya beberapa orang yang lolos, termasuk Sulaiman.
Proses Pengembangan Karakter
Ervin Lin mengisahkan awal Sulaiman bergabung dengan GGFS. Saat itu, Sulaiman dianggap sebagai pemain yang pendiam dan tertutup. Namun, ia melihat potensi besar di dalam dirinya.
“Selama dia ikut serta di Great Grace, Sulaiman anaknya pendiam dan tertutup. Kita pelan-pelan melakukan pendekatan ke dia sebenarnya tidak mudah. Pertama kali kita lihat anak ini, dia berbakat tapi karakternya belum terbentuk,” ungkapnya.
Untuk membantu proses pengembangan Sulaiman, GGFS melakukan pendekatan personal. Ervin Lin bahkan datang ke rumah keluarga Sulaiman untuk memahami latar belakangnya.
“Saya benar-benar melakukan pendekatan secara personal, mengenal keluarganya, datang ke rumah. Saya benar-benar ingin tahu latar belakangnya seperti apa, ingin berusaha memahami anak ini,” tambahnya.
Harapan dan Semangat yang Terus Menyala
Dengan nama yang bermakna “rahmat yang dahsyat”, Great Grace Futsal Surabaya terus menjadi sumber semangat bagi Sulaiman. Klub ini percaya bahwa futsal dapat menjadi jalan untuk menumbuhkan harapan baru.
Sulaiman kini telah menjadi bagian dari Timnas U-19, sebuah langkah besar yang tidak mudah dicapai. Dari klub lokal hingga panggung nasional, perjalanan ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan dukungan dari lingkungan sekitar sangat penting dalam membentuk seorang atlet. ***

>

Saat ini belum ada komentar