Analisis Saham ADRO 2026: Potensi Pertumbuhan dan Dividen yang Menggiurkan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) kembali menjadi sorotan investor di awal tahun 2026. Dengan performa yang stabil dan potensi pertumbuhan yang menjanjikan, ADRO terus menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu emiten unggulan di pasar modal Indonesia.
Performa Saham yang Menjanjikan
Pada perdagangan terakhir tanggal 23 Januari 2026, saham ADRO ditutup pada level Rp2.400, naik sebesar 2,13% dibandingkan hari sebelumnya. Harga saham ini bergerak dalam rentang harian antara Rp2.280 hingga Rp2.420, dengan rentang 52 minggu mencapai Rp1.600 hingga Rp2.430. Indikator ini menunjukkan tren positif yang kuat, di mana harga saham mendekati level tertinggi tahunannya.
Rasio P/E yang Menarik
Rasio Price-to-Earnings (P/E) ADRO saat ini berada di level 8,49x. Angka ini secara historis dianggap sebagai posisi undervalued oleh banyak analis pasar modal. Rasio ini menunjukkan bahwa saham ADRO masih relatif murah dibandingkan dengan emiten sejenis, sehingga menawarkan peluang investasi yang menarik bagi para investor.
Dividen Jumbo yang Menggiurkan
Salah satu faktor utama yang membuat ADRO menarik bagi investor adalah dividen yang diberikan kepada pemegang saham. Pada awal tahun 2026, ADRO kembali memberikan dividen yang cukup besar, dengan estimasi yield mencapai 6%. Dividen ini tidak hanya memberikan pendapatan pasif, tetapi juga memperkuat keyakinan investor terhadap prospek perusahaan.
Diversifikasi Bisnis yang Strategis
Selain bisnis batu bara yang sudah mapan, ADRO terus memperluas bisnisnya ke sektor lain yang lebih inovatif. Salah satunya adalah operasi smelter aluminium milik anak usaha, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), yang mulai beroperasi secara signifikan di tahun 2026. Target kapasitas produksi mencapai 500.000 ton, yang diharapkan menjadi sumber pendapatan baru di luar batu bara termal.
ADRO juga semakin memperkuat cengkeraman kontrol atas ADMR, dengan kepemilikan saham kini mencapai 85,01%. Hal ini memberikan keuntungan strategis dalam menjalankan transisi bisnis menuju sektor mineral yang lebih berkelanjutan.
Transisi Energi yang Berkelanjutan
Melalui unit Adaro Solar International, perusahaan mulai menunjukkan hasil nyata dari transisi energi. Diversifikasi ke sektor panel surya dan energi terbarukan lainnya membantu menjaga relevansi ADRO di tengah pengetatan regulasi ESG (Environmental, Social, and Governance). Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Prediksi Harga dan Rekomendasi Investasi
Berdasarkan analisis fundamental dan teknikal, target harga jangka menengah ADRO berada di kisaran Rp2.600 hingga Rp2.715. Dengan potensi capital gain yang tinggi dan pendapatan pasif dari dividen, ADRO menawarkan prospek yang menarik bagi investor.
Namun, investor disarankan tetap waspada terhadap fluktuasi harga komoditas global, karena bisa memengaruhi kinerja perusahaan.
Pergerakan Harga Saham Secara Real-Time
Pergerakan harga saham ADRO dapat dipantau secara langsung melalui platform seperti TradingView (IDX:ADRO) atau Investing.com. Informasi real-time ini sangat penting bagi investor untuk mengambil keputusan yang tepat.
Dengan performa yang solid, diversifikasi bisnis yang strategis, dan potensi pertumbuhan yang menjanjikan, ADRO tetap menjadi pilihan menarik bagi investor yang ingin memperoleh keuntungan jangka panjang.

>

Saat ini belum ada komentar