Kuota Sekolah untuk SNBP 2026 di Jombang: Persentase dan Proses Pemilihan Siswa
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pembagian kuota sekolah untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah resmi ditetapkan. Proses ini menjadi penting bagi siswa kelas XII yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN). Di Jombang, berbagai sekolah memiliki kuota yang berbeda tergantung pada akreditasinya.
Sekolah Berakreditasi A Mendapat Kuota Terbesar
Sekolah dengan akreditasi A mendapatkan kuota paling besar. Kepala Seksi SMA dan PKLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Asijah, menjelaskan bahwa sekolah-sekolah dengan akreditasi A bisa mendaftarkan 40 persen dari jumlah siswa kelas XII. Dalam wilayah Jombang, terdapat sebanyak 86 sekolah berakreditasi A yang memenuhi syarat tersebut.
Kuota untuk Sekolah Berakreditasi B dan C
Selain sekolah berakreditasi A, ada juga 123 sekolah berakreditasi B yang mendapatkan kuota sebesar 25 persen. Sementara itu, 23 sekolah lainnya yang berakreditasi C atau belum terakreditasi hanya diberikan kuota sebesar 5 persen. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pembagian kuota didasarkan pada kualitas pendidikan yang diberikan oleh masing-masing sekolah.
Proses Penentuan Siswa yang Berhak Ikut SNBP
Proses penentuan siswa yang berhak mengikuti SNBP dilakukan melalui perangkingan di tingkat sekolah berdasarkan nilai rapor. Meskipun kuota sudah ditentukan, proses ini tetap fleksibel. Jika siswa di peringkat atas tidak mendaftar karena alasan tertentu seperti ingin mengikuti seleksi kedinasan atau memutuskan tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, posisinya dapat digantikan oleh siswa di peringkat bawah yang ingin melanjutkan studi.
Masa Sanggah Kuota Sekolah
Setelah pengumuman kuota, tahapan pelaksanaan SNBP 2026 dilanjutkan dengan masa sanggah kuota sekolah. Sekolah yang merasa kuotanya tidak sesuai dapat menyampaikan keluhan mereka. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua sekolah mendapatkan hak yang sama dalam proses seleksi.
Pengaruh Akreditasi terhadap Akses Pendidikan Tinggi
Mayoritas sekolah negeri di Jombang memiliki akreditasi A. Hal ini memberikan kesempatan lebih besar bagi siswa di sekolah-sekolah tersebut untuk mengikuti SNBP. Dengan adanya pembagian kuota yang berbeda-beda, sistem ini mencoba memperkuat kualitas pendidikan di seluruh wilayah Jombang.
Peran Nilai Rapor dalam Seleksi
Nilai rapor menjadi salah satu faktor utama dalam pemilihan siswa yang berhak mengikuti SNBP. Selain itu, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) hanya berfungsi sebagai validator. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi akademik siswa menjadi prioritas utama dalam proses seleksi.
Tantangan dan Harapan untuk SNBP 2026
Meskipun sistem SNBP dirancang untuk memberikan akses yang lebih adil kepada siswa, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, beberapa siswa mungkin tidak mempertimbangkan SNBP karena alasan ekonomi atau minat pribadi. Namun, dengan adanya kuota yang jelas dan proses yang transparan, harapan besar diarahkan agar SNBP 2026 dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa di Jombang. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar