KAI Daop 8 Surabaya Siagakan 3.700 Personel, Kesiapan Hadapi Libur Nataru
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 26 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu langkah utama yang diambil adalah penyiagaan sebanyak 3.700 personel untuk memastikan kelancaran operasional jalur kereta api.
Personel tersebut terdiri dari tenaga internal serta tambahan yang dikerahkan khusus untuk menghadapi potensi gangguan. Selain itu, KAI juga menetapkan tujuh lokasi rawan cuaca ekstrem yang akan dipantau secara ketat selama masa liburan. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mengantisipasi kemungkinan hujan lebat, longsor, atau genangan air yang bisa mengganggu perjalanan kereta.
Peningkatan Pengawasan di Titik Rawan
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan tujuh Daerah Pantauan Khusus (Dapsus). Dari jumlah tersebut, satu titik berada di lintas utara dan enam titik lainnya berada di lintas selatan. Seluruh daerah tersebut akan dipantau selama 24 jam penuh untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional.
“Kami meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi gangguan akibat hujan lebat, longsor, dan genangan,” ujar Mahendro dalam pernyataannya.
Penambahan Personel untuk Keamanan dan Operasional
Selain personel organik, KAI Daop 8 juga menambahkan lebih dari 100 petugas tambahan. Rincian penambahan tersebut meliputi 94 personel PJL (Penjaga Jalan Lintasan) dan 34 personel JPJ (Jabatan Pengangkutan Jalan). Mereka akan ditempatkan di titik-titik rawan hingga berakhirnya masa posko Nataru. Selain itu, sekitar 10 personel khusus disiagakan di daerah pangkalan dan wilayah berisiko tinggi.
Persiapan Sarana dan Prasarana
Dari sisi sarana, KAI Daop 8 telah menyiapkan berbagai armada seperti 56 lokomotif, 16 KRDI, 60 kereta pembangkit, dan 454 unit kereta penumpang. Seluruh armada telah melalui pemeriksaan teknis dan perawatan sesuai standar keselamatan. Sementara itu, prasarana jalur kereta telah menjalani ramp check sejak November hingga awal Desember, termasuk penambahan penjagaan di perlintasan sebidang rawan kecelakaan.
Kolaborasi dengan TNI-Polri
Untuk memperkuat keamanan selama masa libur panjang, KAI Daop 8 bekerja sama dengan 69 personel TNI dan Polri. Mereka akan membantu pengamanan di stasiun serta daerah rawan gangguan operasional. Fokus pengamanan dilakukan di stasiun, perlintasan sebidang, serta wilayah dengan potensi risiko tinggi.
Antisipasi Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem menjadi salah satu ancaman utama selama libur Nataru. Untuk itu, KAI Daop 8 melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca dan mempersiapkan tindakan pencegahan jika terjadi hujan deras atau angin kencang. Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan risiko gangguan perjalanan dan memastikan keamanan para penumpang.
Keselamatan dan Kepuasan Penumpang
Seluruh upaya yang dilakukan oleh KAI Daop 8 Surabaya bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang selama libur Nataru. Dengan peningkatan kesiapsiagaan, diharapkan perjalanan menggunakan kereta api tetap lancar dan aman, meskipun ada potensi gangguan dari cuaca ekstrem. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar