Kondisi Persela Mengkhawatirkan, Suporter Desak Yuhronur Ambil Langkah Tegas
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 15 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi Persela Lamongan yang terus-menerus tidak menunjukkan kejelasan menyebabkan kecemasan para pendukung semakin terasa. Kali ini, fokus perhatian tertuju pada pemegang saham utama Persela, Yuhronur Efendi, yang juga menjabat sebagai penasihat klub sekaligus Bupati Lamongan.
Penggemar menganggap, peran dan tindakan mereka dalam situasi kritis ini terlihat lambat. Persela saat ini sedang menghadapi masa sulit. Sejak kehilangan CEO mereka, Fariz Julinar Maurisal.
Jabatan CEO masih kosong, arah tim belum pasti, sementara berita kepergian sejumlah pemain mulai menjadi kenyataan.
Di tengah situasi tersebut, masyarakat berharap ada tindakan cepat dan tegas dari pihak yang dianggap memiliki pengaruh terbesar di dalam tubuh Persela Lamongan.
Kekhawatiran tersebut diungkapkan melalui akun Instagram @harianpersela, yang sebelumnya cukup aktif menyampaikan ketidakpuasan para penggemar.
Pada unggahannya, akun tersebut meragukan janji dan inisiatif yang sebelumnya diumumkan oleh pemilik saham utama.
“Jauh lebih parah dari yang saya bayangkan, dan sesuatu yang telah saya khawatirkan sejak awal. Kepada pemilik saham mayoritas Yuhronur, apa sebenarnya rencana yang sedang disiapkan? Sejak kemarin dijanjikan pengisian kekosongan dalam kepemimpinan dan koordinasi untuk menentukan langkah berikutnya, namun hingga hari ini belum ada hasil sama sekali,” tulis @harianpersela.
Unggahan tersebut juga menyentuh isu kepergian pemain yang kini mulai terbukti, Wawan Fenriyanto dan Oktivia Chanigio secara resmi telah pindah ke PSIS.
Beberapa pemain dilaporkan akan ikut pindah ke PSIS Semarang. Keputusan untuk meninggalkan Persela disebutkan karena ketidakjelasan masa depan klub.
Keadaan ini semakin memperkuat kekhawatiran para penggemar bahwa Persela berisiko semakin merosot jika tidak segera ada kejelasan.
“Kabar mengenai pemain yang pindah memang benar-benar terjadi. Setidaknya keluarkan pernyataan resmi untuk menenangkan para penggemar, jangan terus memilih untuk diam,” lanjut postingan tersebut.
Bagi para pendukung Persela, kehadiran Yuhronur bukan hanya sebagai tokoh masyarakat, tetapi juga sosok yang berperan penting dalam kelangsungan klub andalan warga Lamongan.
Harapan besar diharapkan dapat diwujudkan dengan tindakan nyata, bukan hanya sekadar janji atau wacana. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Yuhronur maupun manajemen Persela mengenai kondisi terkini klub.
Sikap tidak bersuara ini justru dianggap memperburuk suasana dan menimbulkan spekulasi di kalangan penggemar. Penggemar berharap, dalam waktu dekat terdapat kejelasan arah serta komitmen yang ditunjukkan secara terbuka.
Bagi mereka, Persela bukan hanya sebuah klub sepak bola, tetapi juga identitas dan kebanggaan wilayah yang harus dijaga bersama. Tanpa tindakan cepat dan komunikasi yang jelas, kepercayaan masyarakat dikhawatirkan akan terus berkurang. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar