Rekor Pencetak 20+ Poin Terpanjang di NBA Berakhir, Shai Gilgeous-Alexander Torehkan Sejarah

DIAGRAMKOTA.COM – Dua pertandingan saja dalam musim 2026, dan rekor spektakuler Shai Gilgeous-Alexander sebagai pemain dengan streak paling panjang mencetak 20 atau lebih poin dalam satu pertandingan akhirnya berakhir. Penampilan sang bintang Oklahoma City Thunder dalam laga pembuka kandang mereka pada Kamis malam menjadi momen penting dalam sejarah NBA, meski tidak berujung pada keberhasilan mempertahankan rekor.

Gilgeous-Alexander tampil dengan 17 poin dalam kemenangan 96-84 atas lawannya, tetapi itu tak cukup untuk menjaga rekor yang telah berlangsung selama 141 pertandingan secara berturut-turut. Streak ini dimulai dari 30 Oktober 2024, saat ia mencetak 18 poin dalam kemenangan atas San Antonio Spurs—awal dari era dominasi pribadinya di lapangan.

Namun, perjalanan malam itu jauh dari sempurna. Dalam paruh pertama, Gilgeous-Alexander hanya mengumpulkan dua poin dan gagal menembak sama sekali dari lapangan (0-for-7). Kondisi ini membuat banyak pengamat khawatir bahwa rekor yang sudah hampir dua tahun terjaga akan runtuh lebih awal. Namun, penampilannya bangkit di paruh kedua, dengan mencatat 6-for-19 dalam tembakan lapangan dan menunjukkan kembali kelasnya sebagai salah satu pencetak poin terbaik di liga.

Puncak performanya terjadi di kuarter keempat, ketika ia mencetak 10 poin, termasuk tembakan tiga angka yang menawan di akhir pertandingan. Tindakan itu membuat harapan untuk mempertahankan rekor masih hidup. Sayangnya, dengan skor sudah aman dan tim sedang mengganti pemain cadangan, Gilgeous-Alexander ditarik keluar dari lapangan sebelum dua menit tersisa—dan karenanya gagal mencapai ambang 20 poin.

Setelah pertandingan, Gilgeous-Alexander menjelaskan bahwa ia memang berniat kembali ke lapangan, tetapi melihat bahwa tim lawan juga sudah menggantikan semua pemain utamanya, ia memilih untuk menghormati permainan tersebut dengan tidak kembali. “Saya merasa selalu harus menghargai pertandingan,” ujarnya kepada media, dilansir oleh Clemente Almanza dari OKC Thunder Wire. “Tuhan berkenan, saya masih punya banyak pertandingan lagi untuk memulai streak baru.”

Rekor ini sebelumnya telah menarik perhatian dunia basket karena keberhasilannya melampaui legenda Wilt Chamberlain, yang sebelumnya memegang rekor terlama dengan 140 pertandingan. Gilgeous-Alexander mengukir sejarah pada bulan Maret 2025, ketika ia mencatat pertandingan ke-127 dengan 20+ poin—menjadi pemain dengan streak terpanjang dalam sejarah NBA. Ia bahkan mampu mempertahankannya hingga akhir musim reguler, meskipun sempat ada beberapa pertandingan yang nyaris membuat rekor putus.

Ketika melihat statistiknya secara keseluruhan, Gilgeous-Alexander sering kali sudah mencapai 20 poin sebelum memasuki kuarter keempat. Ini bukan sekadar tentang jumlah poin, tapi efisiensi dan konsistensi yang luar biasa. Jarak antara dirinya dan rekor Chamberlain mencapai 15 pertandingan—satu bukti bahwa prestasi ini sangat sulit dicapai oleh siapa pun saat ini.

Dengan rekor yang berakhir, bukan berarti akhir dari dominasinya. Gilgeous-Alexander memiliki kesempatan besar untuk memulai streak baru pada hari Minggu mendatang, ketika Oklahoma City Thunder menjamu Los Angeles Clippers di kandang. Dunia basket akan menyaksikan apakah sang bintang 28 tahun ini bisa kembali menciptakan sejarah baru.

 

Pos Terbaru