Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Satreskrim Polrestabes Surabaya Bongkar Penyekapan WNA Jepang dan Sindikat Scamming Internasional, 41 Orang Diamankan

Satreskrim Polrestabes Surabaya Bongkar Penyekapan WNA Jepang dan Sindikat Scamming Internasional, 41 Orang Diamankan

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya kembali mengungkap kasus kejahatan lintas negara yang menghebohkan. Kali ini, polisi berhasil membongkar dugaan tindak pidana penyekapan terhadap warga negara asing (WNA) asal Jepang sekaligus jaringan scamming internasional yang beroperasi di Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi Setiawan , S.I.K.,M.H.,M.Si. menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan adanya dua warga negara Jepang yang diduga menjadi korban penculikan dan penyekapan di wilayah Surabaya.

“Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan dan menemukan lokasi pertama di kawasan Dharmahusada Permai Surabaya,” ujar Kombes Lutfi Setiawan dalam konferensi pers, Jumat (8/5/2026).

Di lokasi tersebut, petugas mendapati rumah kontrakan yang diduga dijadikan tempat penyekapan sekaligus markas operasi penipuan online internasional. Polisi menemukan berbagai peralatan elektronik yang diduga digunakan untuk aksi scamming.

Dari penggerebekan awal, aparat mengamankan sejumlah orang yang terdiri dari warga negara China, Jepang, dan dua warga negara Indonesia yang kemudian menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi lalu mengembangkan penyelidikan hingga menemukan dua lokasi lain yang juga diduga digunakan sebagai pusat operasi sindikat tersebut, yakni di kawasan Embong Kenongo dan wilayah Darmo Permai Surabaya.

Namun saat petugas mendatangi lokasi kedua dan ketiga, para pelaku diketahui telah melarikan diri setelah mendapat informasi adanya penggerebekan di lokasi pertama.

Pengembangan kasus kemudian mengarah ke sejumlah daerah lain. Polisi berhasil mengamankan beberapa pelaku di hotel kawasan Surabaya, rest area di wilayah Semarang, hingga melakukan pengejaran ke Solo dan Bali.

“Total sementara yang berhasil diamankan sebanyak 41 orang yang terdiri dari berbagai kewarganegaraan, di antaranya China, Taiwan, Jepang, dan Thailand,” terang Kapolrestabes.

Menurut polisi, sindikat ini diduga menjalankan praktik scamming internasional dengan target korban warga negara asing yang berada di luar Indonesia. Para pelaku disebut menggunakan modus menyerupai aparat penegak hukum.

Mereka menyiapkan ruangan lengkap dengan peredam suara, atribut menyerupai kantor kepolisian, hingga seragam tertentu untuk menekan korban agar menyerahkan sejumlah uang.

Salah satu korban bahkan dilaporkan mengalami kerugian mencapai Rp834 juta. Dua warga negara Jepang yang menjadi korban awal diketahui sebelumnya dijanjikan pekerjaan di Thailand. Namun sesampainya di Indonesia, mereka justru dibawa ke Surabaya dan diduga disekap.

Korban sempat mengirim lokasi keberadaan kepada keluarganya di Jepang sebelum akhirnya informasi tersebut diteruskan ke Konsulat Jepang dan diterima Polrestabes Surabaya.

Saat ini kedua korban telah ditempatkan di rumah aman dan dalam kondisi sehat. Kasus ini turut mendapat perhatian Divisi Hubungan Internasional Polri, pihak Imigrasi, Kejaksaan Negeri Surabaya, hingga Konsulat Jepang.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum di Jepang, China, Taiwan, dan Amerika Serikat guna mengembangkan jaringan internasional tersebut.

“Kasus ini mengindikasikan Indonesia mulai dijadikan tempat operasi kejahatan internasional dengan sindikat lintas negara,” ungkap perwakilan Divisi Hubinter Polri.

Selain itu, polisi juga mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk dugaan kerja sama dengan oknum tertentu.

Para pelaku diketahui masuk ke Indonesia menggunakan dokumen resmi seperti visa kunjungan dan izin tinggal sementara. Namun sebagian besar saat ini diduga telah overstay.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar serta aliran keuntungan dari aktivitas scamming lintas negara tersebut

Penyidik memastikan proses hukum akan terus berjalan dan para tersangka akan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. (Dk/nns)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPW Jatim PBB Bulan Sabit Merah Dua Bulan Bantu Korban Erosi dan Banjir Bandang di Aceh

    DPW Jatim PBB Bulan Sabit Merah Dua Bulan Bantu Korban Erosi dan Banjir Bandang di Aceh

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 216
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur Partai Bulan Bintang (PBB) melalui Bulan Sabit Merah PBB terus menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Sejak terjadinya erosi dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, relawan Ketua Bulan Sabit Merah PBB DPW Jawa Timur Agung Hermanto telah diterjunkan dan hingga kini telah mengemban misi sosial […]

  • Jelajahi Surabaya Lewat Jalur Sepeda: Wisata Ramah Lingkungan

    Jelajahi Surabaya Lewat Jalur Sepeda: Wisata Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 416
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mulai dari bangunan bersejarah, kuliner lezat, hingga taman-taman kota yang asri, semuanya bisa dinikmati dengan cara yang berbeda dan lebih ramah lingkungan: bersepeda! Dengan semakin berkembangnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan berkelanjutan, bersepeda menjadi alternatif menarik untuk menjelajahi keindahan Surabaya. Pemerintah kota pun mendukung tren ini dengan menyediakan jalur sepeda yang tersebar […]

  • Bolehkah Berolahraga Saat Puasa? Ini Tips Dan Waktunya!

    Bolehkah Berolahraga Saat Puasa? Ini Tips Dan Waktunya!

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 395
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bolehkah Berolahraga Saat Puasa? Ini Tips dan Waktunya! Menjelang Berbuka: Olahraga ringan menjelang berbuka dapat membantu membakar kalori dan meningkatkan metabolisme. Pastikan Anda segera berbuka setelah berolahraga untuk mengganti cairan dan energi yang hilang. Setelah Berbuka: Berikan jeda 1-2 jam setelah berbuka sebelum berolahraga agar tubuh memiliki waktu untuk mencerna makanan. Perhatikan Asupan […]

  • Galaxy S26 Series

    Teknologi Terkini di Galaxy S26 Series

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Samsung Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra telah resmi diluncurkan dan tersedia untuk dipesan di Indonesia. Ponsel ini menawarkan inovasi teknologi yang menarik perhatian pengguna. Desainnya dirancang dengan bahan frame Amor Aluminum yang memberikan kesan mewah dan kokoh. Layar menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X dengan fitur Vision Booster yang meningkatkan kualitas tampilan visual. […]

  • Imam Syafi'i

    DPRD Surabaya Gelar Pansus Bersama DLH Bahas Payung Hukum Pelaksanaan Raperda RPPLH

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pansus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) menggelar rapat perdana dengan dinas terkait di ruang Komisi D DPRD Surabaya. Selasa (03/12/2024) Di momen rapat perdana ini, pihak Pemkot Surabaya yang dalam hal ini adalah Dinas Lingkungan Hidup (LH) bermaksud menyerahkan dokumen Raperda RPPLH untuk diusulkan pembuatan Raperda sebagai […]

  • Pemkab Lumajang

    Pemkab Lumajang Penguatan Karakter Santri Dihadirkan Melalui Pembangunan Asrama Takhassu

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pembangunan asrama takhassus di Ponpes Kiai Syarifuddin, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, menjadi langkah strategis dalam memperkuat karakter dan pembinaan santri di Kabupaten Lumajang. Bupati Lumajang Indah Amperawati melakukan peletakan batu pertama pada proyek ini, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma serta sejumlah tokoh masyarakat dan pengurus pesantren. Peran Pondok Pesantren dalam […]

expand_less