Pelantikan Ketua DPRD Surabaya: Kaji Ipuk Siap Lanjutkan Perjuangan Adi Sutarwijono

DIAGRAMKOTA.COMKetua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya (DPRD Surabaya) yang baru, Syaifuddin Zuhri atau lebih dikenal dengan panggilan Kaji Ipuk, akan segera diambil sumpahnya pada hari Rabu (6/5/2026). Prosesi pelantikan ini menjadi momen penting bagi kota yang dikenal sebagai pusat perpolitikan Jawa Timur. Dengan penggantian pimpinan DPRD, harapan besar terpasang untuk menjaga stabilitas dan efisiensi kerja lembaga legislatif.

Latar Belakang Pelantikan

Pelantikan Kaji Ipuk dilakukan setelah surat keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur resmi diterima oleh sekretariat DPRD Surabaya. SK tersebut menunjuk Syaifuddin Zuhri sebagai pengganti almarhum Adi Sutarwijono, yang meninggal dunia pada 10 Februari 2026 lalu. Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi Banmus DPRD Surabaya, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai.

“SK Gubernur Jatim sudah kami terima. Bahwa Kaji Ipuk sebagai Ketua DPRD Surabaya. Banmus sudah memutuskan jadwal pengambilan sumpah dan janji sebagai ketua DPRD pada Rabu besok pukul 10.00 WIB,” ujar Bahtiyar Rifai saat ditemui di Gedung DPRD Surabaya.

Prosesi pelantikan akan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Penjadwalan ini tergolong cepat mengingat usulan pengangkatan baru disampaikan ke Gubernur Jawa Timur melalui Wali Kota Surabaya pada 28 April 2026.

Rekam Jejak Politik Kaji Ipuk

Syaifuddin Zuhri bukanlah orang asing dalam lingkungan DPRD Surabaya. Sebelum menjabat sebagai Ketua, ia memiliki rekam jejak yang cukup panjang di berbagai posisi strategis:

Agenda Utama Rapat Paripurna

Selain pelantikan pimpinan, Rapat Paripurna esok hari juga akan membahas agenda strategis lainnya:

  • Pengucapan Sumpah Jabatan: Peresmian Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya sisa masa jabatan 2024-2029.
  • Penataan AKD: Penyampaian keputusan terkait penempatan Anas Karno dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD) guna memperkuat fungsi kerja komisi.

Komitmen Kaji Ipuk: Harmonisasi dan Tugas Kerakyatan

Dalam wawancara eksklusif sebelumnya, Syaifuddin Zuhri menegaskan komitmennya untuk melanjutkan estafet perjuangan mendiang Adi Sutarwijono. Fokus utamanya adalah menjaga sinergitas antara legislatif dan eksekutif (Pemerintah Kota Surabaya).

“Saya akan menjaga harmoni bersama seluruh pelaksana pemerintahan di Kota Surabaya. Saya akan terus bersinergi dengan wali kota dalam satu frekuensi untuk memajukan kota,” tegas Kaji Ipuk.

Ia juga berjanji untuk tetap menjadi penyambung lidah rakyat yang responsif. Menurutnya, kepentingan 50 anggota dewan dari berbagai partai harus selaras dengan muara kepentingan rakyat Surabaya.

“Merespons cepat aduan dan keluhan warga adalah prioritas,” pungkasnya.

Tantangan dan Harapan

Dengan pelantikan ini, Syaifuddin Zuhri dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan politik dan kebutuhan masyarakat. Di tengah dinamika politik yang terus berkembang, harapan besar terpasang agar kota Surabaya dapat terus berkembang secara harmonis.

Dengan pengalaman dan komitmen yang dimiliki, Syaifuddin Zuhri diharapkan mampu menjadi pemimpin yang mampu mengayomi seluruh anggota dewan serta menjaga keseimbangan antara kepentingan partai dan rakyat.***