Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Mengenal Status ‘Waiting for Amendment/Cancellation’ pada Tabel Pajak Keluaran

Mengenal Status ‘Waiting for Amendment/Cancellation’ pada Tabel Pajak Keluaran

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Dalam sistem administrasi pajak, terdapat beberapa status yang muncul di tabel pajak keluaran. Salah satu yang sering muncul adalah “waiting for amendment/cancellation”. Apa arti dari status ini? Bagaimana prosesnya? Dan apa dampaknya terhadap pelaporan SPT Masa PPN?

Pengertian dan Tujuan Status ‘Waiting for Amendment/Cancellation’

Menurut penjelasan Ditjen Pajak (DJP), status “waiting for amendment/cancellation” menunjukkan bahwa faktur pajak sedang dalam proses penggantian atau pembatalan. Proses ini dilakukan karena adanya kesalahan dalam pengisian atau penulisan faktur. Aturan ini diatur dalam Pasal 48 ayat (1) Peraturan Dirjen Pajak No. PER-11/PJ/2025.

“PKP dapat melakukan pembetulan atau penggantian faktur pajak…yang salah dalam pengisian atau penulisan sehingga tidak memuat keterangan yang benar, lengkap, dan jelas, dengan cara membuat faktur pajak pengganti,” bunyi pasal tersebut.

Selain itu, faktur pajak juga bisa dibatalkan jika terjadi pembatalan transaksi yang didukung oleh dokumen pendukung. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 49 ayat (1) PER-11/PJ/2025.

Proses Penggantian atau Pembatalan Faktur Pajak

Dalam mekanisme coretax, DJP menjelaskan bahwa jika pembeli belum mengkreditkan faktur pajak masukan, maka penjual dapat melakukan penggantian atau pembatalan sepihak. Dalam hal ini, status “waiting for amendment/cancellation” tidak diperlukan.

Namun, jika pembeli sudah mengkreditkan faktur pajak masukan, maka penggantian atau pembatalan harus mendapatkan persetujuan dari pembeli. Dalam kondisi ini, faktur pajak akan ditandai dengan status “waiting for amendment/cancellation”.

Konsekuensi atas Status ‘Waiting for Amendment/Cancellation’

Berdasarkan informasi dari Coretaxpedia, terdapat empat konsekuensi yang timbul terhadap SPT Masa PPN:

  1. Faktur pajak berstatus “waiting for cancellation/amendment” masih dianggap layaknya “approved” dan tetap terbawa ke SPT Masa PPN.
  2. Jika SPT Masa PPN belum dilaporkan (masih dalam bentuk draft), maka faktur pajak yang telah disetujui pembeli untuk diganti/dibatalkan akan masuk otomatis ke dalam SPT, menggantikan faktur pajak sebelumnya.
  3. Dokumen faktur pajak yang diganti/dibatalkan akan berstatus “amended/canceled” dengan watermark “replaced/canceled”.
  4. Jika SPT sudah dilaporkan, penjual harus melakukan pembetulan SPT jika persetujuan pembeli diberikan setelah pelaporan.

Koordinasi Penting antara Penjual dan Pembeli

DJP menekankan pentingnya koordinasi antara penjual dan pembeli agar proses penggantian atau pembatalan berjalan lancar. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan dalam pelaporan dan memastikan data pajak tetap akurat.

Tips untuk Wajib Pajak

Bagi wajib pajak yang menghadapi status “waiting for amendment/cancellation”, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Pastikan semua perubahan atau pembatalan faktur telah disetujui oleh pihak pembeli.
  • Lakukan pelaporan SPT sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Jika terjadi kesalahan, segera lakukan pembetulan melalui sistem coretax.
  • Selalu periksa status faktur pajak secara berkala untuk memastikan tidak ada kesalahan yang terlewat.

Status “waiting for amendment/cancellation” merupakan bagian dari proses administrasi pajak yang bertujuan untuk memastikan keakuratan data. Dengan pemahaman yang baik tentang prosedur dan konsekuensinya, wajib pajak dapat lebih mudah mengelola faktur pajak dan menghindari risiko hukum.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penataan Balai Pemuda Tuai Protes, Pemkot Surabaya Kedepankan Dialog

    Penataan Balai Pemuda Tuai Protes, Pemkot Surabaya Kedepankan Dialog

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Penataan kawasan Balai Pemuda Surabaya menuai protes dari kalangan seniman. Pemerintah Kota Surabaya merespons dinamika tersebut dengan mengedepankan dialog sebagai langkah penyelesaian. Polemik mencuat setelah Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya menerbitkan surat bernomor 500.17/2390/436.7.16/2026 tertanggal 26 Maret 2026. Surat tersebut ditujukan kepada sejumlah lembaga kesenian, yakni Galeri Merah Putih, […]

  • Saham BBCA Investasi Saham untuk Pemula

    Asing Terus Lakukan Aksi Jual Besar pada Saham BBCA

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah investor asing terus menunjukkan kecenderungan untuk menjual saham PT Bank Central Asia (BBCA) dalam beberapa pekan terakhir. Pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (23/1/2026), BBCA kembali menjadi salah satu saham yang paling banyak dijual oleh pemain asing. Aksi jual ini mencerminkan ketidakpastian pasar dan mendorong harga saham BBCA turun ke level terendah […]

  • KATSEYE Tampil di Coachella 2026: Antara Keberhasilan dan Kekurangan

    KATSEYE Tampil di Coachella 2026: Antara Keberhasilan dan Kekurangan

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – KATSEYE, grup idola global yang terbentuk melalui kolaborasi antara HYBE dan A2M, akhirnya mewujudkan impian mereka dengan tampil di Coachella Festival 2026. Pada hari Sabtu, 11 April (waktu Filipina), mereka menggelar pertunjukan di panggung Sahara, salah satu panggung terbesar di festival tersebut. Meskipun tampil dengan formasi lima anggota setelah Manon Bannerman memutuskan untuk istirahat, […]

  • Jalan Ambles di JLS Malang, Reni Astuti Minta Pemerintah Lakukan Audit Konstruksi

    Jalan Ambles di JLS Malang, Reni Astuti Minta Pemerintah Lakukan Audit Konstruksi

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 321
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi pembangunan, Reni Astuti, meminta pemerintah khususnya kementrian terkait untuk segera melakukan audit konstruksi menyeluruh terhadap proyek Jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) Kelok 9 di Kabupaten Malang. Hal ini menyusul kejadian amblesnya badan jalan sepanjang 50 meter dengan kedalaman hingga dua meter setelah hujan deras pada Selasa […]

  • Jemaah Haji,, BBKK Surabaya Jemaah Haji,Embarkasi Surabaya

    Kesehatan Jemaah Haji Mengkhawatirkan, BBKK Surabaya Beri Penjelasan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 33 jemaah calon haji dari Embarkasi Surabaya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan selama masa persiapan keberangkatan. Keluhan utama yang dilaporkan adalah kelelahan dan gejala hipertensi. Hal ini tercatat dalam pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di klinik kesehatan Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Menurut data yang diperoleh, keluhan tersebut muncul dari kloter 3 hingga kloter 6. […]

  • Polres Pasuruan Kota Sisir Jalanan Cegah Balap Liar dan Aksi Premanisme

    Polres Pasuruan Kota Sisir Jalanan Cegah Balap Liar dan Aksi Premanisme

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 260
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) selama masa libur panjang, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim meningkatkan intensitas patroli. Tampak petugas gabungan dari semua fungsi di Polres Pasuruan Kota itu menyisir sejumlah titik rawan aksi kriminalitas dan balap liar serta premanisme. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian khusus adalah Jalan Dr. Wahidin […]

expand_less