Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Komisi B DPRD Surabaya: Perbedaan Luas Tanah dalam Sertifikat HGB, Masalah yang Berlarut dan Solusi yang Dicari

Komisi B DPRD Surabaya: Perbedaan Luas Tanah dalam Sertifikat HGB, Masalah yang Berlarut dan Solusi yang Dicari

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Masalah perbedaan luas tanah antara akta jual beli dan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) telah menjadi isu yang memengaruhi warga di kawasan Manukan Luhur, Surabaya. Polemik ini berlangsung selama puluhan tahun dan kini mulai mendapat perhatian dari lembaga legislatif setempat.

Komisi B DPRD Surabaya menggelar rapat bersama Perumnas untuk menindaklanjuti pengaduan warga yang merasa dirugikan karena ketidaksesuaian data. Wakil Ketua Komisi B, M.Machmud, menjelaskan bahwa warga membeli tanah dengan luas 144 meter persegi sesuai akta jual beli. Namun, saat sertifikat HGB diterbitkan pada 1985, luas lahan yang tercantum hanya 87 meter persegi.

Perbedaan ini membuat warga merasa tidak adil dan merugi selama bertahun-tahun. Meskipun sudah beberapa kali meminta bantuan kepada Perumnas, hingga kini belum ada kepastian hukum atau solusi yang jelas.

Pemeriksaan Awal dan Keterlibatan BPN

Dalam rapat tersebut, Perumnas menyatakan telah melakukan penelusuran awal terkait asal-usul sertifikat. Hasil sementara menunjukkan adanya perbedaan antara site plan Perumnas dan gambar yang tercantum dalam sertifikat. Hal ini menunjukkan potensi kesalahan dalam penerbitan sertifikat.

Komisi B DPRD Surabaya pun meminta Perumnas mempertimbangkan langkah ganti rugi atas kerugian yang dialami warga. Selain itu, mereka juga akan memanggil Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengusut penyebab perbedaan luas lahan dalam sertifikat tersebut.

Kunci Penyelesaian di Tangan BPN

Menurut Machmud, sertifikat seharusnya didasarkan pada akta jual beli. Jika akta jual belinya menyebutkan luas 144 meter persegi, maka sertifikat seharusnya mencerminkan angka yang sama. Namun, hal ini tidak terjadi, sehingga muncul pertanyaan tentang proses penerbitan sertifikat.

Selain itu, berdasarkan site plan milik Perumnas, luas lahan rumah warga tersebut mendekati 144 meter persegi. Ini menunjukkan bahwa data dalam sertifikat tidak sesuai dengan realitas lapangan.

Langkah yang Diharapkan

Komisi B DPRD Surabaya berharap BPN dapat memberikan jawaban dan solusi yang jelas bagi warga. Proses penyelesaian masalah ini sangat penting agar warga tidak terus-menerus merasa dirugikan akibat kesalahan administrasi.

Tips Tambahan untuk Warga yang Menghadapi Masalah Serupa

  • Pastikan semua dokumen seperti akta jual beli dan sertifikat memiliki informasi yang konsisten.
  • Jika menemukan perbedaan, segera laporkan ke instansi terkait seperti BPN atau lembaga hukum.
  • Libatkan pihak ketiga seperti notaris atau pengacara untuk membantu memvalidasi dokumen.
  • Jangan ragu untuk meminta klarifikasi dari pihak pengembang atau pemilik lahan.

Masalah perbedaan luas tanah dalam sertifikat HGB adalah isu serius yang bisa berdampak besar pada hak warga. Proses penerbitan sertifikat harus dilakukan dengan transparan dan akurat. Dengan kolaborasi antara lembaga pemerintah dan warga, solusi yang adil dan cepat bisa ditemukan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hunian Layak ,Surabaya

    Program Hunian Layak di Surabaya Dukung Penguatan Ekonomi Keluarga

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat upayanya dalam menangani masalah perumahan rakyat. Langkah yang diambil oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengunjungi lokasi rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, untuk melihat langsung progres program […]

  • Ops Zebra Semeru 2024: Polres Tanjung Perak Fokuskan Edukasi Lalu Lintas untuk Pelajar

    Ops Zebra Semeru 2024: Polres Tanjung Perak Fokuskan Edukasi Lalu Lintas untuk Pelajar

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelabuhan Tanjung Perak semakin aktif memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Zebra Semeru 2024, yang kali ini menyasar pelajar SMA dan SMK Barunawati di Jalan Perak Barat, Surabaya. Sosialisasi yang dilaksanakan pada Rabu (16/10/2024) tersebut dipimpin langsung oleh Kasat […]

  • Banjir Bengawan Solo, Sekolah di Lamongan

    Banjir Bengawan Solo Mengganggu Kegiatan Sekolah di Lamongan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banjir yang meluap dari Sungai Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terus memperparah situasi kemanusiaan dan infrastruktur. Peristiwa ini dipengaruhi oleh intensitas hujan tinggi dan kondisi air laut pasang yang memicu naiknya permukaan air sungai. Dampak banjir tidak hanya dirasakan oleh masyarakat umum, tetapi juga berdampak langsung pada sistem pendidikan setempat. Berdasarkan data […]

  • Polresta Sidoarjo dan Komunitas Ojol Sahur On The Road Perkuat Sinergitas untuk Kamtibmas

    Polresta Sidoarjo dan Komunitas Ojol Sahur On The Road Perkuat Sinergitas untuk Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memanfaatkan momentum di Bulan Suci Ramadan , Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur menggelar kegiatan Sahur On The Road bersama para pengemudi ojek online (ojol), di Warkop Ojol Kamtibmas Satlantas Polresta Sidoarjo. Kegiatan tersebut dilakukan hampir setiap dini hari menjelang waktu sahur dengan berpola tempat. Sejumlah perwira dan anggota Satlantas berkeliling ke beberapa titik […]

  • Perumda Semeru Berupaya Bangkit, Bupati Lumajang Tekankan Pentingnya Pelayanan Masyarakat

    Perumda Semeru Berupaya Bangkit, Bupati Lumajang Tekankan Pentingnya Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Semeru kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setelah Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan pentingnya pembenahan institusi tersebut. Penekanan ini dilakukan dalam rangka memastikan Perumda Semeru mampu beroperasi secara sehat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menyampaikan bahwa Perumda Semeru tidak hanya menjadi wadah […]

  • Patroli Cipkon Digelar, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Pastikan Keamanan Malam Hari.

    Patroli Cipkon Digelar, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Pastikan Keamanan Malam Hari.

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rasa aman masyarakat menjadi prioritas utama Polres Pelabuhan Tanjung Perak, terutama di akhir pekan. Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), korps bhayangkara tersebut menggelar patroli stasioner cipta kondisi (Cipkon) pada Sabtu (31/1) malam hingga Minggu (1/2) dini hari. Bergerak menyisir titik-titik rawan, patroli skala besar ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM […]

expand_less