Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Komisi B DPRD Surabaya: Perbedaan Luas Tanah dalam Sertifikat HGB, Masalah yang Berlarut dan Solusi yang Dicari

Komisi B DPRD Surabaya: Perbedaan Luas Tanah dalam Sertifikat HGB, Masalah yang Berlarut dan Solusi yang Dicari

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Masalah perbedaan luas tanah antara akta jual beli dan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) telah menjadi isu yang memengaruhi warga di kawasan Manukan Luhur, Surabaya. Polemik ini berlangsung selama puluhan tahun dan kini mulai mendapat perhatian dari lembaga legislatif setempat.

Komisi B DPRD Surabaya menggelar rapat bersama Perumnas untuk menindaklanjuti pengaduan warga yang merasa dirugikan karena ketidaksesuaian data. Wakil Ketua Komisi B, M.Machmud, menjelaskan bahwa warga membeli tanah dengan luas 144 meter persegi sesuai akta jual beli. Namun, saat sertifikat HGB diterbitkan pada 1985, luas lahan yang tercantum hanya 87 meter persegi.

Perbedaan ini membuat warga merasa tidak adil dan merugi selama bertahun-tahun. Meskipun sudah beberapa kali meminta bantuan kepada Perumnas, hingga kini belum ada kepastian hukum atau solusi yang jelas.

Pemeriksaan Awal dan Keterlibatan BPN

Dalam rapat tersebut, Perumnas menyatakan telah melakukan penelusuran awal terkait asal-usul sertifikat. Hasil sementara menunjukkan adanya perbedaan antara site plan Perumnas dan gambar yang tercantum dalam sertifikat. Hal ini menunjukkan potensi kesalahan dalam penerbitan sertifikat.

Komisi B DPRD Surabaya pun meminta Perumnas mempertimbangkan langkah ganti rugi atas kerugian yang dialami warga. Selain itu, mereka juga akan memanggil Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengusut penyebab perbedaan luas lahan dalam sertifikat tersebut.

Kunci Penyelesaian di Tangan BPN

Menurut Machmud, sertifikat seharusnya didasarkan pada akta jual beli. Jika akta jual belinya menyebutkan luas 144 meter persegi, maka sertifikat seharusnya mencerminkan angka yang sama. Namun, hal ini tidak terjadi, sehingga muncul pertanyaan tentang proses penerbitan sertifikat.

Selain itu, berdasarkan site plan milik Perumnas, luas lahan rumah warga tersebut mendekati 144 meter persegi. Ini menunjukkan bahwa data dalam sertifikat tidak sesuai dengan realitas lapangan.

Langkah yang Diharapkan

Komisi B DPRD Surabaya berharap BPN dapat memberikan jawaban dan solusi yang jelas bagi warga. Proses penyelesaian masalah ini sangat penting agar warga tidak terus-menerus merasa dirugikan akibat kesalahan administrasi.

Tips Tambahan untuk Warga yang Menghadapi Masalah Serupa

  • Pastikan semua dokumen seperti akta jual beli dan sertifikat memiliki informasi yang konsisten.
  • Jika menemukan perbedaan, segera laporkan ke instansi terkait seperti BPN atau lembaga hukum.
  • Libatkan pihak ketiga seperti notaris atau pengacara untuk membantu memvalidasi dokumen.
  • Jangan ragu untuk meminta klarifikasi dari pihak pengembang atau pemilik lahan.

Masalah perbedaan luas tanah dalam sertifikat HGB adalah isu serius yang bisa berdampak besar pada hak warga. Proses penerbitan sertifikat harus dilakukan dengan transparan dan akurat. Dengan kolaborasi antara lembaga pemerintah dan warga, solusi yang adil dan cepat bisa ditemukan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BANDUNG ZOO

    Bandung Zoo Kembali Beroperasi dengan Sistem Donasi: Bayar Seikhlasnya, Uang hingga Sayuran

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bandung Zoo, salah satu destinasi wisata ternama di Jawa Barat, kembali dibuka setelah sebelumnya tutup akibat sengketa pengelolaan. Pengunjung kini bisa masuk dengan sistem donasi seikhlasnya, termasuk membawa sayuran sebagai bentuk bantuan untuk kebutuhan pakan hewan. Mekanisme Donasi yang Unik Sistem pembayaran yang diterapkan oleh Bandung Zoo sangat berbeda dari biasanya. Pengunjung tidak perlu […]

  • Pemprov Gorontalo Sempurnakan Strategi Ekonomi 2026 dengan Refleksi Akhir Tahun

    Pemprov Gorontalo Sempurnakan Strategi Ekonomi 2026 dengan Refleksi Akhir Tahun

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 198
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemprov Gorontalo mulai menyusun arah kebijakan pembangunan ekonomi tahun 2026 melalui acara Diskusi Akhir Tahun yang membahas refleksi ekonomi 2025 dan proyeksi ekonomi 2026. Sementara kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah evaluasi pencapaian pembangunan serta penyusunan strategi perekonomian daerah di masa mendatang. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo, Senin (29/12/2025), […]

  • Harga RAM Melonjak

    Harga RAM Melonjak, Ini Cara Tetap Punya HP Keren di 2026

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kenaikan harga memori global yang diperkirakan terjadi pada tahun 2026 membuat banyak calon pembeli ponsel mulai merasa cemas. Kenaikan biaya memori dikhawatirkan akan menyebabkan kenaikan harga perangkat atau bahkan penurunan spesifikasi yang ditawarkan oleh produsen. Meskipun demikian, konsumen tidak perlu menerima kondisi tersebut. Terdapat beberapa strategi yang dapat diterapkan agar tetap bisa memakai ponsel […]

  • Raperda hunian layak DPRD Surabaya

    Raperda Hunian Layak DPRD Surabaya Segera Diharmonisasi ke Pemprov Jatim

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 310
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panitia Khusus (Pansus) Hunian Layak DPRD Kota Surabaya resmi menuntaskan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Hunian Layak. Usai dinyatakan rampung pada awal Februari, draf raperda akan disempurnakan sebelum diajukan ke Gubernur Jawa Timur untuk proses harmonisasi. Raperda Hunian Layak Masuk Tahap Harmonisasi Pemprov Jatim Ketua Pansus Hunian Layak DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, menjelaskan […]

  • Anggota Komisi III DPR Sebut Reformasi Polri Kesempatan Perbaiki Lembaga

    Anggota Komisi III DPR Sebut Reformasi Polri Kesempatan Perbaiki Lembaga

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Inisiatif Reformasi Polri yang Dukung Perbaikan Kinerja DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi III DPR RI, Rikwanto, menyampaikan tanggapan terhadap wacana pembentukan Komite Reformasi Polri oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, inisiatif tersebut dinilai tepat selama pelaksanaannya bertujuan untuk meningkatkan kualitas peran Polri dalam masyarakat. Komite Reformasi Polri adalah sebuah langkah strategis yang sedang dipersiapkan oleh Presiden Prabowo […]

  • Kunjungan Wakil Presiden ke Tuban: Fokus pada Interaksi dengan Masyarakat

    Kunjungan Wakil Presiden ke Tuban: Fokus pada Interaksi dengan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Tuban. Meski detail lokasi dan waktu masih dirahasiakan, ada tiga titik yang dipastikan akan dikunjungi selama kunjungan ini. Kunjungan Wakil Presiden ke Tuban ini menunjukkan pentingnya interaksi langsung antara pemimpin negara dengan masyarakat setempat. Lokasi yang Dikunjungi Berdasarkan informasi yang diperoleh, […]

expand_less