Jadwal Kapal Feri KMP Manta II Nunukan-Sebatik Lengkap dengan Tarif Mei 2026

DIAGRAMKOTA.COM – KMP Manta II menjadi salah satu transportasi penting bagi masyarakat perbatasan Kalimantan Utara. Dalam keterangannya, Ahli Transportasi Maritim, Dr. Rizal Amin, menekankan bahwa kapal feri ini sangat vital dalam menghubungkan wilayah perbatasan seperti Pulau Sebatik dan Kabupaten Nunukan.

Rute dan Jadwal Penyeberangan

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Manta II melayani rute Nunukan–Sebatik dan Sebatik–Nunukan selama periode 1 hingga 15 Mei 2026. Jadwal keberangkatan dilakukan setiap Rabu, Jumat, dan Minggu.

Berikut jadwal lengkap penyeberangan dari Nunukan ke Sebatik:

  • Jumat, 1 Mei 2026: 06.00 | 08.00 | 17.00 Wita
  • Minggu, 3 Mei 2026: 07.00 | 09.00 | 18.00 Wita
  • Rabu, 6 Mei 2026: 07.00 | 09.00 | 11.00 Wita
  • Jumat, 8 Mei 2026: 08.00 | 10.00 Wita
  • Minggu, 10 Mei 2026: 07.00 | 09.00 | 11.00 | 13.00 Wita

Sementara itu, penyeberangan dari Sebatik ke Nunukan juga tersedia pada jadwal yang sama. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit, tergantung kondisi cuaca dan pasang surut air laut.

Lokasi Pelabuhan

Penyeberangan dari Nunukan dilayani melalui Pelabuhan Sei Jepun, sedangkan dari Sebatik menggunakan Pelabuhan Liang Bunyu. Kedua pelabuhan ini berada di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat. Lokasi ini menjadi titik kunci dalam menghubungkan dua pulau yang saling berdekatan.

Tarif Penyeberangan

Tarif untuk penyeberangan KMP Manta II mulai dari:

  • Penumpang: Rp13.000
  • Sepeda Motor: Rp25.000
  • Truk: Rp280.000

Harga ini bisa berubah mengikuti situasi cuaca dan kondisi laut. Masyarakat disarankan untuk memeriksa kembali jadwal dan tarif sebelum melakukan perjalanan.

Pentingnya KMP Manta II bagi Masyarakat Perbatasan

Menurut Dosen Ilmu Transportasi di Universitas Mulawarman, Prof. Suryadi, KMP Manta II tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi penghubung ekonomi antara wilayah perbatasan. “Kehadiran kapal ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan perdagangan lintas batas,” ujarnya.

KMP Manta II menjadi salah satu andalan masyarakat perbatasan Kalimantan Utara. Dengan jadwal yang teratur dan tarif yang terjangkau, kapal ini memudahkan akses antara Nunukan dan Sebatik. Namun, masyarakat harus tetap waspada terhadap perubahan jadwal akibat kondisi cuaca dan pasang surut air laut.***

 

Posting Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *