Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » BLT Kesra dan BLT Dana Desa 2026, Perbedaan Bantuan Sosial yang Harus Diketahui Warga

BLT Kesra dan BLT Dana Desa 2026, Perbedaan Bantuan Sosial yang Harus Diketahui Warga

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Bantuan sosial menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Di tengah berbagai program bantuan yang ada, dua di antaranya sering disebut sebagai bantuan tunai, yaitu Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Meskipun keduanya memiliki kesamaan dalam bentuk bantuan tunai, terdapat perbedaan signifikan dari segi sumber dana, mekanisme penyaluran, hingga target penerima.

Sumber Dana yang Berbeda

Salah satu perbedaan utama antara BLT Kesra dan BLT DD adalah sumber anggaran yang digunakan. BLT Kesra berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos), sedangkan BLT DD bersumber dari Dana Desa yang dialokasikan melalui skema Transfer ke Daerah. Artinya, BLT Kesra dikelola secara nasional, sementara BLT DD bergantung pada pengelolaan di tingkat desa. Hal ini menunjukkan bahwa BLT Kesra lebih fokus pada bantuan nasional, sementara BLT DD lebih berorientasi pada kebutuhan lokal.

Sasaran dan Mekanisme Penyaluran

BLT Kesra diluncurkan oleh pemerintah pada 2025 dengan tujuan meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Besaran bantuan yang diberikan sebesar Rp300.000 per bulan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan disalurkan selama tiga bulan berturut-turut. Penyaluran dilakukan melalui dua jalur, yaitu Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Penerima ditentukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan kriteria seperti warga negara Indonesia, terdaftar dalam DTSEN, masuk desil 1–4, dan lolos verifikasi Kemensos.

Sementara itu, BLT DD diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 7 Tahun 2026 serta Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari prioritas penggunaan Dana Desa, termasuk untuk penanganan kemiskinan ekstrem. Besaran bantuan maksimal Rp300.000 per bulan per KPM, dan disalurkan paling banyak tiga bulan per tahap. Penetapan penerima BLT DD dilakukan melalui musyawarah desa, dengan keputusan kepala desa berdasarkan kriteria seperti keluarga miskin ekstrem, kehilangan mata pencaharian, atau anggota keluarga sakit kronis.

Status Program dan Jadwal Pencairan

BLT Kesra merupakan program tambahan yang hanya berlaku pada 2025, dan hingga saat ini belum ada jadwal lanjutan untuk 2026. Sementara itu, BLT DD berjalan rutin sesuai anggaran desa, dengan pencairan yang dialokasikan selama 12 bulan dan disalurkan bertahap (bulanan atau triwulanan), menyesuaikan kemampuan masing-masing desa.

Perbedaan Utama Antara BLT Kesra dan BLT DD

Secara ringkasan, perbedaan utama antara BLT Kesra dan BLT DD meliputi:

  • Sumber Dana: BLT Kesra berasal dari pemerintah pusat, sedangkan BLT DD dari Dana Desa.
  • Penetapan Penerima: BLT Kesra ditentukan berdasarkan data nasional (DTSEN), sedangkan BLT DD melalui musyawarah desa.
  • Sasaran Program: BLT Kesra ditujukan untuk masyarakat desil 1–4, sedangkan BLT DD untuk warga miskin di desa tertentu.
  • Status Program: BLT Kesra bersifat terbatas (2025), sedangkan BLT DD berjalan rutin sesuai anggaran desa.

Dengan memahami perbedaan tersebut, masyarakat dapat lebih waspada agar tidak salah dalam mengambil bantuan sosial yang tersedia.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Probolinggo Beri Hadiah Bagi Pengendara yang Tertib Lalu Lintas

    Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Probolinggo Beri Hadiah Bagi Pengendara yang Tertib Lalu Lintas

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Probolinggo Polda Jatim melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menggelar razia gabungan. Kegiatan itu menyasar pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di jalur pantura Probolinggo Jawa Timur. Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen mengatakan, operasi kali […]

  • Pemkot Matangkan Sekolah Rakyat, DPRD Surabaya Usulkan Bangun Asrama Untuk Siswa

    Pemkot Matangkan Sekolah Rakyat, DPRD Surabaya Usulkan Bangun Asrama Untuk Siswa

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemkot Surabaya memastikan kesiapan pembukaan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2025/2026. Meski mengadopsi konsep dari pemerintah pusat, Pemkot Surabaya akan melakukan sejumlah modifikasi agar program ini lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Pahlawan.

  • Rupiah Menguat di Tengah Ekspektasi Perlambatan Inflasi AS

    Rupiah Menguat di Tengah Ekspektasi Perlambatan Inflasi AS

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 224
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada akhir perdagangan Rabu 11 September 2024, rupiah berhasil menguat terhadap dolar AS. Penguatan ini didorong oleh ekspektasi pasar terhadap perlambatan inflasi di Amerika Serikat (AS) pada bulan Agustus 2024. Data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang dirilis pada Rabu malam diperkirakan menunjukkan penurunan tingkat inflasi tahunan, yang akan mempengaruhi ekspektasi pasar mengenai […]

  • Jatim, Maluku Utara

    Jatim–Maluku Utara Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan SDM, Bahas SPBE hingga Tol Laut

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Maluku Utara memperkuat hubungan kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Pertemuan antara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos menjadi momen penting dalam menjajaki kolaborasi strategis. Keterbukaan dan Kepercayaan sebagai Dasar Kolaborasi Pertemuan ini dilakukan di […]

  • Komisi VI Tekankan Ketersediaan Bahan Pangan dan Energi Harus Selalu Diperbarui

    Komisi VI Tekankan Ketersediaan Bahan Pangan dan Energi Harus Selalu Diperbarui

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Nasril Bahar menekankan perlunya pengawasan terus-menerus terhadap ketersediaan bahan pokok dan energi, khususnya beras serta minyak. Menurutnya, meskipun persediaan beras nasional mencapai 3,5 juta ton hampir mendekati 4 juta ton, data mengenai fasilitas penyimpanan perlu selalu diperbaharui. “Peran pihak swasta sangat menentukan dalam penyaluran minyak, karena fluktuasi harga sering […]

  • Rektor universitas Muhammadiyah Sidoarjo Umsida

    Rektor Umsida Dukung Larangan Pemberian Gelar Guru Besar Kehormatan Sembarangan

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 421
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Hidayatulloh MSi, menyatakan dukungan penuhnya terhadap keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang melarang perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) memberikan gelar guru besar kehormatan (honoris causa) secara sembarangan. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah tepat untuk menjaga integritas akademik di lingkungan kampus Muhammadiyah. “Keputusan PP Muhammadiyah sudah sangat […]

expand_less