Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Persebaya Surabaya Kembali Gagal di Laga Tandang, Ini 3 Fakta yang Mengungkap Kekurangan Mereka

Persebaya Surabaya Kembali Gagal di Laga Tandang, Ini 3 Fakta yang Mengungkap Kekurangan Mereka

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Laga tandang Persebaya Surabaya dalam pertandingan Super League melawan Persija Jakarta kembali berakhir dengan kekalahan. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu (11/4) berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan tim tuan rumah. Hasil ini menambah daftar kekalahan Persebaya di laga luar kandang, dan mengungkap beberapa fakta penting yang perlu diperhatikan oleh pelatih dan pemain.

Lini Serang Tak Berdaya di Laga Tandang

Salah satu masalah utama yang terlihat adalah kemampuan Persebaya dalam menciptakan peluang di laga tandang. Sepanjang musim ini, tim asuhan Aji Santoso kesulitan mencetak gol saat bertandang. Dalam pertandingan melawan Persija, mereka bahkan gagal merobek gawang lawan hingga akhir laga. Hal ini memperkuat catatan buruk Persebaya yang sebelumnya juga tidak mampu mencetak gol saat menghadapi Persib Bandung pada September tahun lalu.

Pemain depan seperti Rizky Irfansyah dan Samsul Arif tidak mampu memberikan kontribusi signifikan. Meski banyak umpan silang dilakukan, bola sering kali tidak sampai ke target atau justru mudah dipotong oleh lini belakang Persija. Kondisi ini menjadi tanda bahwa sistem penyerangan Persebaya masih butuh evaluasi lebih lanjut.

Kekalahan Beruntun di Laga Tandang

Setelah kalah dari Persija, Persebaya kini telah mengalami tiga kekalahan beruntun di laga tandang. Sebelumnya, mereka juga kalah dari PSIS Semarang dan PSM Makassar. Menurut data Transfermarkt, ini adalah pertama kalinya Persebaya mengalami kekalahan tiga laga beruntun di luar kandang sejak awal musim.

Hal ini sangat mengkhawatirkan karena performa luar kandang biasanya menjadi penentu posisi dalam klasemen. Bahkan setelah kalah, Persebaya tetap berada di posisi keenam klasemen sementara, namun jarak dengan tim di atasnya semakin tipis.

Lini Belakang Kembali Kebobolan Tiga Gol

Masalah lain yang muncul adalah ketidakstabilan lini belakang Persebaya. Di laga melawan Persija, mereka kebobolan tiga gol, termasuk dua gol yang dicetak oleh Eksel Runtukahu. Hal ini mirip dengan kekalahan sebelumnya saat melawan Persijap Jepara, di mana Persebaya juga kebobolan tiga gol.

Kendala utama terletak pada koordinasi bek tengah dan kesalahan dalam menjaga zona bebas. Beberapa kali, lini belakang Persebaya terlihat lengah saat menghadapi serangan cepat dari Persija. Hal ini membuat pelatih harus segera mencari solusi untuk meningkatkan konsistensi pertahanan.

Evaluasi dan Tantangan Berikutnya

Meski kalah, hasil ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi Persebaya. Pelatih Aji Santoso perlu segera melakukan perbaikan strategi, baik dalam penguasaan bola maupun dalam menyerang. Selain itu, pemain senior seperti Fachrudin Wahyu dan Mochammad Syaifuddin harus mampu memberikan contoh yang baik di lapangan.

Tantangan berikutnya bagi Persebaya adalah laga kandang melawan Arema FC. Jika mampu memperbaiki performa, mereka bisa kembali memperkuat posisi di klasemen dan membangkitkan semangat para pendukung.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film, Netflix Saat Ini

    Daftar Film Korea Terbaik yang Tersedia di Netflix Saat Ini

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Netflix telah menjadi salah satu platform utama bagi penggemar film Korea, menawarkan berbagai pilihan film yang menggambarkan keragaman genre dan kualitas produksi. Berikut adalah 12 film Korea terbaik yang saat ini tersedia di Netflix, masing-masing menawarkan cerita yang kuat dan karakter yang tak terlupakan. Film Drama yang Menggugah Perasaan Film “Silenced” (2011) mengangkat isu […]

  • Profil Ecky Lamoh, Mantan Vokalis Band Edane yang Meninggal Dunia di Usia 64 Tahun, Ternyata Alami Sakit Ini

    Profil Ecky Lamoh, Mantan Vokalis Band Edane yang Meninggal Dunia di Usia 64 Tahun, Ternyata Alami Sakit Ini

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 176
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Profil Ecky Lamoh, mantan vokalis band Edane yang meninggal dunia di usia 64 tahun. Ternyata sang penyanyi alami sakit ini. Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan, mantan vokalis grup band Edane, Ecky Lamoh, meninggal dunia pada Minggu (30/11/2025). Penyanyi satu ini mengembuskan napas terakhirnya di usia yang ke-64 tahun. Adapun, kabar kematian […]

  • Kejurprov Motoprix Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    Kejurprov Motoprix Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Pelaksanaan Kejuaraan Motoprix Bupati Barito Selatan Cup Tahun 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Motoprix Bupati Barito Selatan Cup Tahun 2025. Acara ini resmi dibuka di Stadion Olahraga Batuah, Buntok, pada Minggu (7/9). Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi yang diharapkan mampu mengembangkan bakat pembalap serta memberikan hiburan bagi masyarakat setempat. Bupati […]

  • Romelu Lukaku ,Napoli

    Situasi Kritis Romelu Lukaku di Napoli: Konflik yang Membahayakan Karier

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Romelu Lukaku, penyerang asal Belgia, sedang menghadapi situasi yang sangat kritis di klubnya, SSC Napoli. Pemain berusia 30 tahun ini tidak hanya mengalami cedera parah yang mengganggu performanya, tetapi juga terlibat dalam konflik dengan manajemen klub yang semakin memburuk. Hal ini membuatnya hampir kehilangan posisi di skuad utama Napoli. Tidak Hadir di Latihan: […]

  • Boikot Piala Dunia 2026, Iran

    Boikot Piala Dunia 2026, Iran dan Kepedulian Global terhadap Konflik di Timur Tengah

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketegangan antara negara-negara di kawasan Timur Tengah semakin memicu perhatian dunia, termasuk dalam ranah olahraga. Salah satu isu yang menarik perhatian adalah keputusan Iran untuk tidak mengikuti Piala Dunia 2026, yang dipengaruhi oleh situasi politik dan militer di wilayah tersebut. Pengamat sepak bola Indonesia, Anton Sanjoyo atau Bung Joy, menyoroti pentingnya sikap internasional […]

  • Danrem Untoro Tandai Dimulainya Pembangunan Jembatan Gantung Antar Kecamatan di Nganjuk

    Danrem Untoro Tandai Dimulainya Pembangunan Jembatan Gantung Antar Kecamatan di Nganjuk

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Nganjuk, yakni Kecamatan Sukomoro dengan Kecamatan Rejoso, Sabtu (10/1/2026). Pamen TNI AD itu berharap, jembatan yang dibangun nantinya dapat menggantikan kondisi jembatan lama yang sudah tidak layak dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. “Kami […]

expand_less