Atmosfer Laga Kandang Persipura yang Menggemparkan Stadion Lukas Enembe
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Laga kandang Persipura di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola. Malam yang penuh semangat dan antusiasme ini menunjukkan betapa besar peran suporter dalam mendukung tim kesayangan mereka. Pada pertandingan pekan ke-25 Championship 2025/2026, Persipura berhasil mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 3-1. Angka ini tidak hanya memperkuat posisi mereka di klasemen, tetapi juga memberikan semangat luar biasa bagi pemain dan pelatih.
Dukungan Penggemar yang Luar Biasa
Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) mulai pukul 19.00 WIT ini disaksikan langsung oleh sebanyak 17.642 penonton. Sepanjang pertandingan, belasan ribu pendukung dengan warna dominan merah-hitam memadati tiap sudut stadion. Mayoritas dari mereka berada di tribune sisi barat dan timur, dengan sorak-sorai yang terus-menerus menggema sepanjang laga.
Dua tibune sayap yang diisi kelompok pendukung ultras juga tidak kalah semarak. Ada nyanyian dan yel-yel khas dukungan untuk Persipura sekaligus sebagai bentuk tekanan kepada tim lawan. Di tribune selatan, The Comen’s tampak begitu meriah dan berisik dengan alat musik perkusi. Sementara itu, BlackPearl Curval Nord di utara dengan jumlah penonton yang lebih sedikit, tetapi tidak kalah berisik sepanjang laga.
Rekor Penonton yang Mengesankan
Pada musim ini, laga kandang Persipura di Stadion Lukas Enembe selalu menghadirkan atmosfer yang luar biasa. Belasan ribu penonton selalu memadati stadion yang berkapasitas sekitar 40.000 kursi ini. Secara total, Persipura telah memainkan 13 laga kandang musim ini. Total kehadiran penonton tercatat 155.344 orang. Artinya, rata-rata laga kandang Persipura dihadiri oleh 11.950 penonton per pertandingan.
Rekor kehadiran terbanyak terjadi pada laga melawan Barito Putera (15 Februari 2026) dengan 20.270 penonton. Ini menjadi catatan tertinggi di Championship 2025/2026. Persipura menjadi tim dengan jumlah total penonton terbanyak di turnamen kasta kedua ini. Status dengan rata-rata kehadiran penonton terbanyak juga dipegang oleh Persipura.
Keunggulan di Liga Super
Bahkan, jika dibandingkan dengan kontestan Liga Super, jumlah rata-rata penonton Persipura berada di empat besar. Mereka mengungguli tim-tim dengan basis pendukung besar, seperti Borneo FC, Bali United, hingga Persis Solo. Persipura hanya kalah dari Persija Jakarta dengan rata-rata penonton sebanyak 25.942 orang, kemudian disusul Persib Bandung (22.970), serta Persebaya (15.474).
Dukungan Suporter Sebagai Suntikan Moral
Euforia di Stadion Lukas Enembe ini pun menjadi suntikan moral bagi tim di lapangan. Pada laga melawan PSIS Semarang, para pemain mendapat motivasi berlipat berkat dukungan dari tribune. Tim berjuluk “Mutiara Hitam” ini tetap solid kendati sempat kesulitan pada awal laga.
”Terima kasih untuk suporter yang malam hari ini sangat luar biasa yang mendukung kami di stadion. Terima kasih juga (untuk pendukung yang) nonton bareng dan berdoa dari rumah,” kata Rahmad Darmawan dalam konferensi pers seusai laga.
Gol yang Menentukan dan Kemenangan Akhir
Akhirnya pada masa perpanjangan waktu babak pertama, gol yang dinanti itu hadir. Gol yang dilesakkan oleh Jeam Kelly Sroyer pada menit 45+4 membuat gemuruh di stadion. Pada babak kedua, Persipura semakin digdaya. Mereka menambah satu gol lagi pada menit ke-72 melalui Reno Salampessy.
PSIS sempat membuka harapan mengatasi ketertinggalan dengan memperkecil kedudukan melalui Beto Goncalves pada menit ke 90+4. Namun, mental Persipura kembali berbicara. Gol penalti dari pemain pengganti Victor Mansaray pada menit 90+12 menutup malam di Jayapura.
”Bagi saya dan teman-teman, ini adalah pertandingan yang berat. Namun, dukungan penonton sangat membantu,” ujar Jeam Kelly.
Puncak Klasemen dan Peluang Kembali ke Liga Super
Hasil ini membuat Persipura untuk sementara menduduki puncak klasemen dengan koleksi 50 poin. Persipura unggul satu poin dari Barito yang ditahan imbang oleh Persiba Balikpapan, 3-3, pada malam yang sama. Poin dari Barito ini sama dengan koleksi PSS Sleman di posisi ketiga.
Selanjutnya, Persipura akan memainkan laga tandang menghadapi tim juru kunci Persipal Palu, Minggu (26/4/2026). Adapun pada laga pamungkas, Mutiara Hitam akan menjamu Persiku Kudus di Jayapura (2/5/2026). ”Tinggal dua pertandingan lagi. Kewajiban kami adalah mencoba memenangi dua pertandingan sisa,” kata Rahmad Darmawan.***

>

Saat ini belum ada komentar