Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemkot Surabaya Menolak Pembelajaran Daring, Fokus pada Kesehatan dan Interaksi Sosial Siswa

Pemkot Surabaya Menolak Pembelajaran Daring, Fokus pada Kesehatan dan Interaksi Sosial Siswa

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih mempertimbangkan kebijakan pembelajaran daring untuk siswa SD hingga SMP. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pihaknya belum akan menerapkan sistem tersebut, meskipun ada wacana efisiensi dari pemerintah pusat. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan berbagai dampak negatif yang bisa terjadi jika pembelajaran secara online diterapkan.

Eri menyatakan bahwa saat ini, Pemkot Surabaya sedang melakukan kajian mendalam mengenai kebijakan tersebut. Selain itu, pihaknya juga menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat sebelum mengambil keputusan akhir. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan kebijakan yang bisa berdampak buruk bagi siswa.

Dampak Negatif Pembelajaran Daring

Salah satu alasan utama Pemkot Surabaya menolak pembelajaran daring adalah karena adanya risiko signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental siswa. Eri menyampaikan bahwa penggunaan gawai dalam jangka panjang dapat membahayakan perkembangan anak-anak. Ia juga menyoroti bahwa interaksi sosial antar siswa akan berkurang drastis jika pembelajaran dilakukan secara online.

“Kita sudah membatasi penggunaan gawai di sekolah, tapi jika pembelajaran daring diterapkan, maka anak-anak akan lebih sering menggunakan gawai,” ujar Eri. Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua agar siswa tidak terjebak dalam aktivitas digital yang berlebihan.

Peran Orang Tua dalam Pengawasan Anak

Eri berharap orang tua dan wali murid dapat aktif memberikan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Ia menilai bahwa pembelajaran daring bisa membuat anak-anak kehilangan interaksi langsung dengan teman-temannya, sehingga memengaruhi perkembangan sosial dan emosional mereka.

“Jika kebijakan ini diterapkan, saya berharap orang tua bisa memperkuat pengawasan terhadap anaknya agar tidak lepas kontrol,” tambahnya.

Kebijakan Pemerintah Pusat

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan bahwa pembelajaran tatap muka tetap akan diberlakukan untuk mencegah learning loss atau penurunan pengetahuan siswa. Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa situasi global menjadi momentum untuk mempercepat agenda transformasi nasional, termasuk di bidang pendidikan.

“Khusus di bidang pendidikan, sesuai hasil koordinasi dengan Mendikdasmen dan Menag, Menko PMK menyampaikan tentang pentingnya menjamin proses pembelajaran siswa tetap berjalan seperti biasa,” katanya.

Penyelenggaraan Pembelajaran Luring Lebih Diutamakan

Meski sempat ada wacana metode hybrid yang mengombinasikan luring dan daring, Kemenko PMK menekankan bahwa penyelenggaraan pembelajaran secara langsung tetap menjadi prioritas. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga dan siswa tidak mengalami gangguan dalam proses belajar.

Penyelidikan Kasus Pengusiran Rumah Milik Elina Widjajanti

Selain isu pembelajaran daring, Pemkot Surabaya juga sedang menyelidiki kasus pengusiran dan pembongkaran paksa rumah milik Elina Widjajanti. Eri Cahyadi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Reformasi Agraria sebagai respons atas kejadian tersebut. Tujuan dari pembentukan satgas ini adalah untuk menyelesaikan masalah secara transparan dan sesuai aturan hukum.

Kesiapan Pemkot Surabaya dalam Menghadapi Berbagai Kebijakan

Pemkot Surabaya juga sedang mengkaji kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sehari dalam seminggu. Namun, kebijakan ini belum sepenuhnya diterapkan karena masih dalam proses evaluasi. Eri menyatakan bahwa pihaknya ingin memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak mengganggu pelayanan publik dan tetap menjaga efisiensi.

Dengan berbagai langkah yang diambil, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmennya untuk menjaga kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Keputusan untuk menolak pembelajaran daring merupakan bagian dari upaya tersebut, dengan fokus pada kesehatan dan interaksi sosial siswa.***

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hubungan Jungwoo Ha dan Cha Jung-won: Kombinasi yang Menarik Perhatian

    Hubungan Jungwoo Ha dan Cha Jung-won: Kombinasi yang Menarik Perhatian

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran pasangan artis Jungwoo Ha dan Cha Jung-won di tengah publik kini menjadi sorotan. Dengan latar belakang karier yang berbeda, hubungan mereka menunjukkan potensi kompatibilitas yang unik. Analisis dari layanan prediksi AI mengungkapkan bahwa keduanya memiliki energi yang saling melengkapi, menciptakan keseimbangan yang kuat dalam hubungan. Energi yang Saling Melengkapi Menurut analisis, Jungwoo Ha […]

  • Cak YeBe

    Cak YeBe: Aset Tidur Pemkot Harus Dibangunkan, Media Wajib Jadi Corong PAD Surabaya!

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 154
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mendorong keterlibatan aktif insan media dalam mengungkap potensi besar dari aset-aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang selama ini masih belum banyak diketahui publik. Menurutnya, media memiliki peran vital dalam membuka akses informasi secara luas agar aset-aset tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat […]

  • Ngaku Homesick! Media Italia Bocorkan Skenario Transfer Federico Barba, Tinggalkan Persib Bandung Demi Pescara

    Ngaku Homesick! Media Italia Bocorkan Skenario Transfer Federico Barba, Tinggalkan Persib Bandung Demi Pescara

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rumor Transfer Super League Federico Barba balik ke Liga Italia kembali menguat jelang dibukanya bursa transfer Januari 2026, memunculkan spekulasi soal masa depannya di Persib Bandung. Bek asal Italia itu disebut-sebut masuk radar Pescara, klub Serie B yang tengah mencari tambahan kekuatan di lini belakang. Isu tersebut ramai dibicarakan di media sosial dan diperkuat […]

  • Kapolda Jatim Buka Road Show Edukasi Narkoba di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

    Kapolda Jatim Buka Road Show Edukasi Narkoba di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 237
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur memulai kampanye sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dengan acara road show yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo pada 31 Juli 2024. Acara ini berlangsung di Gedung Auditorium KH. Ahmad Dahlan dan dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, beserta pejabat utama lainnya dari Polda Jatim, […]

  • Mobil Dinas ,Lebaran, KPU Surabaya

    Penggunaan Mobil Dinas saat Lebaran: KPU Surabaya Buka Suara

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 1
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mobil dinas berpelat merah nomor polisi L 1901 EP yang viral di Jombang selama momen Lebaran 2026 akhirnya terungkap identitasnya. Mobil Toyota Avanza tersebut ternyata milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya. Kejadian ini memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan tentang penggunaan kendaraan dinas selama libur Lebaran. Komisioner KPU Surabaya, Subairi, mengakui bahwa mobil tersebut […]

  • KPU Sidoarjo Siapkan Jutaan APK dan BK untuk Pilkada 2024

    KPU Sidoarjo Siapkan Jutaan APK dan BK untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo sedang memproses pembuatan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada 2024. Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih, SDM, Parmas) KPU Sidoarjo, Mokhamad Yasin, menyampaikan bahwa saat ini pencetakan APK dan BK sudah […]

expand_less