Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya Perencanaan Sistem Pengendalian Banjir Dipercepat

DPRD Surabaya Perencanaan Sistem Pengendalian Banjir Dipercepat

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 12 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang dikenal sebagai pusat ekonomi dan budaya Jawa Timur, terus berupaya meningkatkan sistem pengendalian banjir. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian Banjir. Proses ini dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Surabaya, yang kini tengah mempercepat penyelesaian pasal-pasal dalam Raperda tersebut.

Tujuan Raperda Pengendalian Banjir

Raperda ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan teknis dalam menghadapi masalah banjir yang sering terjadi di kota ini. Ketua Pansus Raperda Pengendalian Banjir, Sukadar, menjelaskan bahwa perda ini akan menjadi dasar bagi pemerintah dan masyarakat dalam mengelola air secara lebih efektif. Ia menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pengelolaan air, termasuk memperhatikan fungsi resapan alami.

“Kami mencoba untuk konsentrasi ke sana. Makanya, kami selalu hati-hati benar setiap pasal perpasal kita cermati bersama-sama teman-teman komisi beserta teman-teman dari pemerintahan Kota Surabaya,” ujar Sukadar.

Penyebab Banjir dan Solusi yang Diusulkan

Salah satu faktor utama penyebab banjir di Surabaya adalah penggunaan bahan-bahan konstruksi seperti semen dan u-ditch pada saluran air. Hal ini menyebabkan hilangnya fungsi resapan alami yang dulu dikenal dengan istilah “peceren”. Untuk mengatasi hal ini, Raperda akan memuat aturan yang mendorong pengembalian fungsi resapan air.

Selain itu, Raperda juga akan menegaskan pentingnya adanya bak kontrol di setiap rumah sebelum air dari talang dialirkan ke saluran umum. Ini bertujuan untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah.

“Banjir kaitannya dengan apa? Apa karena dengan sampah. Selain sampah apa? Oh, kesadaran masyarakatnya. Nah, dari materi-materi itulah kami mencoba untuk mensinkronkan terkait materi-materi pembahasan-pembahasan sebelumnya,” tambah Sukadar.

Kewajiban Wilayah dan Fungsi Kolam Tampung

Dalam Raperda ini, setiap wilayah akan diwajibkan memiliki kolam tampung. Aturan ini berlaku untuk luas tanah 100 meter persegi, yang harus memiliki daya tampung air sebesar 1 meter kubik. Sedangkan untuk perumahan, setiap 100 meter persegi wajib memiliki daya tampung 3 meter kubik. Selain itu, fungsi bozem di tiap wilayah juga akan dimaksimalkan.

“Begitu saluran drainase sudah mulai surut, air dari kolam tampung ini baru boleh dialirkan. Ini adalah solusi agar sistem drainase kita tidak meluap seketika saat hujan deras,” jelas Sukadar.

Pembagian Kewenangan dan Target Penyelesaian

Raperda ini juga akan mempertegas batasan kewenangan antara Pemerintah Kota Surabaya dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Pemkot Surabaya akan fokus pada operasional dan pengaturan jaringan saluran (tersier, sekunder, dan primer), sedangkan wilayah sungai tetap berada di bawah wewenang BBWS.

Sukadar optimis bahwa Raperda ini dapat diselesaikan dalam tiga kali pertemuan. Ia mengklaim bahwa jika setiap pertemuan bisa menyelesaikan 10 pasal, maka Raperda ini akan segera diparipurnakan.

Harapan Masyarakat dan Kepemimpinan Berkelanjutan

Melalui Raperda ini, DPRD Surabaya berharap masyarakat dapat mengubah paradigma bahwa “Surabaya banjir itu biasa” menjadi sistem pengendalian banjir yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulteng Kembangkan Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan

    Gubernur Sulteng Kembangkan Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Gubernur Sulawesi Tengah Hadiri Dies Natalis dan Wisuda STT GKST Tentena DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Kamis (4/9/2025), Gubernur Sulawesi Tengah diwakili oleh Staf Ahli Bidang SDM, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah, Ihsan Basir, SH, LL.M menghadiri acara dies natalis dan wisuda Sekolah Tinggi Teologi (STT) GKST Tentena. Acara ini turut dihadiri oleh Perwakilan Bupati Poso, Unsur Forkopimda […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Jatim Safari Kamtibmas Salurkan Bansos untuk Warga Pesisir Situbondo

    Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Jatim Safari Kamtibmas Salurkan Bansos untuk Warga Pesisir Situbondo

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., melaksanakan Safari Kamtibmas dan menyerahkan secara langsung Bantuan Sosial kepada masyarakat pesisir Situbondo. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen. Pol. Dr. Pasma Royce bersama Pejabat Utama Polda Jatim, dan Kapolres jajaran Polda Jatim pada Kamis (29/5/2025). Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, […]

  • Terjunkan Wartawan Investigasi, Ketum PWDPI : Proyek Unila 26 Miliar Lebih Diduga Abal-Abal

    Terjunkan Wartawan Investigasi, Ketum PWDPI : Proyek Unila 26 Miliar Lebih Diduga Abal-Abal

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M.Nurullah RS, tuding Proyek Labororium Pendidikan Karakter (Al-Wasii) Senilai Rp.26 Miliar lebih milik Universitas Lampung diduga Amburadul alias Abal-abal. “Proyek Labotorium Pendidikan Karakter (Al-Wasii) Senilai Rp26 Miliar lebih milik Universitas Lampung diduga Amburadul alias Abal-abal. Proyek tersebut juga diduga dikerjakan tidak […]

  • Jelajah Rasa Ramadhan Buka Puasa Istimewa di Ramada Suites Solo

    Jelajah Rasa Ramadhan Buka Puasa Istimewa di Ramada Suites Solo

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 241
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – General Manager Ramada Suites Solo, Taufan Barnas menyampaikan bahwa Ramadhan tahun ini, Ramada Suites by Wyndham Solo menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang tak terlupakan lewat paket “Jelajah Rasa Ramadhan”. Dengan harga terjangkau hanya Rp 95.000,- nett (buy 10 get 1 free), Anda dapat menikmati sajian all you can eat beragam menu Nusantara, Asia, […]

  • Kondisi yang Mengkhawatirkan dari AtlĂ©tico Madrid di Liga Spanyol

    Kondisi yang Mengkhawatirkan dari Atlético Madrid di Liga Spanyol

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi yang dialami oleh AtlĂ©tico Madrid dalam beberapa pertandingan terakhir menunjukkan penurunan kualitas yang cukup signifikan. Tim yang dikenal tangguh dan memiliki sejarah panjang ini kini tampak tidak stabil, baik secara taktis maupun mental. Hal ini terlihat jelas dari hasil yang diraih dalam beberapa laga terakhir, termasuk kekalahan dari Rayo Vallecano di Liga Spanyol. […]

  • Hari Puasa Ke Berapa

    Hari Ini 28 Februari 2026 Hari Puasa Ke Berapa? Perbedaan Penetapan Awal Puasa Ramadhan 1447 H di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah berlangsungnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, muncul pertanyaan penting bagi umat Islam di Indonesia. Pada hari ini, Sabtu, 28 Februari 2026, sudah memasuki puasa ke berapa? Jawaban atas pertanyaan ini tidak sama untuk semua komunitas karena adanya perbedaan penetapan awal puasa antara organisasi keagamaan yang berbeda. Salah satu kelompok yang telah menetapkan […]

expand_less