Waktu Pelaksanaan Sholat Tarawih yang Sesuai dengan Syariat Islam
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Sholat tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dinantikan oleh umat Muslim selama bulan Ramadhan. Ibadah ini dilakukan di malam hari, setelah sholat Isya dan sebelum waktu Subuh. Meski tidak wajib, banyak orang memilih untuk melakukannya secara berjamaah di masjid atau mushola sebagai bentuk penghambaan kepada Allah dan kebersamaan antar sesama.
Menurut pandangan para ulama, sholat tarawih harus dilakukan setelah menunaikan sholat Isya. Hal ini menjadi syarat utama karena tarawih termasuk bagian dari rangkaian ibadah malam setelah Isya. Banyak ulama juga menyarankan agar pelaksanaan tarawih tidak terlalu lama setelah Isya, agar tetap khusyuk dan menghindari risiko tertidur sebelum menjalankan ibadah.
Batas Akhir Waktu Sholat Tarawih
Batas akhir pelaksanaan sholat tarawih adalah sebelum masuk waktu fajar. Artinya, umat Muslim masih memiliki kesempatan untuk melaksanakan tarawih sepanjang malam, meskipun secara umum masyarakat cenderung melakukannya di awal malam. Pemilihan waktu ini biasanya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing individu.
Selain itu, ada beberapa pendapat tentang jumlah rakaat dalam sholat tarawih. Sebagian umat Muslim melaksanakan tarawih 8 rakaat ditambah 3 rakaat witir, sementara sebagian lainnya menjalankan 20 rakaat ditambah 3 rakaat witir. Perbedaan ini merupakan hal yang wajar karena memiliki dasar dalil dan tradisi yang berbeda-beda dalam praktik keagamaan.
Penyesuaian Jadwal Berdasarkan Wilayah
Waktu adzan Isya di Indonesia berbeda-beda karena dipengaruhi oleh letak geografis. Oleh sebab itu, pelaksanaan tarawih juga mengikuti jadwal setempat. Di wilayah Indonesia bagian barat, misalnya, tarawih biasanya dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, sementara di wilayah tengah dan timur bisa lebih cepat atau lebih lambat menyesuaikan waktu Isya.
“Sholat tarawih tidak boleh dilakukan sebelum menunaikan sholat Isya,” ujar seorang ulama. “Ini menjadi syarat utama karena tarawih termasuk rangkaian ibadah malam setelah Isya.”
Alternatif Pelaksanaan Sholat Tarawih
Bagi umat Muslim yang tidak dapat mengikuti tarawih berjamaah di masjid, pelaksanaan di rumah tetap sah dan memiliki nilai ibadah yang sama. Yang terpenting adalah menjaga niat, kekhusyukan, serta konsistensi dalam menjalankan ibadah selama Ramadan.
Dengan memahami ketentuan waktunya, umat Muslim dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan optimal. Dengan demikian, sholat tarawih tidak hanya menjadi bentuk penghambaan kepada Allah, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang bermakna bagi seluruh umat Muslim.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar