Tanpa Milos Raicovic, Kondisi Persebaya Surabaya yang Kehilangan Dua Pilar Utama
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu klub sepak bola ternama di Indonesia, kini menghadapi tantangan berat dalam persiapan menghadapi laga penting melawan Bali United FC. Pelatih tim, Bernardo Tavares, harus memutar otak untuk mencari solusi menghadapi situasi yang tidak menguntungkan. Kehilangan dua pemain utama, yaitu kapten Bruno Moreira dan gelandang Milos Raicovic, membuat Green Force harus berjuang lebih keras dalam pertandingan mendatang.
Kedua pemain tersebut dipastikan absen karena sanksi akibat akumulasi kartu kuning. Bruno Moreira telah menerima tujuh kartu peringatan sepanjang musim ini, sedangkan Milos Raicovic memiliki empat kartu kuning. Aturan Super League 2025/2026 menyatakan bahwa pemain yang mengantongi empat kartu kuning akan dilarang bermain dalam pertandingan berikutnya. Sementara itu, pemain yang mendapat tiga kartu kuning setelah empat kartu awal juga akan mengalami sanksi serupa.
Persiapan Tim Tanpa Pemain Kunci
Meski menghadapi keterbatasan, pelatih Bernardo Tavares tetap optimis. Ia menegaskan bahwa tim akan terus mempersiapkan diri dengan maksimal meskipun tanpa kehadiran dua pemain andalan. “Saat ini, tujuan kita adalah mencoba memulihkan pemain kita, memeriksa siapa yang bisa bermain dan siapa yang tidak bisa bermain,” ujarnya.
Tavares juga mengakui bahwa situasi ini sangat tidak menyenangkan bagi dirinya. Sebagai pelatih, ia tentu ingin seluruh pemain dapat turun dalam pertandingan melawan Bali United. Namun, ia tetap menjaga semangat dan berusaha membangun strategi yang tepat agar tim tetap bisa memberikan performa terbaik.
Dampak pada Performa Tim
Penghilangan dua pemain kunci seperti Bruno Moreira dan Milos Raicovic pasti akan memberikan dampak signifikan pada gaya permainan Persebaya. Keduanya dikenal sebagai pemain yang memiliki kontribusi besar dalam penguasaan bola dan pengambilan keputusan di lapangan. Tanpa mereka, Persebaya harus mencari alternatif yang mampu menggantikan peran mereka.
Selain itu, kekalahan dari Dewa United Banten FC dalam pertandingan sebelumnya juga menjadi beban tersendiri bagi tim. Meskipun hasil imbang 1-1 tidak terlalu buruk, kondisi mental pemain bisa terganggu. Oleh karena itu, pelatih Tavares dan staf kepelatihan harus melakukan evaluasi terhadap penampilan tim serta memperbaiki kelemahan yang ada.
Tantangan Berat Menghadapi Bali United
Laga melawan Bali United FC merupakan ujian berat bagi Persebaya Surabaya. Klub asal Pulau Dewata ini dikenal sebagai salah satu tim kuat dalam kompetisi Liga 1 Indonesia. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas dan strategi yang matang.
Dengan situasi yang tidak ideal, Persebaya harus bersiap menghadapi lawan yang tangguh. Kehilangan dua pemain utama akan memperberat tekanan yang harus dihadapi oleh pelatih dan pemain. Namun, Tavares tetap percaya bahwa tim mampu menghadapi tantangan ini dengan kerja sama dan semangat yang tinggi.
Strategi Alternatif dan Kesiapan Tim
Untuk mengatasi kekurangan pemain, Tavares kemungkinan akan melakukan rotasi pemain atau mempercayakan kepada pemain muda yang belum terlalu banyak kesempatan tampil. Hal ini bisa menjadi kesempatan bagi pemain-pemain baru untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Selain itu, pelatih juga akan fokus pada penguasaan bola dan pertahanan yang lebih solid. Dengan strategi yang tepat, Persebaya bisa tetap memberikan permainan yang menarik dan memenuhi ekspektasi para pendukung. ***

>

Saat ini belum ada komentar