Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Regulasi Baru untuk Penyaluran Subsidi LPG 3 Kg yang Lebih Tepat Sasaran

Regulasi Baru untuk Penyaluran Subsidi LPG 3 Kg yang Lebih Tepat Sasaran

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan kebijakan baru terkait distribusi dan penggunaan LPG 3 kilogram yang didukung subsidi. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak, khususnya kelompok miskin dan rentan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa aturan ini akan mengatur penerima LPG subsidi berdasarkan kondisi ekonomi masyarakat. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap dapat mengurangi penyaluran subsidi yang tidak tepat sasaran.

“Sebenarnya pengguna LPG itu kalau di wilayah-wilayah pedalaman malah desil-desil bawah itu kan mereka sama masih menggunakan bukan LPG juga. Karena sulitnya mendapatkan energi. Jadi di atas 4 sampai berapa nanti kita batasi itu desilnya,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Dalam regulasi sebelumnya, pemerintah belum menetapkan secara jelas siapa saja yang berhak membeli LPG 3 kilogram. Pembatasan hanya bersifat himbauan tanpa mekanisme yang jelas. Laode menegaskan bahwa hal ini perlu diperbaiki agar lebih transparan dan efektif.

“Tidak ada. Cuma himbauan aja. Bahwa kalau sudah menengah ke atas harusnya makanya yang tabung yang bukan 3 kilo lagi,” tambahnya.

Selain itu, sistem distribusi LPG subsidi juga akan diubah. Pihaknya akan memperkuat skema penyaluran agar lebih tepat sasaran. Sebelumnya, distribusi dilakukan langsung dari agen atau pangkalan ke konsumen. Namun, dengan aturan baru, proses ini akan melalui sub pangkalan sebagai bagian dari rantai distribusi yang lebih terstruktur.

“Dulu itu agen, pangkalan, langsung ke konsumen. Kalau sekarang diatur sampai sub pangkalan. Jadi urutannya agen, pangkalan, sub pangkalan. Terus konsumen nanti beli ke sini. Konsumen nanti beli kesitu,” jelas Laode.

Strategi Pengaturan Kelompok Penerima Subsidi

Aturan baru ini akan membagi masyarakat menjadi beberapa kelompok berdasarkan tingkat ekonomi. Pemerintah berencana membatasi penggunaan LPG 3 kg bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah hingga atas. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

Laode menyoroti bahwa masyarakat di daerah pedesaan sering kali tidak memiliki akses ke energi alternatif, sehingga mereka tetap membutuhkan LPG. Namun, pemerintah akan membatasi penggunaan LPG subsidi bagi masyarakat dengan penghasilan lebih tinggi.

Perubahan Sistem Distribusi LPG Subsidi

Selain pembatasan penerima, pemerintah juga akan melakukan perbaikan pada sistem distribusi LPG subsidi. Skema penyaluran akan diatur lebih ketat agar lebih efisien dan tepat sasaran. Proses ini akan melibatkan tiga lapisan, yaitu agen, pangkalan, dan sub pangkalan, sebelum akhirnya sampai kepada konsumen.

Dengan adanya perubahan ini, diharapkan tidak ada lagi penyaluran subsidi yang tidak sesuai dengan tujuan awal. Selain itu, sistem yang lebih terstruktur juga akan membantu mengurangi potensi penyalahgunaan atau penyimpangan dalam distribusi LPG subsidi.

Tantangan dan Dampak yang Muncul

Meski regulasi ini diharapkan memberikan manfaat besar, ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah kesiapan para pelaku usaha, seperti agen dan pangkalan, dalam mengadaptasi sistem baru. Selain itu, masyarakat juga perlu diberikan edukasi agar memahami aturan baru ini dan tidak merasa terganggu dalam akses ke LPG subsidi.

Terkait hal ini, Laode menegaskan bahwa pemerintah akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan implementasi aturan baru ini. Diharapkan, regulasi ini dapat menjadi langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan keadilan dalam distribusi subsidi LPG 3 kg. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Genoa ,Cagliari, Zona Bawah Serie A

    Strategi dan Tekanan dalam Laga Kritis Genoa vs Cagliari di Zona Bawah Serie A

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Genoa dan Cagliari di Serie A tidak hanya menjadi pertandingan biasa, tetapi juga menjadi pertarungan penting bagi kedua tim yang berada di zona degradasi. Kedua kubu memiliki motivasi kuat untuk meraih poin yang bisa membantu mereka menjauhi ancaman turun kasta. Dengan jarak poin yang sangat tipis, setiap hasil akan berdampak besar terhadap […]

  • Polres Gresik Bongkar Jaringan Sabu Lintas Kota, Tiga Tersangka Pengedar Diamankan

    Polres Gresik Bongkar Jaringan Sabu Lintas Kota, Tiga Tersangka Pengedar Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik Polda Jatim berhasil membongkar jaringan peredaran sabu lintas kota. Dalam pengungkapan tersebut, Polisi meringkus Tiga terduga pengedar asal Surabaya dalam operasi yang digelar pada Minggu malam (4/1/2026) pekan lalu. Selain itu Polisi juga menyita barang bukti sabu dengan berat lebih dari 7,9 gram, serta uang tunai jutaan […]

  • Rendy Varera, Medali Perak Pertama Indonesia di SEA Games 2025

    Rendy Varera, Medali Perak Pertama Indonesia di SEA Games 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada ajang olahraga bergengsi SEA Games 2025, Indonesia berhasil meraih medali pertama melalui cabang olahraga balap sepeda. Atlet yang berhasil menyumbangkan medali perak adalah Rendy Varera, yang tampil dalam nomor Men’s Mountain Bike (MTB) Downhill putra. Kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi Tim Indonesia di ajang tersebut. Hasil Kompetisi dan Performa Atlet Rendy […]

  • Keunikan dan Daya Tarik Kota Yogyakarta, Bali, dan Surakarta, Membangun Kota Ramah Wisatawan

    Keunikan dan Daya Tarik Kota Yogyakarta, Bali, dan Surakarta, Membangun Kota Ramah Wisatawan

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 255
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Membangun kota yang ramah wisatawan bukan sekadar menyediakan tempat wisata menarik, melainkan menciptakan pengalaman berkesan bagi setiap pengunjung. Keberhasilannya terletak pada pendekatan terpadu yang memperhatikan tiga pilar utama: infrastruktur, pelayanan, dan promosi. Infrastruktur yang memadai menjadi fondasi. Bayangkan jalanan yang mulus, transportasi umum yang mudah diakses, dan fasilitas publik yang bersih dan terawat. […]

  • Muswil VI Ormas Oi Jatim: Strategi Revolusioner Implementasi S.O.P.A.N untuk Masa Depan!

    Muswil VI Ormas Oi Jatim: Strategi Revolusioner Implementasi S.O.P.A.N untuk Masa Depan!

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 301
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Muswil VI Ormas Oi Jatim, Badan Pengurus Wilayah Organisasi Masyarakat (Ormas) Oi Jawa Timur akan menggelar Musyawarah Wilayah VI pada 21-22 September 2024 di Gedung Sasana Wiyata Praja, Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Jl. Balongsari Tama, Gadel, Kec. Tandes, Surabaya, Jawa Timur. Dengan tema “Manifesto Life Skill dalam Implementasi S.O.P.A.N (Seni, […]

  • Gunung Semeru erupsi lagi Jumat sore, tinggi letusan 900 meter di atas puncak

    Gunung Semeru erupsi lagi Jumat sore, tinggi letusan 900 meter di atas puncak

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gunung Semeru erupsi lagi, Jumat (26/12) sore. Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, itu erupsi dengan tinggi letusan hingga 900 meter di atas puncak. “Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Jumat, 26 Desember 2025 pukul 15.27 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak […]

expand_less