Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Persiapan Spiritual dan Fisik dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Mandi Wajib Sebelum Puasa

Persiapan Spiritual dan Fisik dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Mandi Wajib Sebelum Puasa

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Mandi wajib menjelang bulan suci Ramadhan sering menjadi topik perbincangan di kalangan umat Muslim. Tradisi mandi atau keramas pada malam terakhir bulan Syaban masih dilakukan oleh sebagian masyarakat, bahkan ada yang menganggapnya sebagai syarat sah berpuasa. Namun, dari perspektif fikih Islam, mandi wajib sebelum puasa tidak wajib kecuali seseorang dalam kondisi hadas besar.

Dalam kajian fikih, tidak ada dalil spesifik yang menyatakan bahwa mandi tertentu diperlukan untuk menyambut awal Ramadhan. Oleh karena itu, puasa tetap sah meskipun seseorang tidak melakukan mandi khusus pada malam pertama Ramadhan, selama ia tidak dalam keadaan junub atau hadas besar.

Hukum Mandi Menyambut Ramadhan

Meski tidak wajib, sebagian ulama memandang mandi pada malam Ramadhan sebagai amalan yang dianjurkan atau sunnah. Dalam kitab I’anatut Thalibin, Sayyid Abu Bakar Syatha’ menjelaskan bahwa umat Islam disunnahkan untuk mandi setiap malam sepanjang bulan Ramadhan. Tujuannya adalah menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh agar lebih siap menjalankan ibadah seperti salat Tarawih dan lainnya.

Selain itu, dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81) disebutkan bahwa mandi pada malam Ramadhan dapat bernilai sunnah sebagai bentuk penyucian diri, baik secara lahir maupun batin. Dengan demikian, mandi sebelum puasa Ramadhan bisa bernilai sunnah jika diniatkan sebagai bentuk persiapan ibadah, bukan sebagai kewajiban syariat.

Niat Mandi Sunnah Menyambut Ramadhan

Niat mandi sunnah menyambut Ramadhan adalah:

“Nawaitu ada’al ghuslil masnuuni lii fii hadzihil lailati min ramadhaana lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:
“Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

Niat tersebut dibaca dalam hati bersamaan saat pertama kali membasuhkan air ke tubuh.

Kapan Mandi Menjadi Wajib?

Mandi menjadi wajib apabila seseorang berada dalam keadaan hadas besar atau junub. Beberapa kondisi yang mewajibkan mandi antara lain:

  • Berhubungan suami istri (jimak).
  • Keluar mani.
  • Selesai haid.
  • Selesai nifas.
  • Melahirkan (wiladah).

Allah SWT berfirman dalam QS An-Nisa ayat 43 yang memerintahkan umat Islam untuk bersuci dari keadaan junub sebelum beribadah. Dalam praktiknya, jika seseorang memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub tetapi telah berniat puasa, puasanya tetap sah. Namun, ia wajib segera mandi untuk melaksanakan salat Subuh.

Niat dan Tata Cara Mandi Wajib

Bagi seseorang yang berada dalam keadaan hadas besar, berikut niat mandi wajib yang umum dibaca:

Niat mandi wajib:
“Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbar lillahi ta’aalaa.”
Artinya:
“Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta’ala.”

Niat mandi junub:
“Nawaitul-ghusla lirafil hadatsil-akbari minal-jinaabati fardlan lillaahi ta’aalaa.”
Artinya:
“Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Adapun tata cara mandi wajib sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, antara lain:

  • Membaca niat sesuai tujuan mandi.
  • Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali.
  • Membersihkan kemaluan dan bagian tubuh yang terkena najis.
  • Berwudhu seperti hendak salat.
  • Mengguyurkan air ke kepala tiga kali sambil menyela pangkal rambut.
  • Mengguyurkan air ke seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu kiri.
  • Memastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat, termasuk lipatan kulit.

Setelah mandi wajib, dianjurkan membaca doa:

“Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina.”

Artinya:
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa dan Muhammad adalah hamba serta utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan mensucikan diri.”

Tradisi Keramas Jelang Ramadhan dalam Perspektif Islam

Tradisi mandi atau keramas menjelang Ramadhan yang berkembang di masyarakat pada dasarnya diperbolehkan selama tidak diyakini sebagai kewajiban agama. Praktik tersebut dapat dipandang sebagai bentuk persiapan diri menyambut bulan suci, baik secara fisik maupun spiritual.

Dalam perspektif fikih, mandi wajib sebelum puasa Ramadhan hanya diwajibkan bagi mereka yang berada dalam kondisi hadas besar. Sementara mandi untuk menyambut Ramadhan hukumnya sunnah menurut sebagian ulama dan bukan syarat sah puasa.

Dengan demikian, baik yang melaksanakan mandi sunnah maupun yang tidak melakukannya, keduanya tetap sah dalam Islam selama memenuhi syarat dan rukun puasa yang ditetapkan syariat.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi dan Tantangan di Piala FA Putaran Keempat

    Strategi dan Tantangan di Piala FA Putaran Keempat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 17
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Putaran keempat Piala FA musim ini menawarkan pertandingan-pertandingan yang penuh tantangan bagi berbagai klub. Dari Liverpool hingga Newcastle, banyak tim yang harus memilih prioritas antara kompetisi liga dan Piala FA. Ini menjadi momen penting untuk menentukan arah musim mereka. Pertandingan Kunci: Aston Villa vs Newcastle Pertandingan antara Aston Villa dan Newcastle menjadi salah satu […]

  • Jawa Timur Dominasi Festival KIM 2024, Raih Penghargaan Bergengsi

    Jawa Timur Dominasi Festival KIM 2024, Raih Penghargaan Bergengsi

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Provinsi Jawa Timur kembali membuktikan keunggulannya dalam bidang informasi dan komunikasi publik dengan meraih prestasi gemilang di Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2024. Acara yang berlangsung di Anjungan City of Makassar, Pantai Losari, Makassar, dari tanggal 9 hingga 11 Agustus 2024 ini menjadi saksi dominasi Jawa Timur dalam hal partisipasi dan prestasi. Data […]

  • Ucapan Inara Rusli Soal Suami Mapan yang Disangka Insanul Fahmi

    Ucapan Inara Rusli Soal Suami Mapan yang Disangka Insanul Fahmi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laporan selebgram Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025 menjadi awal munculnya isu perselingkuhan antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Wardatina menuduh Inara memiliki hubungan terlarang dengan suaminya. Banyak orang tidak menyangka, situasi semacam ini kembali muncul dalam kehidupan Inara yang baru saja pulih dari masa sulit. Masih terasa hebohnya laporan […]

  • Penebaran Benih Ikan

    Penebaran Benih Ikan untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 152
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG – Kegiatan penebaran benih ikan tombro kembali dilakukan oleh Polres Tulungagung. Kali ini, sebanyak 5.000 ekor bibit ikan ditebar di aliran Sungai Parit Agung, Desa Gesikan, Kecamatan Pakel. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis sore (23/10/2025) sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan hidup. Inisiatif Kapolres untuk Mendorong Kesadaran Lingkungan Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi […]

  • Panglima TNI Tambah 4 Batalyon untuk Percepat Pemulihan Bencana

    Panglima TNI Tambah 4 Batalyon untuk Percepat Pemulihan Bencana

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Panglima Tentara Nasional Indonesia(Jawaban TNI) Jenderal Agus Subiyanto menambah empat batalion guna mempercepat proses pemulihan wilayah yang terkena dampak bencana di Sumatera. Pasukan tersebut terdiri dari tiga batalion Zeni dan satu batalion Teritorial Pembangunan yang fokus pada pemulihan infrastruktur serta kebutuhan pokok masyarakat. Batalion tersebut, katanya, akan berkontribusi dalam pembangunan jembatan darurat Bailey, […]

  • Perahu dan Sampan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan Bali Bersolek untuk Acara Petik Laut

    Perahu dan Sampan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan Bali Bersolek untuk Acara Petik Laut

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Diagram Kota Denpasar – Di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, sejumlah perahu dan sampan fiber telah dihiasi dengan umbul-umbul dan bendera merah putih untuk acara petik laut atau sedekah laut. Acara petik laut ini merupakan upacara yang rutin dilakukan oleh nelayan Desa Pengambengan pada bulan Muharam sebagai ungkapan syukur atas hasil laut. […]

expand_less