Persebaya Surabaya Gagal Raih Poin Penuh Usai Dihentikan Dewa United
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya gagal meraih poin penuh dalam laga pekan ke-19 Super League 2025-2026 setelah ditahan imbang oleh tamunya, Dewa United, dengan skor akhir 1-1. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (1/2/2026) pukul 19.00 WIB, menjadi momen penting bagi kedua tim dalam perburuan posisi klasemen.
Kondisi Lapangan dan Strategi Tim
Pertandingan dimulai dengan tekanan kuat dari Dewa United, yang tampil agresif sejak menit awal. Mereka menggunakan strategi penguasaan bola yang khas pelatih Jan Olde Riekerink, membuat Persebaya kesulitan mengembangkan permainan. Meski begitu, tuan rumah berhasil keluar dari tekanan pada menit ke-12, ketika kemelut terjadi di depan gawang Dewa United.
Persebaya sukses mencetak gol pembuka pada menit ke-23. Francisco Rivera, gelandang Persebaya, berhasil menyambar umpan matang Arief Catur Pamungkas. Rivera berdiri bebas tanpa pengawasan, sehingga bisa dengan mudah meneruskan bola ke gawang Dewa United. Gol ini memberi keunggulan sementara 1-0 untuk Persebaya.
Respons Dewa United dan Kartu Merah
Dewa United tidak tinggal diam. Mereka terus menekan hingga menemukan celah untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-30. Kafiatur Rizki menjebol gawang Ernando Ari lewat tendangan kaki kiri nan akurat usai menerima assist Theo Numberi. Pemain ini berhasil melewati penjagaan bek Persebaya, sehingga mencatatkan gol penyama kedudukan.
Namun, situasi memburuk bagi Dewa United ketika Nick Kuipers mendapat kartu merah pada menit ke-39. Keputusan ini mengubah dinamika pertandingan, karena mereka harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Situasi Berubah dan Penalti yang Dianulir
Meskipun tertinggal, Persebaya terus berusaha mempertahankan keunggulan. Pada babak kedua, beberapa peluang emas tercipta, termasuk satu gol yang sempat dicatatkan oleh Mihailo Perovic. Namun, wasit memutuskan untuk mengulang gol tersebut setelah melalui tinjauan VAR. Keputusan ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan suporter.
Persebaya akhirnya gagal memperbaiki keunggulan mereka, sementara Dewa United tetap bertahan dengan skor 1-1. Hasil ini menempatkan Persebaya di peringkat kelima klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan perolehan 32 poin. Sementara itu, Dewa United masih tertahan di posisi ke-10 dengan 24 poin.
Reaksi dan Evaluasi
Kegagalan meraih poin penuh tentu menjadi evaluasi bagi pelatih Persebaya. Beberapa pemain mengakui bahwa mereka kesulitan menghadapi tekanan intens dari Dewa United. “Kami harus lebih waspada terhadap serangan lawan, terutama dalam situasi penguasaan bola,” ujar salah satu pemain.
Di sisi lain, pelatih Dewa United mengapresiasi performa timnya, terutama dalam menghadapi situasi sulit setelah kehilangan satu pemain. “Kami bangga dengan semangat dan kerja sama tim. Ini adalah hasil yang sangat penting untuk kami,” tambahnya.***

>

Saat ini belum ada komentar