Menteri Hanif Evaluasi Kualitas Pengelolaan Sampah di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sampah liar surabaya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan inspeksi mendadak terhadap kondisi kebersihan di beberapa titik di Kota Surabaya. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memverifikasi penilaian penghargaan Adipura yang diberikan kepada kota tersebut dalam bidang tata kelola sampah nasional. Meski Surabaya dinilai sebagai salah satu kota dengan pengelolaan sampah terbaik di Indonesia, hasil sidak menunjukkan adanya masalah yang perlu segera diperbaiki.
Temuan di Kawasan Pinggiran Kota
Selama sidak, Menteri Hanif mengunjungi berbagai lokasi seperti ruas jalan protokol, Kampung Pancasila RW 7 Kelurahan Wonokromo, serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) Sumberrejo di Kecamatan Pakal. Ia menyatakan bahwa penanganan sampah di pusat kota dan jalur-jalur utama sudah cukup baik. Namun, kondisi berbeda ditemukan di wilayah pinggiran kota.
“Di sungai masih ada masalah, banyak sampah yang menumpuk. Selain itu, sepanjang jalan juga masih banyak TPS liar yang mungkin merupakan lapak-lapak pengumpul sampah,” ujar Hanif.
Peninjauan Langsung untuk Verifikasi Adipura
Penghargaan Adipura diberikan kepada kota-kota yang memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik. Surabaya termasuk salah satu dari tiga kota dengan nilai tertinggi. Namun, hasil sidak langsung ini akan menjadi bahan evaluasi serius. Pihaknya akan melakukan kalibrasi ulang terhadap nilai tinggi yang sebelumnya diberikan oleh tim penilai Adipura.
“Surabaya ini termasuk satu dari tiga kota yang nilainya paling tinggi. Jadi untuk melihat langsung maka saya perlu turun, karena ini penghargaan baru pertama akan diberikan (di era kabinet ini). Tentu nilai tinggi yang dilakukan oleh tim akan kita kalibrasi kembali,” tegas Hanif.
Solusi untuk Masalah TPS Liar
Menyikapi maraknya TPS liar dan pengepul sampah yang tidak berizin, Menteri Lingkungan Hidup meminta pemerintah daerah setempat untuk segera melakukan penertiban. Solusi yang ditawarkan bisa melalui skema penegakan hukum yang tegas atau penyediaan fasilitas pengolahan sampah yang legal dan memadai agar masalah tidak berlarut-larut.
Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah
Selain tindakan dari pemerintah, partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menteri Hanif menekankan perlunya kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menggunakan fasilitas pengolahan sampah yang tersedia.
Tantangan dalam Pengelolaan Sampah
Meskipun Surabaya telah mencapai predikat kota dengan pengelolaan sampah terbaik, tantangan tetap ada. Masalah sampah yang menumpuk di sungai dan TPS liar menunjukkan bahwa masih ada celah yang perlu diperbaiki. Dengan evaluasi yang lebih ketat dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, harapan besar diarahkan agar kota ini dapat mempertahankan statusnya sebagai contoh terbaik dalam pengelolaan sampah.***

>
>
>
Saat ini belum ada komentar