Persebaya Surabaya Menghadapi Tantangan Berat di Januari 2026, Era Baru Bernardo Tavers Dimulai
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jum, 2 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya memasuki bulan Januari 2026 dengan tantangan yang sangat berat. Meski hanya menjalani tiga pertandingan, setiap laga menuntut performa maksimal dan konsistensi tinggi dari seluruh pemain. Jadwal ini menjadi awal dari era baru yang dipimpin oleh pelatih anyar, Bernardo Tavares.
Laga Kandang dan Tandang yang Menentukan
Januari 2026 akan menjadi bulan yang penuh tekanan bagi Persebaya Surabaya. Tim akan menjalani dua pertandingan tandang dan satu laga kandang. Setiap pertandingan tersebut memiliki bobot penting, baik secara teknis maupun psikologis. Tekanan terasa lebih besar karena peralihan kepemimpinan di ruang ganti. Pelatih anyar, Bernardo Tavares, akan segera mengambil alih tim setelah laga pembuka.
Sebelumnya, Persebaya Surabaya masih dipimpin oleh caretaker Uston Nawawi. Ia tetap mendampingi tim hingga pertandingan melawan Madura United yang menjadi laga pembuka di Januari 2026. Ini menjadi momen penting untuk membuktikan kesiapan skuad sebelum era baru dimulai.
Derbi Suramadu: Laga yang Penuh Gengsi
Laga pertama Persebaya Surabaya di Januari 2026 akan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Pertandingan ini adalah derbi Suramadu yang selalu penuh dengan tensi tinggi. Harga diri, rivalitas wilayah, dan tekanan suporter menjadi faktor utama dalam laga ini.
Kick off dijadwalkan pukul 19.00 WIB, waktu yang ideal untuk duel sarat gengsi. Hasil di Pamekasan akan menjadi tolok ukur awal kesiapan skuad menghadapi jadwal padat berikutnya. Kemenangan menjadi target mutlak untuk menjaga kepercayaan diri sebelum era baru benar-benar dimulai.
Laga Kandang di Stadion Gelora Bung Tomo
Setelah laga tandang, Persebaya Surabaya kembali ke rumah sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Laga kandang ini akan mempertemukan Green Force dengan Malut United pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kick off dijadwalkan pukul 15.30 WIB, memberi kesempatan suporter memenuhi stadion kebanggaan Surabaya.
Dukungan Bonek dan Bonita diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain. Pertandingan melawan Malut United dipandang sebagai momentum penting mengamankan poin penuh di kandang. Kegagalan menang di laga ini bisa memperbesar tekanan jelang pertandingan tandang berikutnya.
Persiapan untuk Era Baru Bernardo Tavares
Selepas laga kandang tersebut, sorotan publik mulai tertuju pada kehadiran Bernardo Tavares. Pelatih anyar Persebaya Surabaya itu dijadwalkan datang dan mulai menangani tim pada awal Januari 2026. Kehadirannya membawa ekspektasi besar akan perubahan gaya bermain Persebaya Surabaya.
Disiplin taktik, intensitas permainan, dan karakter tim menjadi kata kunci yang ditunggu publik Surabaya. Namun, waktu adaptasi yang singkat membuat setiap laga di Januari terasa krusial. Setiap poin yang hilang bisa berdampak langsung pada stabilitas awal era kepelatihan baru.
Laga Akhir Januari: Menghadapi PSIM Yogyakarta
Setelah jeda cukup panjang, Persebaya Surabaya kembali melakoni laga tandang pada akhir Januari. Green Force dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada Minggu, 25 Januari 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, dengan kick off pukul 15.30 WIB.
Bermain di kandang PSIM Yogyakarta bukan perkara mudah bagi tim tamu. Atmosfer stadion dan motivasi tuan rumah menuntut Persebaya Surabaya tampil disiplin sepanjang pertandingan. Laga ini menjadi ujian terakhir Persebaya Surabaya di Januari yang menentukan ritme kompetisi selanjutnya.
Target Sapu Bersih Laga
Rangkaian tiga laga ini membuat Januari disebut sebagai bulan berat bagi Persebaya Surabaya. Meski jumlah pertandingan terbatas, tingkat kesulitannya sangat tinggi dan berisiko. Target sapu bersih laga pun mencuat sebagai tuntutan realistis sekaligus ambisius.
Hasil maksimal dibutuhkan agar era Bernardo Tavares dimulai dengan kepercayaan penuh dari pemain dan suporter. Persebaya Surabaya memasuki Januari dengan harapan baru, tetapi juga beban besar di pundak seluruh elemen tim. Konsistensi, fokus, dan mental juara menjadi kunci melewati fase awal era baru ini.
Jika mampu melewati Januari dengan hasil sempurna, fondasi Persebaya Surabaya untuk kompetisi selanjutnya akan terbentuk kuat. Sebaliknya, kegagalan meraih poin maksimal bisa membuat langkah awal era Bernardo Tavares terasa berat sejak dini. ***





Saat ini belum ada komentar