Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Persebaya Surabaya: Kekuatan Tapi Disiplin yang Mengkhawatirkan

Persebaya Surabaya: Kekuatan Tapi Disiplin yang Mengkhawatirkan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu tim terkuat di Super League 2025/2026, kini menghadapi tantangan baru. Tim asuhan Bernardo Tavares ini mencatatkan rekor jumlah kartu merah yang cukup tinggi, menjadi nomor dua terbanyak di kompetisi tersebut. Angka ini menjadi alarm bagi pelatih asal Portugal tersebut.

Dalam 17 pertandingan putaran pertama, Persebaya Surabaya telah menerima total enam kartu merah. Rata-rata 0,35 kartu merah per laga. Angka ini hanya kalah dari Persijap Jepara, yang memimpin daftar tim dengan catatan disiplin terburuk. Meski begitu, keberhasilan Persebaya dalam menjaga posisi di papan atas klasemen sementara membuat situasi ini semakin menarik perhatian.

Table of Contents

Rekor Kartu Merah dan Pemain Kunci

Sementara performa tim masih stabil, situasi ini menunjukkan adanya masalah disiplin yang harus segera diatasi. Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Francisco Rivera, playmaker asal Meksiko. Ia menjadi poros serangan Persebaya dengan torehan empat gol dan lima assist dalam 13 pertandingan. Namun, produktivitasnya juga disertai dengan dua kartu merah, yang membuatnya masuk lima besar pemain dengan jumlah kartu merah terbanyak di putaran pertama.

Rivera tidak sendirian dalam hal ini. Ada beberapa pemain lain yang juga memiliki catatan disiplin yang sama, seperti Julian Guevara dari Arema FC, Sho Yamamoto dari Persis Solo, dan Luciano Guaycochea dari Persib Bandung. Bahkan Yann Motta dari Arema FC, yang hanya menerima satu kartu merah dalam lima pertandingan, juga menjadi perhatian karena kontribusinya dalam pertandingan.

Pengaruh Terhadap Strategi Pelatih

Kondisi ini memberikan tantangan tersendiri bagi Bernardo Tavares. Sebagai pelatih, ia harus menyeimbangkan antara mempertahankan performa kreatif dan dinamis tim dengan meningkatkan disiplin para pemain. Rivera, yang merupakan tulang punggung serangan, harus bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan di lapangan agar tidak terjebak dalam situasi yang bisa merugikan tim.

Tidak hanya itu, peran Rivera sebagai pengatur tempo permainan juga sangat penting. Dengan dua kartu merah yang ia terima, ada risiko bahwa ia akan absen dalam beberapa pertandingan mendatang, yang bisa memengaruhi strategi dan hasil Persebaya Surabaya di putaran kedua.

Tantangan di Putaran Kedua

Putaran kedua Super League 2025/2026 akan menjadi ujian berat bagi Persebaya Surabaya. Tim ini memiliki potensi untuk bersaing di papan atas, tetapi catatan disiplin yang tinggi bisa menjadi hambatan. Selain itu, perubahan formasi dan pemain yang mungkin terjadi juga bisa memengaruhi dinamika tim.

Bernardo Tavares perlu segera menemukan solusi untuk mengurangi jumlah kartu merah yang diterima oleh pemain. Ini bukan hanya tentang memperbaiki disiplin, tetapi juga tentang memastikan bahwa Persebaya Surabaya tetap bisa bersaing di level tertinggi tanpa mengorbankan kualitas permainan.

Kesimpulan

Persebaya Surabaya memang memiliki potensi besar untuk sukses di Super League 2025/2026. Namun, catatan disiplin yang tinggi menjadi isu serius yang harus segera diatasi. Dengan adanya pemain kunci seperti Francisco Rivera yang memiliki kontribusi signifikan, tetapi juga memiliki risiko disiplin, pelatih dan manajemen perlu segera bertindak. Hanya dengan keseimbangan yang tepat antara performa dan disiplin, Persebaya Surabaya bisa memenuhi ekspektasi dan menjadi juara di musim ini.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bhabinkamtibmas Desa Sadang Dukung Ketahanan Pangan Polresta Sidoarjo, Bantu Petani Serai dan Jeruk

    Bhabinkamtibmas Desa Sadang Dukung Ketahanan Pangan Polresta Sidoarjo, Bantu Petani Serai dan Jeruk

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim, Bhabinkamtibmas Desa Sadang Polsek Taman, Aiptu Jamal, turun langsung membantu para petani serai dan jeruk di Desa Sadang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program “Polisi Cinta Petani” yang bertujuan memperkuat sinergi antara aparat kepolisian […]

  • KPK Kembali Tunjukkan Komitmennya, Lakukan OTT di Kalimantan Selatan

    KPK Kembali Tunjukkan Komitmennya, Lakukan OTT di Kalimantan Selatan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kalimantan Selatan. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat dan kalangan pemerintah setempat, mengingat Kalsel sering kali menjadi tempat berlangsungnya dugaan praktik korupsi yang merugikan negara. Proses OTT yang Dilakukan oleh KPK Menurut informasi yang didapat, […]

  • Polrestabes Surabaya dan Ratusan Ojol Doa Bersama: Harmoni untuk Alm Affan Kurniawan

    Polrestabes Surabaya dan Ratusan Ojol Doa Bersama: Harmoni untuk Alm Affan Kurniawan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polrestabes Surabaya Polda Jatim bersama lebih kurang 500 pengemudi Ojek Online (Ojol) menggelar doa bersama di halaman Lapangan A Mapolrestabes Surabaya, Senin (1/9/2025). Suasana keakraban Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan dengan para driver Ojol tampak pada kegiatan doa bersama untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan. Kapolrestabes Surabaya mengungkapkan, doa bersama bukan hanya bentuk […]

  • Momen Mengharukan di Hari Pertama Sekolah: Para Ayah di Sidoarjo Turut Antar Anak TPG Jadwal Sekolah Selama Bulan Ramadan 2026

    Penggabungan Lima SD di Kabupaten Blitar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 148
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengambil langkah strategis dalam pengelolaan pendidikan dengan melakukan regrouping terhadap lima lembaga Sekolah Dasar (SD). Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap penurunan jumlah siswa yang terus-menerus terjadi setiap tahun. Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar menjelaskan bahwa alasan utama penggabungan adalah untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan memastikan kualitas layanan pendidikan tetap optimal. […]

  • Dana Rp 174 Juta untuk Perbaikan Rumah Rusak Akibat Bencana di Kabupaten Malang

    Dana Rp 174 Juta untuk Perbaikan Rumah Rusak Akibat Bencana di Kabupaten Malang

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bantuan dana sebesar Rp 174 juta telah diajukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang ke Pemprov Jawa Timur. Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki 148 rumah yang rusak akibat bencana alam, khususnya angin puting beliung. Proses pengajuan berkas fisik dilakukan setelah perhitungan kerusakan memakan waktu cukup lama. Kondisi Kerusakan dan Penggunaan Dana […]

  • Sofi Indriasari, DPRD Bondowoso ,Fraksi PDI Perjuangan

    Peluang Usaha di Tengah Ketidakpastian: Kisah Sofi yang Berani Terjun ke Peternakan Sapi

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Saat banyak pelaku usaha terpuruk akibat dampak pandemi, ada yang justru menemukan jalan baru. Salah satunya adalah Sofi Indriasari, anggota DPRD Bondowoso dari Fraksi PDI Perjuangan. Di tengah ketidakpastian ekonomi, ia memilih untuk mengambil risiko dengan memasuki dunia peternakan sapi kontes. Keputusan ini berawal dari tawaran seorang teman, yang membuatnya membeli seekor sapi limosin […]

expand_less