DPRD Apresiasi Sinergi Antara PPDI Jatim dan Sektor Keuangan untuk Kesejahteraan Masyarakat
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM –Â Kolaborasi antara organisasi perangkat desa dan lembaga keuangan menjadi salah satu fokus utama dalam upaya memperkuat pelayanan publik di tingkat daerah. Hal ini terlihat dari penyelenggaraan Rapat Koordinasi Daerah Provinsi (Rakordaprov) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Jawa Timur yang diadakan di Kabupaten Tuban. Acara ini tidak hanya menjadi momen penting untuk konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendorong sinergi lintas sektor.
Momentum Penting untuk Penguatan Kelembagaan
Rakordaprov PPDI Jatim dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan, termasuk pejabat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Wakil Ketua IV DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni, serta jajaran pimpinan Bank Jatim. Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PPDI Jatim dan Bank Jatim, yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota PPDI.
Sri Wahyuni menilai bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kesejahteraan perangkat desa. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan untuk mendukung pembangunan daerah yang inklusif.
Peran Perangkat Desa dalam Pelayanan Publik
Perangkat desa dianggap sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan kesejahteraan mereka menjadi prioritas. Melalui MoU dengan Bank Jatim, PPDI Jatim berharap bisa memberikan akses layanan keuangan yang lebih luas kepada anggotanya.
Ketua PPDI Jawa Timur, Sutoyo M. Muslih, menjelaskan bahwa MoU ini bukan hanya kerja sama formal, tetapi juga upaya bersama untuk memperkuat kesejahteraan perangkat desa. Ia berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang finansial dan perlindungan ekonomi bagi para perangkat desa.
Refleksi Spiritual dalam Isra’ Mi’raj
Selain agenda kerja sama, Rakordaprov PPDI Jatim juga dilengkapi dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Acara ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh elemen, khususnya perangkat desa, untuk memperkuat nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah pelayanan publik.
Sri Wahyuni menyampaikan bahwa nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj harus menjadi landasan moral dalam bekerja. Ia berharap penguatan spiritualitas ini dapat berjalan seiring dengan penguatan kelembagaan dan kesejahteraan perangkat desa.
Visi Masa Depan untuk Pembangunan Inklusif
PPDI Jatim memiliki visi untuk memperkuat peran perangkat desa dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui forum ini, organisasi berharap bisa menciptakan keseimbangan antara nilai moral dan profesionalisme dalam pelayanan publik.
Dengan keseimbangan tersebut, perangkat desa dinilai mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Semoga kerja sama antara PPDI Jatim dan Bank Jatim dapat berjalan optimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.***

>

Saat ini belum ada komentar