Cuaca Ekstrem Mengguncang Probolinggo, Banyak Pohon Tumbang dan Rumah Rusak
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan. Kejadian ini terjadi pada Jumat (16/1/2026), ketika hujan deras disertai angin kencang atau puting beliung menghancurkan sejumlah pohon dan merusak puluhan bangunan rumah warga.
Dampak Kerusakan di Dua Wilayah Berbeda
Menurut data resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, peristiwa cuaca ekstrem ini terjadi mulai pukul 13.21 WIB. Kerusakan terdeteksi di dua lokasi berbeda yaitu Dusun Kolla, Desa Leces, dan Dusun Klampokan, Desa Sumber Kedawung.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Syarif, menyampaikan bahwa sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat tumbangnya pohon akibat angin kencang.
Rumah yang Terdampak
Beberapa rumah yang terkena dampak bencana antara lain:
- Rumah Bapak Rasad dan Bapak Moch Toha Yasin, yang mengalami kerusakan pada bagian teras dan dapur.
- Rumah Ibu Misri, yang mengalami kerusakan di bagian teras.
- Rumah Bapak Imbron, yang terdampak pada bagian ruang tamu.
Oemar menjelaskan bahwa pihak BPBD Kabupaten Probolinggo bersama dengan pihak terkait lainnya telah melakukan pengecekan lokasi dan memberikan bantuan awal kepada korban yang terdampak akibat puting beliung tersebut.
Proses Penanganan Bencana
Sejak kejadian, tim BPBD dan pihak berwenang lainnya terus bekerja untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi. Mereka juga melakukan pembersihan area yang rusak dan menilai kerusakan secara lebih detail.
Meski kerusakan yang terjadi tidak terlalu parah, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem. Selain itu, hal ini juga menunjukkan betapa pentingnya koordinasi antara instansi terkait dan masyarakat dalam menangani bencana alam.
Peran Masyarakat dalam Mitigasi Bencana
Selain upaya pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana, peran masyarakat juga sangat penting dalam mitigasi bencana. Masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap kondisi cuaca dan siap mengambil langkah-langkah pencegahan jika diperlukan.
Dalam situasi seperti ini, penting bagi warga untuk saling membantu dan berkoordinasi dengan pihak berwenang agar proses pemulihan bisa berjalan lebih cepat dan efisien.
Kesimpulan
Peristiwa cuaca ekstrem yang terjadi di Probolinggo menunjukkan betapa rentannya daerah-daerah tertentu terhadap ancaman alam. Meskipun kerusakan yang terjadi masih dalam skala kecil, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapan dan kesadaran akan risiko bencana alam.***





Saat ini belum ada komentar