Bantuan Sosial untuk Wilayah Terdampak Bencana dari Kabupaten Jombang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Bantuan sosial yang diberikan oleh masyarakat Kabupaten Jombang terus bergerak untuk membantu wilayah yang terdampak bencana. Salah satu inisiatif terbaru adalah keberangkatan tim Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) yang dipimpin oleh Muhammad Malik Ibrahim dan Muhammad Lutfan Efendi. Mereka akan menyalurkan bantuan kepada warga di Aceh dan Sumatra yang mengalami kesulitan akibat bencana alam.
Acara pelepasan tim ini dilakukan oleh Bupati Jombang Warsubi, yang secara resmi melepaskan perwakilan Baznas pada Selasa (6/1/2026). Acara berlangsung di Ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang. Pemkab Jombang mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan donasi, yang mencerminkan rasa kepedulian tinggi terhadap sesama.
Donasi yang Terkumpul dari Berbagai Elemen Masyarakat
Total dana yang berhasil dikumpulkan melalui Baznas Jombang mencapai Rp964.671.122. Dana tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk donasi individu, komunitas, perusahaan, dan satuan pendidikan mulai dari SD hingga SMA di seluruh Kabupaten Jombang. Dalam acara pelepasan, perwakilan Kecamatan Bandarkedungmulyo juga turut serta menyerahkan donasi sebesar Rp144.239.000. Uang tersebut dihimpun dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga desa setempat.
Dengan penggabungan dana tersebut, total bantuan masyarakat Jombang yang siap disalurkan mencapai lebih dari Rp1,1 miliar. Dana ini akan digunakan untuk membantu pemulihan wilayah yang terdampak bencana, baik dalam bentuk logistik maupun dukungan infrastruktur.
Peran Pemerintah dalam Memastikan Penyaluran yang Transparan
Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi kepada Baznas dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini. Ia menekankan bahwa penyaluran bantuan harus dilakukan secara langsung agar dana yang terkumpul dapat sampai tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi korban bencana.
“Mengingat bantuan ini merupakan amanah dan dana umat, besar harapan saya agar dapat segera disalurkan agar memberikan manfaat,” ujar Bupati Warsubi dalam sambutannya. Ia juga menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyaluran bantuan agar masyarakat merasa yakin bahwa sumbangan mereka digunakan dengan baik.
Sinergi Antara Pemerintah, Lembaga Zakat, dan Masyarakat
Acara pelepasan tim juga dihadiri oleh Wakil Bupati Jombang Salmanudin, Asisten Pemerintahan dan Kesra Purwanto, serta para kepala OPD terkait. Ketua Baznas Jombang Veri Rifdian Virdani juga hadir bersama pengurus lainnya yang mendampingi tim yang akan berangkat.
Keberangkatan tim ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam menjalankan aksi kemanusiaan yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi ini, diharapkan bantuan bisa terus diberikan secara efektif dan berdampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepercayaan dan Komitmen Masyarakat Jombang
Donasi yang diberikan oleh masyarakat Jombang mencerminkan kepercayaan mereka terhadap lembaga zakat dan sistem penyaluran yang terorganisir. Dengan partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat, dana yang terkumpul tidak hanya jumlahnya yang besar, tetapi juga mencerminkan semangat gotong-royong dan kepedulian sosial yang kuat.
Bupati Jombang juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memastikan bahwa semua bantuan yang disalurkan sesuai dengan prinsip keadilan dan keberlanjutan. Hal ini bertujuan agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar