Inisiatif Pendidikan Berkelanjutan di Bangkalan, Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana Targetkan 189 Desa
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 26 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, tengah mempersiapkan inisiatif pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi siswa berprestasi dari kalangan kurang mampu. Program ini dikenal dengan nama “Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana”, yang akan diluncurkan pada tahun 2026 mendatang. Tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh siswa di wilayah Bangkalan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.
Target dan Anggaran Program
Program beasiswa ini akan menyasar 189 desa dari total 281 desa yang ada di Bangkalan. Setiap desa akan memiliki satu siswa yang mendapatkan bantuan pendidikan untuk melanjutkan studi ke jenjang sarjana. Untuk tahap awal, anggaran yang disediakan sebesar Rp 650 juta. Meskipun anggaran tersebut masih dalam proses finalisasi, pihak Pemkab telah menyiapkan dana khusus untuk mendukung program ini.
Keterlibatan Perguruan Tinggi
Pemkab Bangkalan berencana untuk menggandeng berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun luar kabupaten. Salah satu universitas yang akan menjadi mitra utama adalah Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Selain UTM, rencananya juga akan melibatkan universitas-universitas lain seperti Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Airlangga (Unair), dan institusi pendidikan tinggi lainnya.
Proses Seleksi dan Penyaluran
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa program ini harus betul-betul tepat sasaran. Oleh karena itu, pihak desa akan terlibat langsung dalam proses seleksi calon penerima beasiswa. Mereka akan melakukan survei ke rumah para siswa yang dianggap layak menerima bantuan pendidikan. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penyalahgunaan dana dan pastikan hanya siswa prasejahtera yang mendapat manfaat dari program ini.
Dukungan Pemerintah Daerah
Selain beasiswa, Pemkab Bangkalan juga telah memberikan bantuan pendidikan kepada 1.689 siswa prasejahtera di kabupaten ini. Bantuan tersebut berupa dana sebesar Rp 1 juta per siswa. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membantu pendidikan masyarakat, terutama yang berada di bawah garis kemiskinan.
Peran Masyarakat dan Lembaga
Keterlibatan masyarakat dan lembaga lokal sangat penting dalam pelaksanaan program ini. Pemkab akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan, guru, dan tokoh masyarakat, untuk memastikan program berjalan efektif dan transparan. Selain itu, pihak desa akan menjadi ujung tombak dalam mengecek kelengkapan dokumen dan kondisi ekonomi calon penerima beasiswa.
Tantangan dan Harapan
Meski program ini menawarkan banyak manfaat, terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah ketersediaan anggaran yang cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh desa. Selain itu, perlu adanya pengawasan ketat untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan dana dan penerima beasiswa benar-benar memenuhi syarat. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar