Dari Jepang ke Perumda Surya Sembada Surabaya: Strategi Tangguh Hadapi Bencana di Sektor Air Bersih
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Minggu, 21 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya terus memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan menyerap praktik terbaik dari Jepang dalam pengelolaan risiko dan mitigasi bencana sektor layanan air minum. Hal tersebut terungkap dalam kunjungan delegasi Kementerian Ekonomi Jepang ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Ngagel pada awal Desember 2025.
Kunjungan tersebut menjadi forum berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait strategi manajemen risiko, keselamatan personel, serta keberlanjutan layanan air bersih di tengah potensi bencana alam. Delegasi Kementerian Ekonomi Jepang yang dipimpin Direktur Divisi Internasional, Shin Sakaguchi, memaparkan pendekatan Jepang dalam membangun kesiapsiagaan bencana yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.(19/12/25)
Menurut Shin Sakaguchi, kondisi geografis Jepang yang rawan gempa bumi menuntut kesiapan berkelanjutan dalam berbagai sektor, termasuk layanan air minum. Ia menekankan pentingnya persiapan sejak dini agar dampak bencana dapat diminimalkan. Pendekatan tersebut dinilai relevan untuk diterapkan di Surabaya dalam memperkuat ketahanan infrastruktur dan keselamatan sumber daya manusia.
Selain diskusi konseptual, pertemuan juga membahas pengembangan kerja sama Jepang dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur. Salah satu fokusnya adalah pemanfaatan teknologi smart sensing guna memantau kondisi infrastruktur secara real time dan mendeteksi potensi kerusakan lebih awal.
Dari pihak Perumda Air Minum Surya Sembada, Manajer Pengendalian Proses dan Energi, Alfa Aritma Novianti, menegaskan bahwa keselamatan personel dan keberlangsungan layanan menjadi prioritas utama perusahaan. Ia menjelaskan bahwa bagian K3 bertanggung jawab terhadap prosedur evakuasi, sementara tim operasional melakukan pemeriksaan serta perbaikan fasilitas pascabencana setelah kondisi dinyatakan aman.
Dalam praktiknya, Perumda Surya Sembada secara konsisten menerapkan berbagai langkah mitigasi risiko untuk menjamin terpenuhinya layanan air minum yang aman bagi masyarakat. Upaya tersebut mencakup aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pasokan melalui penerapan Water Safety Plan sebagai sistem pengelolaan risiko yang dievaluasi secara berkala setiap tahun.
Delegasi Pemerintah Jepang mengapresiasi komitmen Perumda Surya Sembada dalam menjaga kualitas layanan air bersih sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim, terutama meningkatnya kandungan kimia dan limbah pada musim kemarau panjang. Mereka juga mendorong penguatan kerja sama lanjutan, termasuk koordinasi dengan BPBD, untuk membangun sistem manajemen bencana yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan teknis, tetapi juga membuka peluang kolaborasi strategis di masa depan. Perumda Air Minum Surya Sembada menyatakan kesiapannya untuk terus mengadopsi praktik terbaik internasional demi meningkatkan ketahanan layanan air minum, sehingga pelayanan kepada masyarakat Surabaya tetap optimal dalam kondisi apa pun, termasuk saat menghadapi bencana. (Dk/nns)

>
>
>
