Bahlil Pastikan Ketersediaan Energi di Wilayah Bencana Aceh Jelang Tahun Baru 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 29 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) terus berupaya memastikan ketersediaan pasokan energi di wilayah-wilayah yang terdampak bencana, termasuk di Provinsi Aceh. Hal ini dilakukan dalam rangka menghadapi perayaan Tahun Baru 2026, yang biasanya menjadi masa liburan panjang dengan peningkatan aktivitas masyarakat.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja untuk memastikan pengamanan pasokan energi menjelang Tahun Baru 2026. Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa pemerintah bersama Pertamina telah mempersiapkan langkah-langkah strategis agar masyarakat tetap dapat mengakses BBM dan LPG tanpa hambatan.
Pendistribusian BBM dan LPG ke Daerah Terisolasi
Salah satu tantangan utama dalam distribusi energi adalah akses transportasi ke daerah-daerah yang terdampak bencana. Sebelumnya, sejumlah wilayah di Aceh seperti Takengon, Bener Meriah, dan Aceh Tengah mengalami gangguan akses darat akibat bencana alam. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah dan Pertamina menggunakan transportasi udara melalui helikopter dan pesawat agar pasokan tetap terjaga.
Dengan membaiknya kondisi akses darat, mobil tangki BBM dan LPG mulai dapat masuk secara bertahap ke wilayah-wilayah tersebut. Contohnya, di Aceh Tamiang, tujuh SPBU yang sebelumnya tidak beroperasi kini telah kembali berfungsi normal.
Operasional SPBU 24 Jam di Wilayah Terdampak
Untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, Menteri ESDM juga meminta PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan SPBU selama 24 jam di wilayah terdampak. Langkah ini sudah diterapkan di beberapa daerah bencana Sumatera lainnya, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan BBM dan LPG.
Selain itu, pemerintah memastikan stok BBM dan LPG nasional dalam kondisi aman. Berbagai jenis BBM seperti solar, gasoline RON 90, RON 92, serta Pertamax Turbo tersedia dalam jumlah yang cukup. Stok LPG nasional juga berada di atas rata-rata normal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama periode Natal dan Tahun Baru.
Keterlibatan Instansi Terkait
Kunjungan kerja Menteri ESDM dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, antara lain:
– Ketua Posko Natal-Tahun Baru Sektor ESDM Erika Retnowati
– Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri
– Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Jafee Arizon Suardin
– Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Achmad Muchtasyar
– Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga Harsono Budi Susanto
Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen pemerintah dan Pertamina dalam memastikan kelancaran pasokan energi, bahkan di tengah situasi bencana.
Pemantauan dan Evaluasi Pasca-Bencana
Selain fokus pada distribusi energi, Menteri ESDM juga menyampaikan arahan terkait evaluasi aktivitas tambang pasca-bencana di Sumatera. Ia menekankan pentingnya penegakan aturan di berbagai sektor, termasuk di Bandara Morowali, untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan.
Beberapa waktu lalu, Bahlil juga telah melakukan tinjauan terhadap banjir di Palembayan dan meminta evakuasi korban dipercepat. Langkah-langkah ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pasca-bencana, baik dari segi energi maupun kesejahteraan masyarakat.
Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah dan Pertamina, ketersediaan energi di wilayah bencana Aceh menjelang Tahun Baru 2026 terjamin. Proses pendistribusian yang dilakukan melalui berbagai media transportasi, serta operasional SPBU 24 jam, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan Tahun Baru dengan tenang dan nyaman. ***

>
>
Saat ini belum ada komentar