Saham Lapis Kedua Melesat, Ini Rekomendasi Analis untuk Investor Akhir Tahun
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sab, 22 Nov 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Saham lapis dua menunjukkan kenaikan yang mencolok menjelang akhir tahun, didorong oleh perpindahan dana dari para investor lokal.
Analisis menunjukkan bahwa tren ini masih memiliki kemungkinan terus berlanjut dengan syarat adanya pemilihan yang ketat terhadap dasar-dasar perusahaan.
SAHAM PERUSAHAAN KEDUA MELONJAK, ALIRAN DANA BERGESER JAUH DARI SAHAM BESAR
Saham dengan kapitalisasi menengah menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan indeks utama dalam beberapa minggu terakhir. Peningkatan terjadi pada sejumlah perusahaan yang masuk dalam daftar top gainer, didorong oleh meningkatnya minat dari investor ritel serta pergerakan rotasi dari saham berkapitalisasi besar.
Gerakan ini terlihat pada beberapa saham kelas dua yang ditutup pekan dengan kenaikan signifikan, seperti BUKK, BOGA, APEX, SMDM, ARKO, PEGE, INDO, TRIN, TRUK, dan BULL. Kenaikan ini menunjukkan meningkatnya kegiatan perdagangan dalam kelompok saham berkapitalisasi sedang.
Indeks yang mewakili saham kelas dua juga mencatatkan peningkatan. Pergerakan indeks saham menengah cenderung berada di atas fluktuasi IHSG yang bersifat bervariasi.
ANALIS: TREN YANG MENINGKAT TERUS BERJALAN, NAMUN DILAKUKAN SECARA PEMILIHAN
Beberapa analis pasar menganggap bahwa tren kenaikan saham lapis kedua bisa terus berlanjut hingga akhir tahun. Namun, mereka menekankan perlunya memperhatikan dasar-dasar masing-masing perusahaan karena tidak semua saham lapis kedua memiliki kondisi keuangan yang stabil.
Beberapa saham yang dianggap memiliki potensi dalam penelitian pasar meliputi perusahaan di sektor komoditas, energi, dan konsumen yang memiliki dasar keuangan yang relatif baik.
Dalam penjelasan yang dirujuk, analis menekankan pentingnya para investor untuk mempertimbangkan valuasi dan proyeksi kinerja sebelum memasuki saham yang memiliki likuiditas yang lebih rendah.
Ekky Topan mengatakan, “Tren positif ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2025 — tetapi tetap perlu selektif dan fokus pada dasar-dasar.”
Sementara itu, pendapat tambahan dari analis pasar di media sosial memperkuat pergeseran minat terhadap saham-saham menengah, seperti yang diungkapkan, “Saham blue chip sementara istirahat, saham second liner lebih dulu mendapat perhatian.”
Saham lapis dua biasanya memiliki tingkat fluktuasi yang lebih besar dibanding saham utama, sehingga kemungkinan kenaikan harga sering disertai dengan risiko penurunan yang tajam. Kenaikan beberapa perusahaan terjadi selama masa perdagangan tanggal 17–21 November 2025.
Pergerakan indeks selama periode tersebut menunjukkan perbedaan yang cukup besar di setiap sektor, di mana beberapa perusahaan mengalami kenaikan yang signifikan.
Pergerakan saham sektor kedua yang terus meningkat menunjukkan meningkatnya minat para investor terhadap perusahaan dengan kapitalisasi menengah. Meskipun tren positif bisa berlanjut, para analis menyarankan untuk tetap waspada dan fokus pada dasar-dasar setiap perusahaan. ***





Saat ini belum ada komentar