Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Nusron Akui Tidak Paham Soal Penjualan Tanah Negara oleh Oknum Whoosh

Nusron Akui Tidak Paham Soal Penjualan Tanah Negara oleh Oknum Whoosh

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) angkat bicara mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki dugaan penjualan tanah negara yang digunakan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJP) atau Whoosh.

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid mengakui belum memperoleh informasi mengenai dugaan pengalihan tanah negara kepada Whoosh.

“Wah, aku belum tahu itu [KPK terkait dugaan tanah negara dijual untuk proyek Whoosh]. Biarkan saja nanti Pak KPK yang akan menjelaskan, biar diteliti oleh Pak KPK terlebih dahulu,” kata Nusron saat diwawancarai di Kantor Kemenko Pangan, Selasa (11/11/2025).

Namun demikian, Nusron menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan terhadap tindakan KPK jika diperlukan data atau dokumen mengenai tanah terkait dengan penyelidikan tersebut.

Ia juga menegaskan secara prinsip, proses pengadaan tanah telah memiliki aturan dan mekanisme resmi yang ketat, salah satunya melalui keterlibatan appraisal (penilai independen).

“Biasanya, untuk masalah harga, digunakan appraisal. Jika tidak ada kesepakatan melalui appraisal, maka tetap mempertahankan konsinyasi. Itu biasanya,” katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya sejumlah pihak yang menjual tanah milik negara kepada pihak lain, seiring dengan penyelidikan dugaan korupsi proyek Whoosh.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Senin (10/11/2025).

“Yang sedang kita proses berkaitan dengan pengadaan lahan [proyek Whoosh], di mana terdapat dugaan tindak pidana korupsi,” ujar Asep.

Ia menyampaikan, lahan-lahan yang dilepaskan digunakan untuk membangun tiang penyangga jalur kereta cepat. Masalahnya adalah beberapa lahan yang dilepaskan termasuk milik pemerintah.

Saat melakukan penyelidikan, KPK menemukan adanya sejumlah pihak yang menjual tanah milik negara kepada negara. “Terdapat oknum-oknum yang seharusnya tanah tersebut adalah milik negara, tetapi justru dijual kembali kepada negara,” katanya.

Mengenai lahan yang dimiliki pribadi, Asep menyatakan bahwa transaksi penjualan bisa sah selama tidak terjadi peningkatan dana secara tidak wajar.

Ia menegaskan bahwa jika nantinya ditemukan tanda-tanda kenaikan harga yang tidak wajar, tim lembaga anti korupsi akan mengambil langkah pemberantasan korupsi.

“Jika itu adalah milik pribadi dan seharusnya mendapatkan pembayaran, tentu saja pembayaran yang wajar. Kita juga tidak akan mempermasalahkannya jika pembayarannya wajar,” tegasnya.

Selain itu, KPK juga menyelidiki kerugian negara terkait dugaan skandal dalam proyek strategis nasional (PSN) yang dilaksanakan pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

“Kerugian terkait pembebasan lahan ini yang saat ini kita upayakan dan akan kita kembalikan kepada negara,” tambahnya.

Namun, Asep belum mampu menjelaskan secara detail lokasi-lokasi yang diduga terjadi korupsi karena masih dalam proses penyelidikan.

“Nah, mengenai pembebasan lahan, apakah yang di Halim, yang dari Jakarta ini, semua kan tancapnya tiang-tiang sampai Bandung. Ataukah yang di Bandung di Tegalluar. Ya nanti kita sama-sama menunggu saja,” tegasnya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam 1 Rajab 2025/1447 Hijriah

    Inisiatif Kemanusiaan dari Masjid Baitul Mukhlisin Ponorogo, Peduli Korban Banjir dan LongsoR

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masjid Baitul Mukhlisin di Ponorogo menjadi salah satu wadah yang aktif dalam memberikan bantuan kepada korban bencana alam. Dalam beberapa hari terakhir, masjid ini mengambil langkah nyata dengan menyediakan kotak donasi khusus untuk para jamaah. Tujuannya adalah untuk membantu meringankan beban para korban banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh. Langkah […]

  • 3 Kafe Terbaik di Bandung untuk WFC, Penuh Spot Instagramable

    3 Kafe Terbaik di Bandung untuk WFC, Penuh Spot Instagramable

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Tempat Cafe di Bandung yang Cocok untuk Bekerja dari Kafe DIAGRAMKOTA.COM – Bekerja dari kafe atau yang dikenal dengan istilah WFC (Working From Cafe) semakin populer di kalangan para pekerja. Konsep ini memberikan kesempatan bagi para profesional untuk melepas kejenuhan sejenak sambil menikmati suasana baru dan fasilitas yang nyaman. Bandung, sebagai salah satu kota besar di […]

  • Persebaya Surabaya: Kehilangan Keunggulan di Kandang, Kritik dari Bonek Muncul

    Persebaya Surabaya: Kehilangan Keunggulan di Kandang, Kritik dari Bonek Muncul

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 14
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu klub sepak bola terbesar di Jawa Timur, kini menghadapi tantangan baru dalam performanya. Meski memiliki basis pendukung yang luar biasa, yaitu Bonek, tim asuhan Bernardo Tavares justru menunjukkan penurunan kualitas saat bermain di kandang sendiri. Fakta ini menjadi perhatian serius bagi para penggemarnya. Data Menunjukkan Performa yang […]

  • Detik-Detik Maut di Tol Jombang, Korban Tewas Keluar Mobil Sebelum Tertabrak

    Detik-Detik Maut di Tol Jombang, Korban Tewas Keluar Mobil Sebelum Tertabrak

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tiga mobil terlibat dalam kecelakaan fatal yang terjadi di jalan tol Jombang-Mojokerto, hari Minggu (24/8/2025) pagi. Akibat kecelakaan yang terjadi di KM 692+200 Jalur B wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur, seorang penumpang mobil mengalami kematian di tempat kejadian. Sementara dua orang lainnya mengalami cedera dan kini telah menerima perawatan di rumah […]

  • Proliga 2026

    Debutan Proliga 2026 Tunjukkan Kekuatan Meski Kalah di Laga Perdana

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim baru yang turun dalam kompetisi Proliga 2026, Medan Falcons dan Medan Falcons Tirta Bhagasasi, menunjukkan performa yang menjanjikan meskipun akhirnya kalah dalam laga perdana. Kedua tim memberi sinyal bahwa mereka bisa menjadi lawan yang sulit dikalahkan. Performa Awal yang Menjanjikan Dalam pertandingan pembuka Proliga 2026 yang digelar di GOR A Yani, Pontianak, Kalimantan […]

  • Ayah Farel Prayoga Divonis 4 Bulan Penjara dalam Kasus Judi Online Banyuwangi

    Ayah Farel Prayoga Divonis 4 Bulan Penjara dalam Kasus Judi Online Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Putusan Pengadilan Terhadap Ayah Penyanyi yang Terlibat Judi Online DIAGRAMKOTA.COM – Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi memberikan putusan terhadap Joko Suyoto, ayah dari penyanyi Farel Prayoga, yang terlibat dalam kasus judi online. Dalam sidang yang berlangsung pada Selasa (7/10), Joko dihukum selama empat bulan penjara oleh majelis hakim. Putusan ini lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum […]

expand_less