Kolaborasi UTHM, Untag Surabaya Tingkatkan Riset dan Pertukaran Akademik
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 23 menit yang lalu
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Universitas Surabaya dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) memperkuat kerja sama dalam bidang penelitian, pertukaran akademik, serta publikasi ilmiah. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan resmi antara kedua perguruan tinggi di Johor Darul Ta’zim, Malaysia, pada Jumat (28/11).
Rektor Universitas Nasional (Untag) Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho, mengatakan bahwa kerja sama tersebut perlu segera diwujudkan dalam bentuk program nyata.
“Kami berharap kerja sama ini segera menghasilkan kegiatan nyata, khususnya dalam hal penelitian bersama,” kata Prof Mulyanto, Sabtu.
Ia menjelaskan bahwa Universitas Teknologi Surabaya memiliki dua fakultas teknik, yaitu Fakultas Teknik serta Teknik Elektro dan Informatika dengan 12 penelitian yang siap dikerjakan bersama. Topiknya meliputi kecerdasan buatan, teknik komputer, dan keamanan siber.
“Kinerja tim robotika kami cukup mengesankan. Meraih peringkat pertama di Jawa Timur pada tahun 2023 dan ketiga nasional dari lebih 4.500 peserta,” katanya.
Prof Mulyanto menambahkan bahwa Untag berencana mengirim dosen teknik untuk melanjutkan studi di UTHM. Selain itu, kedua universitas sedang mempersiapkan kerja sama publikasi ilmiah sebagai bagian dari upaya mendukung tujuan Untag 2020–2030 menjadi universitas berkualitas global. Skema double degree dengan model 3+1 atau 2+2 juga sedang dipersiapkan bagi mahasiswa.
Selain itu, pimpinan UTHM juga diundang untuk melakukan kunjungan ke Untag Surabaya.
“Sebagai universitas swasta tertua di Jawa Timur, berdiri sejak tahun 1958, kami siap memperluas kerja sama akademik dan penelitian,” ujarnya.
Di sisi lain, Rektor UTHM Prof Mas Fauzi bin Mohd Ali menyambut positif peningkatan kerja sama tersebut.
“Kami sangat menghargai hubungan yang baik ini. Dalam waktu dekat, termasuk pada tahun ini dan seterusnya, kami memiliki rencana pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, serta kerja sama dalam penelitian dan akademik,” katanya.
Menurutnya, kerja sama juga melibatkan penggunaan bersama sumber daya perpustakaan.
“Kita sangat senang bisa saling memanfaatkan ilmu dan sumber daya yang ada demi kepentingan masyarakat,” katanya. ***





Saat ini belum ada komentar