Kembangkan Wisata Berkelanjutan, Butuh Kepemimpinan Kuat Pemda dan Swasta
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah daerah serta sektor swasta yang bergerak dalam industri perhotelan harus bekerja sama untuk membangun pariwisata yang berkelanjutan.
Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan para pengunjung, masyarakat setempat, dan lingkungan, baik untuk saat ini maupun masa depan sambil mengurangi dampak buruk seperti kerusakan alam atau kebocoran ekonomi.
MMS Land, bagian dari MMSGI, secara resmi mengoperasikan Crowne Plaza Labuan Bajo guna memperkuat kawasan pariwisata Labuan Bajo, NTT, yang menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekrafbud) Kabupaten Manggarai Barat, jumlah pengunjung ke Labuan Bajo telah melebihi 400.000 orang pada tahun 2024.
Berkembangnya jumlah wisatawan dan penanaman modal dari sektor swasta, BPS NTT melaporkan kenaikan sebesar 13,28 persen pada bidang usaha akomodasi serta makanan dan minuman pada kuartal IV-2024.
CEO MMS Land, Andre Chandra Biantoro, menegaskan bahwa Crowne Plaza Labuan Bajo adalah proyek penting yang memberikan dampak positif besar terhadap perekonomian masyarakat setempat.
“Kehadirannya diharapkan dapat menciptakan kesempatan kerja langsung, memperkuat rantai pasok lokal, serta meningkatkan nilai tambah bagi UMKM dan sektor kreatif wilayah,” kata Andre dilansir Selasa (25/11/2025).
Kepala Daerah Manggarai Barat, Edistasius Endi, mengatakan, Crowne Plaza Labuan Bajo hadir sebagai hotel model di Manggarai Barat, dengan standar pelayanan yang baik, pengelolaan yang teratur, serta ketaatan terhadap peraturan yang tetap.
“Keberadaan hotel ini tidak hanya menambah akomodasi mewah bagi para pengunjung, tetapi juga menunjukkan komitmen yang kuat dalam seluruh proses izin dan operasional sejak awal pembangunannya,” katanya. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar