Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Gumuk Jember, Perubahan Lingkungan Akibat Penambangan Gumuk di Jember Paling Besar di Asia, Kini Mulai Menghilang

Gumuk Jember, Perubahan Lingkungan Akibat Penambangan Gumuk di Jember Paling Besar di Asia, Kini Mulai Menghilang

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Gumuk, yang merupakan bentukan alam berupa bukit kecil, memiliki peran penting dalam ekosistem wilayah Jember. Dikenal sebagai salah satu daerah dengan jumlah gumuk terbanyak di Asia, Jember kini menghadapi ancaman serius akibat penambangan yang terus berlangsung. Berdasarkan data dari para ahli geologi, jumlah gumuk di wilayah ini telah berkurang sekitar 10 hingga 13 persen antara tahun 1990 dan 2025.

Banyak orang tidak menyadari bahwa gumuk bukan hanya sekadar bentukan alam, tetapi juga memiliki fungsi ekologis yang sangat vital. Seorang geolog asal Jember, Firman Syauqi, menjelaskan bahwa gumuk bisa menjadi penyerap air ketika terjadi hujan deras. Fungsi ini membantu mencegah banjir dan melindungi lingkungan sekitarnya dari dampak buruk perubahan iklim.

Fungsi Ekologis Gumuk

Gumuk terbentuk dari hasil longsoran Gunung Raung Purba, sehingga mengandung pecahan batuan vulkanik yang dapat menyerap dan menyimpan air. Di antara celah-celahnya, air dapat disimpan selama beberapa waktu, memberikan pasokan air yang stabil bagi tanaman dan ekosistem sekitarnya. Selain itu, gumuk juga berperan sebagai pemecah angin, melindungi permukiman dan lahan pertanian dari badai yang semakin intens akibat perubahan iklim.

Sayangnya, penambangan yang dilakukan secara ilegal atau tidak terkendali telah mengurangi jumlah gumuk secara signifikan. Hal ini memicu peningkatan risiko bencana seperti banjir dan erosi tanah. Menurut Firman, jika gumuk hilang, maka potensi kerusakan lingkungan akan semakin besar, terutama di daerah yang rawan bencana.

Ancaman Terhadap Keanekaragaman Hayati

Penurunan jumlah gumuk juga berdampak pada keanekaragaman hayati. Banyak spesies tumbuhan dan hewan yang bergantung pada kondisi alami gumuk untuk bertahan hidup. Tanpa adanya gumuk, habitat alami tersebut akan terganggu, yang berpotensi mengancam kelangsungan hidup spesies tertentu.

Selain itu, penggunaan lahan untuk tambang juga mengubah struktur tanah dan mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air. Hal ini meningkatkan risiko banjir dan erosi, yang pada akhirnya merugikan masyarakat setempat.

Upaya Konservasi dan Pengelolaan

Meski tantangan besar menghadang, berbagai upaya sedang dilakukan untuk melestarikan gumuk di Jember. Pemerintah setempat dan organisasi lingkungan mencoba mengembangkan kebijakan yang lebih ketat terkait penambangan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gumuk sebagai bagian dari ekosistem juga mulai digencarkan.

Beberapa lembaga penelitian dan universitas juga turut berkontribusi dalam memetakan area gumuk yang masih tersisa serta merekomendasikan strategi pengelolaan yang berkelanjutan. Namun, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha agar gumuk Jember dapat tetap lestari.

Tantangan Masa Depan

Dalam jangka panjang, ancaman terhadap gumuk di Jember akan semakin nyata jika tidak ada tindakan efektif. Perubahan iklim, penambangan ilegal, dan pembangunan infrastruktur yang tidak terencana dapat mempercepat hilangnya gumuk. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa kebijakan pengelolaan lingkungan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pasuruan Perketat Keamanan Jelang Ramadhan

    Polres Pasuruan Perketat Keamanan Jelang Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang bulan suci Ramadhan, Polres Pasuruan meningkatkan langkah-langkah pengamanan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Fokus utama pengamanan adalah tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang dikenal sebagai kejahatan 3C. Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah […]

  • Eri Irawan

    Eri Irawan Dorong Belanja Pemerintah Jadi Bantalan Ekonomi Surabaya

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan menilai arah kebijakan makro Pemerintah Kota Surabaya harus mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan distribusinya merata. Menurutnya, dua agenda tersebut tidak bisa dipisahkan dan harus dijalankan secara bersamaan. Hal itu disampaikan Eri Irawan dalam Focus Group Discussion (FGD) “Setahun Kepemimpinan Eri–Armuji, Apa Kabar Surabaya?” yang digelar Forum […]

  • Ramalan Zodiak untuk Senin 9 Februari 2026

    Ramalan Zodiak untuk Senin 9 Februari 2026: Peluang dan Strategi yang Harus Diketahui

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setiap hari Senin membawa perubahan baru dalam kehidupan manusia. Tidak hanya tentang pekerjaan, tetapi juga tentang strategi hidup yang harus diatur dengan baik. Di bulan Februari 2026, posisi bintang sedang berubah, menciptakan peluang baru bagi setiap individu. Berikut adalah ramalan zodiak untuk tiga tanda utama, yaitu Cancer, Leo, dan Virgo. Cancer: Fokus pada Stabilitas […]

  • Hari Suci Siwaratri ,Budaya Bali

    Sidak Mendadak DPRD Badung ke Bali Padel Academy, Temukan Pelanggaran Izin Usaha

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DPRD Kabupaten Badung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bali Padel Academy yang berada di kawasan pertanian. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan masyarakat mengenai dugaan pelanggaran perizinan usaha. Lokasi dan Keberadaan Usaha yang Tidak Sesuai Regulasi Bali Padel Academy berlokasi di Jalan Babakan Kubu, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara. Namun, hasil sidak menunjukkan […]

  • Anggaran Surabaya 2025

    Anggaran Surabaya 2025: Antara Tuduhan Pemborosan dan Klarifikasi Pemkot

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 343
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perdebatan soal transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya 2025 kembali menghangat. Sorotan tajam anggaran Surabaya 2025 datang dari praktisi anggaran, Mauli Fikr, yang menuding adanya pos-pos janggal, mulai dari belanja makan-minum pejabat, sewa peralatan acara, hingga pinjaman daerah. Namun, bantahan tegas dilontarkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, M […]

  • Skor Pertandingan Liga Profesional Saudi: Al-Ettifaq vs Al Okhdood, Berdasarkan Prediksi 2 Januari 2026

    Skor Pertandingan Liga Profesional Saudi: Al-Ettifaq vs Al Okhdood, Berdasarkan Prediksi 2 Januari 2026

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan Liga Profesional Saudi yang akan berlangsung pada Jumat, 2 Januari 2026 pukul 21:35 WIB antara Al-Ettifaq dan Al Okhdood di Stadion Abdullah Al Dabil, Dammam, menjadi sorotan utama bagi para penggemar sepak bola. Laga ini menawarkan pertarungan antara dua tim dengan ambisi dan performa yang sangat berbeda. Kondisi Terkini Tim-Tim Al-Ettifaq saat ini […]

expand_less