Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Mahasiswi Keperawatan Unej Jadi Tokoh Pemuda yang Aktif Promosikan Wisata Bondowoso

Mahasiswi Keperawatan Unej Jadi Tokoh Pemuda yang Aktif Promosikan Wisata Bondowoso

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BONDOWOSO – Seorang mahasiswa Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember (Unej) menunjukkan semangat luar biasa dalam mempromosikan potensi wisata daerah asalnya, Bondowoso. Dengan keterlibatan aktif dalam berbagai komunitas dan inisiatif pemerintah, dia membuktikan bahwa dedikasi terhadap pariwisata bisa menjadi jalan untuk mengangkat citra wilayah.

Minat Awal Terhadap Alam dan Budaya

Shinta Aura Angelina, mahasiswa semester tujuh, telah menunjukkan ketertarikan pada alam sejak kecil. Ia tumbuh di Bondowoso, sebuah kota yang memiliki banyak daya tarik alam dan budaya. Hal ini menjadi dasar bagi semangatnya untuk ikut serta dalam pengembangan pariwisata lokal.

Keterlibatan dalam Komunitas Pariwisata

Pada tahun 2019, Shinta bergabung dengan Ijen Geopark Youth Forum (IGYF), sebuah komunitas yang fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang geologi, budaya, dan potensi wisata di kawasan Ijen Geopark. Komunitas ini juga mendukung upaya pemerintah agar Ijen ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark, yang tercapai pada Mei 2023.

Menjadi Duta Wisata Bondowoso

Setelah melewati proses seleksi yang ketat, Shinta berhasil meraih posisi sebagai duta wisata Bondowoso periode 2023-2025. Dia dinobatkan sebagai Kacong-Jebbing Bondowoso, yang merupakan simbol identitas daerah tersebut. Peran ini memberinya kesempatan untuk lebih aktif dalam mempromosikan wisata dan UMKM di kampung halamannya.

Visi dan Tujuan Sebagai Duta Wisata

Shinta tidak hanya sekadar hadir dalam acara pemerintahan, tetapi juga aktif merancang kegiatan yang melibatkan masyarakat dan komunitas. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan IGYF dalam promosi wisata, sehingga lebih banyak orang dapat mengenal keunikan Bondowoso.

Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Selain itu, Shinta juga berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan budaya lokal. Ia percaya bahwa pariwisata yang berkelanjutan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan ekonomi daerah.

Kontribusi dalam Pengembangan UMKM

Dalam perannya sebagai duta wisata, Shinta juga aktif mempromosikan UMKM lokal. Ia berupaya menghubungkan pelaku usaha kecil dengan pasar yang lebih luas, sehingga mereka dapat berkembang dan berkontribusi pada perekonomian daerah.

Harapan untuk Masa Depan

Shinta berharap, melalui kegiatannya, lebih banyak orang akan mengenal dan menghargai keindahan Bondowoso. Ia yakin bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, pariwisata daerah ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi semua pihak.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal KM Kelud Bulan Februari 2026 dari Batam ke Belawan dan Tanjung Priok

    Jadwal KM Kelud Bulan Februari 2026 dari Batam ke Belawan dan Tanjung Priok

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 188
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapal penumpang KM Kelud, yang dikelola oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero Cabang Batam, telah merilis jadwal operasionalnya untuk bulan Februari 2026. Jadwal ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan transportasi laut masyarakat di wilayah Kepulauan Riau serta pelabuhan utama lainnya di Indonesia. KM Kelud akan beroperasi secara rutin dengan rute yang mencakup Batam, Tanjung Balai […]

  • Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan suspek TBC di Kota Pahlawan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengatakan saat ini terdapat lima area di Kota Pahlawan yang menjadi fokus kegiatan tracing dan screening setiap pekan. "Kita punya kegiatan untuk tracing dan screening. Di Surabaya ini ada lima area yang setiap minggu itu kita lakukan kegiatan untuk tracing dan screening," ujar dr Billy, Rabu (10/6/2026). Billy menjelaskan, tracing dilakukan terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC. Sedangkan screening menyasar masyarakat yang tidak bergejala maupun tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita. "Jadi tracing ini untuk yang kontak erat. Sedangkan screening (untuk) yang tidak bergejala, dan tidak pernah kontak juga," katanya. Berdasarkan data Dinkes Surabaya periode Januari-Mei 2026, dari target penemuan 61.624 suspek atau terduga TBC, sebanyak 44.088 orang telah diperiksa atau mencapai 71,54 persen. Sementara capaian skrining telah menjangkau 644.201 penduduk atau 45,78 persen dari target 50 persen jumlah penduduk yang harus diskrining. Dari estimasi 11.412 kasus TBC pada 2026, sebanyak 4.191 kasus berhasil ditemukan, terdiri atas 4.078 kasus TBC sensitif obat (SO) dan 113 kasus TBC resistan obat (RO). Saat ini, sebanyak 4.166 pasien TBC tengah menjalani pengobatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Surabaya. Untuk kasus TBC SO, sebanyak 3.443 pasien atau 84,43 persen telah memulai pengobatan. Sedangkan dari 113 kasus TBC RO yang ditemukan, sebanyak 90 pasien atau 79,65 persen telah menjalani terapi. Tingkat keberhasilan pengobatan atau Treatment Success Rate (TSR) TBC SO di Surabaya tercatat mencapai 89,36 persen, sementara angka kematian pasien TBC selama menjalani pengobatan berada di angka 1,80 persen. Selain itu, Dinkes Surabaya juga mencatat sebanyak 2.461 investigasi kontak telah dilakukan dan 2.729 orang mendapatkan terapi pencegahan kontak serumah sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan. Menurut Billy, hasil kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Hingga Mei 2026, pemeriksaan telah dilakukan terhadap lebih dari separuh target temuan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. "Nah, sampai bulan Mei kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan itu terhadap sekitar 50 persen lebih dari 68.000 estimasi (target penemuan) yang diberikan Kemenkes ke Kota Surabaya," ungkap dr Billy. Ia mengungkapkan, kegiatan tracing dan screening salah satunya digelar di Puskesmas Sawah Pulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir. Dalam kegiatan itu, Dinkes Surabaya melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), dokter spesialis paru, serta residen paru. "Di sana kita libatkan FK Unair dari dokter spesialis paru dan residen paru. Ada turun sekitar enam orang dan kepala Irna-nya (Instalasi Rawat Inap)," ujarnya. Selain dukungan tenaga medis, dr Billy menyebut kegiatan tersebut juga memanfaatkan teknologi pemeriksaan terbaru yang dinilai dapat mempermudah deteksi TBC. "Ada alat untuk pemeriksaan baru. Kalau selama ini kan kita harus pakai dahak. Nah, kesulitan untuk dapat dahak ini, ternyata ada alat yang bisa membantu kita, cukup saliva atau air liur saja kita bisa mendeteksinya," jelas dr Billy. Bahkan, dr Billy menuturkan bahwa pengembangan metode pemeriksaan tersebut mendapat dukungan dari tim ahli internasional. "Jadi, kegiatan itu didukung oleh tim ahli juga dari Cina dan Korea," imbuhnya. Billy menjelaskan, langkah penanganan TBC di Surabaya dilakukan segera setelah pasien terdiagnosis. Obat dan paket terapi telah tersedia di seluruh puskesmas untuk memastikan pasien dapat segera menjalani pengobatan. "Jadi langkah dari tracing dan screening ini begitu kita ketemu, langsung kita terapi. Setelah diagnostik selesai kita terapi. Paket-paket untuk terapi ini sudah ada di Puskesmas," bebernya. Untuk memastikan keberhasilan pengobatan, Dinkes Surabaya juga melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH), petugas puskesmas, dan tim Dinkes dalam memantau kepatuhan pasien mengonsumsi obat. "Jadi baik itu Kader Surabaya Hebat, tim dari Puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan akan memantau memantau ketaatan minum obatnya," kata dr Billy. Menurutnya, durasi terapi yang cukup panjang kerap menjadi tantangan bagi pasien. Karena itu, pendampingan dan motivasi terus diberikan agar pasien tidak menghentikan pengobatan di tengah jalan. "Sehingga obat yang diberikan benar-benar diminum karena terapinya cukup banyak. Itu yang membuat kadang-kadang pasien lelah. Nah, kita motivasi terus sehingga mereka tetap semangat," tuturnya. Pihaknya berharap berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya dapat membantu pencapaian target nasional eliminasi TBC pada 2030. "Kita harapkan paling tidak target dari Kementerian Kesehatan itu kita bisa dapat, sehingga angka eliminasi TB (tahun 2030) yang diharapkan itu tercapai," pungkasnya. Target tersebut sejalan dengan Perpres Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis, yang menargetkan angka kejadian TBC turun menjadi 65 kasus per 100.000 penduduk dan angka kematian menjadi 6 kasus per 100.000 penduduk pada 2030. (*)

    Pemkot Surabaya Perkuat Penanggulangan TBC, Pemeriksaan Suspek Capai 71,54 Persen

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah. Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan suspek TBC di Kota Pahlawan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional eliminasi TBC pada 2030. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota […]

  • Wellington Phoenix vs Melbourne City

    Prediksi Pertandingan Liga A Australia: Wellington Phoenix vs Melbourne City

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Wellington Phoenix dan Melbourne City menjadi salah satu laga yang paling dinantikan dalam kompetisi Liga A Australia. Laga ini akan digelar di Stadion Regional Wellington pada Jumat, 30 Januari 2026, dengan jadwal kick-off pada pukul 13.00 WIB. Kondisi Tim Sebelum Pertandingan Wellington Phoenix, yang saat ini berada di posisi kesembilan klasemen sementara, […]

  • Hujan Deras Sebabkan Longsor di Kampak, Babinsa dan Warga Bersihkan Material

    Hujan Deras Sebabkan Longsor di Kampak, Babinsa dan Warga Bersihkan Material

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 176
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hujan deras kembali menyelimuti wilayah Kabupaten Trenggalek. Kali ini, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Kampak pada Minggu malam (22/2/2026) sejak pukul 18.30 WIB hingga 20.10 WIB, yang kemudian memicu terjadinya bencana tanah longsor di Dusun Suwaru, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak. Longsor terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu relatif […]

  • Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Kapan Nisfu Syaban 2026 Puasa Sunah, Bulan Zulhijah 1447 H,

    Kapan Nisfu Syaban 2026? Peran Bulan Sya’ban dalam Kesiapan Fisik dan Spiritual

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 115
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Bulan Ramadan menjadi momen paling berharga bagi umat Islam di seluruh dunia. Tidak hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai waktu untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan. Namun, tidak semua orang menyadari bahwa persiapan yang matang sebelum Ramadan sangat penting. Dalam konteks ini, bulan Sya’ban memiliki peran krusial. Sya’ban, yang terletak sebelum Ramadan, sering […]

  • Penyebab Keracunan Massal Siswa di Ngawi Terungkap, Bakteri Ditemukan dalam Menu MBG

    Penyebab Keracunan Massal Siswa di Ngawi Terungkap, Bakteri Ditemukan dalam Menu MBG

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 289
    • 0Komentar

    NGAWI – Hasil uji laboratorium telah mengungkap penyebab keracunan yang menimpa 45 siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Penyebab utama berasal dari makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan kepada para pelajar. Temuan Laboratorium Mengungkap Bahaya pada Menu Makanan Berdasarkan pemeriksaan mikrobiologi terhadap sampel menu MBG dan muntahan korban, Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya menemukan […]

expand_less