Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Indef Minta Prabowo Hentikan Sementara Program MBG, Mengapa?

Indef Minta Prabowo Hentikan Sementara Program MBG, Mengapa?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Indef

DIAGRAMKOTA.COM – Institut untuk Pengembangan Ekonomi dan Keuangan (Indef) menyoroti sejumlah masalah yang muncul dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan meminta pemerintah untuk menghentikan sementara program tersebut. Hal ini dilakukan karena adanya berbagai isu yang dianggap tidak efektif dan berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Kepala Pusat Ekonomi Digital dan UMKM Indef, Izzudin Al Farras, menyatakan bahwa pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap MBG, khususnya terkait alokasi anggaran yang sangat besar. Menurutnya, anggaran negara saat ini sangat terbatas, sehingga penggunaannya harus diprioritaskan dengan hati-hati.

“Dengan anggaran yang terbatas, Pak Prabowo ingin menjalankan banyak program dengan anggaran fantastis, maka harus ada prioritas,” ujarnya dalam diskusi virtual pada Kamis (4/9/2025).

Alokasi Anggaran yang Mengkhawatirkan

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, pemerintah mengalokasikan Rp335 triliun untuk program MBG. Jumlah ini melonjak drastis dibandingkan tahun 2025 yang hanya senilai Rp71 triliun, atau naik sebesar 371,8%.

Anggaran MBG pada tahun depan mencapai 44,2% dari total anggaran pendidikan sebesar Rp757,8 triliun. Padahal, di sektor pendidikan masih ada aspek lain yang lebih mendesak, seperti kesejahteraan guru dan infrastruktur sekolah yang belum memadai.

“Ini sangat tidak mencerminkan penyelesaian permasalahan yang urgent, yang justru berpotensi menimbulkan masalah baru,” kata Izzudin.

Selain itu, program MBG juga mengambil 10,1% dari anggaran kesehatan pada 2026. Dari total anggaran kesehatan sebesar Rp244 triliun, sekitar Rp24,7 triliun dialokasikan untuk makanan bergizi bagi ibu hamil/menyusui dan balita sebanyak 7,4 juta orang.

Namun, target MBG di sektor pendidikan mencapai 82,9 juta peserta, termasuk siswa, ibu hamil/menyusui, dan balita. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan tumpang tindih anggaran antara sektor pendidikan dan kesehatan.

“Jika benar terjadi tumpang tindih, kita bisa menghemat Rp24,7 triliun untuk berbagai pos anggaran lainnya. Ini menjadi catatan penting bagi DPR maupun pemerintah,” ujarnya.

Masalah Keracunan Makanan

Selain masalah anggaran, Indef juga mengkritik maraknya kasus keracunan makanan akibat program MBG. Sampai 28 Agustus 2025, sebanyak 23 juta penerima manfaat telah menerima bantuan makanan. Namun, dalam waktu delapan bulan, korban keracunan mencapai 4.000 orang.

“Permasalahan ini terjadi karena lemahnya perencanaan dan pengawasan,” ujar Izzudin.

Langkah yang Disarankan

Akibat dari berbagai masalah ini, Indef menyarankan agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terlebih dahulu sebelum memperluas cakupan dan menambah anggaran MBG pada 2026 mendatang.

“Oleh karena itu, kami menilai bahwa program MBG ini harus dihentikan sementara, untuk adanya evaluasi total pelaksanaan program MBG di seluruh Indonesia. Karena korban sudah terlalu banyak berjatuhan, artinya tujuan jangka panjang yang ingin dicapai saja tidak dapat, apalagi dalam jangka pendek,” pungkas Izzudin.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak di Sukodono Sidoarjo Nekat Tusuk Ayah Kandung, Korban Alami Luka Serius

    Anak di Sukodono Sidoarjo Nekat Tusuk Ayah Kandung, Korban Alami Luka Serius

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Dusun Prumpon, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, dikejutkan oleh aksi keji seorang anak yang tega menusuk ayah kandungnya sendiri pada Kamis (13/2) siang. Akibat insiden ini, korban, Sugeng Haryono (56), mengalami luka serius di bagian leher belakang hingga harus menerima 12 jahitan. Pelaku diketahui bernama Firmansya Ega Ariski (29), seorang pengangguran asal Wonokromo, […]

  • PKL RT 10 Jadi Korban, Konflik Posko Kalilom Makin Panas

    PKL RT 10 Jadi Korban, Konflik Posko Kalilom Makin Panas

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Konflik terkait keberadaan posko di depan makam Kalilom Lor Indah, wilayah RW 10, semakin meruncing. Warga Pedagang Kaki Lima (PKL) di RT 10 merasa menjadi korban dari konflik internal yang diduga kuat melibatkan sejumlah oknum pengurus RT. Mereka menilai ketidakmampuan Ketua RW 10 dalam menyelesaikan masalah justru memperkeruh suasana. Saiful Bahri, salah satu […]

  • 3 Fakta Lee Dong Hwi, Adik Cha Eun Woo yang Kini Jadi Peneliti AI

    3 Fakta Lee Dong Hwi, Adik Cha Eun Woo yang Kini Jadi Peneliti AI

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Belakangan ini, Lee Dong Hwi yang merupakan adik dari Cha Eun Woo ASTRO menjadi perbincangan netizen. Kali ini bukan karena visualnya yang menawan, melainkan karena kemunculannya di sebuah konten. Lee Dong Hwi hadir dengan sebuah proyek dan gagasan yang semakin membuat publik terkagum-kagum. Sempat viral karena fotonya muncul di publik untuk pertama kalinya di […]

  • Framitha Agustini Kembalikan Berkas Pendaftaran Calon Formatur Musda PAN Bandarlampung

    Framitha Agustini Kembalikan Berkas Pendaftaran Calon Formatur Musda PAN Bandarlampung

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua PAN Bandar Lampung Framitha Agustini resmi mengembalikan berkas pendaftaran untuk calon formatur yang akan dipilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandarlampung mendatang. Proses pengembalian berkas tersebut dilakukan melalui Liaison Officer (LO) Neni Triani pada Senin (17/3). Dalam kesempatan tersebut, Neni Triani menyampaikan pesan dari Framitha. “Alhamdulillah, […]

  • Menghadapi Penyebaran Super Flu di Wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur

    Menghadapi Penyebaran Super Flu di Wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peningkatan kasus penyakit menular seperti super flu menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan lembaga kesehatan. Di Jawa Barat dan Jawa Timur, khususnya, situasi ini semakin mengkhawatirkan karena jumlah kasus yang tercatat meningkat pesat dalam beberapa bulan terakhir. Data terbaru menunjukkan bahwa hingga akhir Desember 2025, telah terjadi 62 kasus super flu yang tersebar di […]

  • Perkuat Sinergi, Polda Jatim dan Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Barang Ilegal

    Perkuat Sinergi, Polda Jatim dan Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Barang Ilegal

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menerima Audiensi dari Kakanwil Dirjen Bea dan Cukai Jatim I Untung Basuki di Mapolda Jatim,Senin (8/7). Pertemuan ini bertujuan mempererat sinergi antara dua institusi dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang ilegal, khususnya narkoba dan rokok tanpa cukai yang marak di wilayah Jawa Timur. Kapolda Jawa Timur, […]

expand_less