Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » 17 Agustus 1945: Detik-Detik yang Mengubah Takdir Bangsa Indonesia

17 Agustus 1945: Detik-Detik yang Mengubah Takdir Bangsa Indonesia

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Tanggal 17 Agustus 1945 menjadi tonggak sejarah berdirinya negara Republik Indonesia. Di sebuah rumah sederhana di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, suara Bung Karno menggema membacakan naskah proklamasi, menandai berakhirnya penjajahan dan lahirnya bangsa merdeka.

Konteks Sebelum Proklamasi

Malam sebelum proklamasi, para tokoh pemuda seperti Sutan Sjahrir, Wikana, dan Chairul Saleh mendesak agar kemerdekaan segera diproklamasikan tanpa campur tangan Jepang. Desakan ini memuncak dalam peristiwa penculikan Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945.

“Pemuda ingin proklamasi dilakukan secepat mungkin, sebagai bukti bahwa Indonesia merdeka atas kekuatan rakyat sendiri,” kata Sutan Sjahrir dalam catatannya.

Kembali ke Jakarta dan Persiapan Proklamasi

Setelah perundingan alot, kedua tokoh kembali ke Jakarta malam harinya. Naskah proklamasi pun dirumuskan di rumah Laksamana Maeda. Soekarno sendiri yang menulis teks proklamasi, dibantu Bung Hatta dan Achmad Soebardjo. Naskah itu lalu diketik oleh Sayuti Melik.

“Pagi itu saya mengetik naskah yang akan dikenang sepanjang sejarah bangsa,” ujar Sayuti Melik dalam memoarnya.

Pembacaan Proklamasi: Pukul 10.00 WIB

Tepat pukul 10 pagi, di halaman rumahnya, Soekarno berdiri tegap, didampingi Mohammad Hatta. Di hadapan puluhan orang yang hadir, ia membacakan teks proklamasi:

“Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia…”

Hening menyelimuti suasana, lalu disambut sorak merdeka dari hadirin. Bendera Merah Putih dijahit oleh Fatmawati dikibarkan oleh Latif Hendraningrat dan Suhud. Tak ada protokol mewah, namun semangatnya menggetarkan jiwa.

Setelah Proklamasi: Suara Merdeka Menyebar

Walau tanpa siaran radio resmi, berita proklamasi menyebar cepat. Para wartawan, pemuda, dan relawan mengetik ulang teks proklamasi dan menempelkannya di jalan-jalan. Radio Jepang, Hoso Kyoku, akhirnya menyiarkan proklamasi ke seluruh Indonesia dan dunia.

Makna Sejarah yang Kekal

Detik-detik proklamasi bukan hanya deklarasi kemerdekaan, tapi juga awal dari perjuangan panjang mempertahankan kemerdekaan. Proklamasi itu menjadi simbol tekad rakyat Indonesia untuk berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain.

“Proklamasi itu bukan akhir, tapi awal dari perjuangan kita membangun bangsa,” ujar Bung Hatta suatu ketika.

(dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemimpin Hamas tewas: Lima orang dikonfirmasi tewas, termasuk saudara al-Sinwar

    Pemimpin Hamas tewas: Lima orang dikonfirmasi tewas, termasuk saudara al-Sinwar

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Perkembangan Penting dalam Konflik Gaza: Kematian Lima Pemimpin Hamas Pengumuman resmi dari kelompok teror Hamas mengenai kematian lima pemimpin senior mereka menandai salah satu kerugian terbesar yang dialami organisasi tersebut sejak awal perang di Gaza. Berita ini menunjukkan bahwa operasi militer Israel terus memengaruhi struktur kepemimpinan Hamas, yang dikenal sebagai salah satu kelompok teror paling […]

  • Kader PDIP Surabaya

    Hari AIDS Sedunia, Kader PDIP Surabaya: Hapus Stigma, Kita Setara dan Hadapi Bersama!

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Memperingati Hari AIDS Sedunia 1 Desember, Kader PDIP Surabaya, Achmad Hidayat, menyerukan pentingnya menghapus stigma dan memperkuat solidaritas terhadap penyintas HIV/AIDS di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Data terbaru Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Jawa Timur tahun 2025 menunjukkan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi dengan lonjakan kasus baru HIV/AIDS tertinggi secara nasional. Total […]

  • Cegah Demam Berdarah: Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gencarkan Fogging DBD di Mako dan Polsek Jajaran

    Cegah Demam Berdarah: Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gencarkan Fogging DBD di Mako dan Polsek Jajaran

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar kegiatan fogging di Mako dan jajaran Polsek pada Sabtu, 22 Maret 2024, pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan terbebas dari nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi penyebab utama penyakit DBD. Kasi Humas Polres […]

  • Sukses di Banten: Tim Woodball Jawa Timur Borong 3 Emas dan 1 Perunggu

    Sukses di Banten: Tim Woodball Jawa Timur Borong 3 Emas dan 1 Perunggu

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim Woodball Jawa Timur kembali membuktikan dominasinya dengan meraih 3 medali emas dan 1 medali perunggu di Kejuaraan 1st Banten Woodball Championship. Kompetisi ini berlangsung dari tanggal 4 hingga 7 Juli 2024 di Pamulang, Banten, dan diikuti oleh 360 atlet dari 13 provinsi di Indonesia. Medali emas untuk Jawa Timur diraih oleh Ailen […]

  • Rayakan Tahun Baru Imlek 2025 dengan Buffet Terpanjang di Alila Solo Hotel

    Rayakan Tahun Baru Imlek 2025 dengan Buffet Terpanjang di Alila Solo Hotel

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 267
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sambut Tahun Ular 2025, Alila Solo Hotel mengusung konsep yang berbeda. Di tahun penuh berkah ini, Alila Solo Hotel menghadirkan buffet terpanjang pada tanggal 28 Januari 2025 di Grand Ballroom. Marisa Sutanto selaku Director of Food and Beverage mengatakan, bahwa sejak pukul 18.00 WIB tersaji berbagai macam hidangan yang akan melengkapi meriahnya Tahun […]

  • kemenparekraf

    Kemenparekraf Perkuat Promosi Desa Wisata DI Yogyakarta lewat Betidewi

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 154
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) membuktikan komitmen untuk memperkuat promosi desa-desa wisata di Indonesia, khususnya di DI)l Yogyakarta melalui program Beli Kreatif Desa Wisata (Beti Dewi) 2024. Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf Dwi Marhen Yono dalam acara Beli Kreatif Desa Wisata (Beti Dewi) 2024, Desa Wisata Wukirsari, Yogyakarta, […]

expand_less