Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Pengamat Politik: Pertemuan Megawati dan Prabowo Negosiasi yang Mandek 

Pengamat Politik: Pertemuan Megawati dan Prabowo Negosiasi yang Mandek 

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMWacana pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto, yang sempat ramai diperbincangkan, kini terhenti di persimpangan jalan.

Dr. Ahmad Atang, pengamat politik dan Direktur Program Studi Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Kupang, menyorot tiga faktor yang menjadi penghambat pertemuan tersebut.

Pertama, negosiasi yang mandek. Pertemuan antar elit politik tidak terjadi begitu saja, pasti ada agenda, materi, dan negosiasi yang mendasari.

Jika pertemuan Megawati dan Prabowo gagal terlaksana, bisa jadi karena negosiasi yang tidak mencapai kesepakatan. Dugaan ini muncul karena tidak ada kader PDI Perjuangan yang masuk dalam daftar menteri di kabinet Prabowo-Gibran.

Faktor kedua, campur tangan Presiden Jokowi. Hubungan Jokowi dan Megawati diketahui tidak harmonis.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa relasi Jokowi-Megawati sangat buruk, sehingga jika pertemuan tersebut terjadi maka akan mempersempit ruang Jokowi mengatur Prabowo,” kata Ahmad Atang, dikutip diagramkota.com, Sabtu (19/10/2024).

Pertemuan Megawati dan Prabowo berpotensi mempersempit ruang Jokowi dalam mengatur Prabowo. Oleh karena itu, Jokowi mungkin saja memberikan pengaruh kepada Prabowo untuk tidak bertemu dengan Megawati.

Faktor ketiga adalah boleh jadi keduanya menunda pertemuan setelah pelantikan agar tidak terjadi dinamika politik baru.

Hal yang paling penting adalah ada kesadaran etik bahwa menjelang pelantikan, semua elemen masyarakat harus menjaga iklim yang kondusif guna menciptakan peralihan kekuasaan secara tertib, katanya menjelaskan.

Bayang-bayang politik Jokowi. Prabowo, yang meraih kemenangan dalam Pilpres 2024, tidak sepenuhnya bebas dalam mengambil keputusan politik.

Jokowi, yang telah menyiapkan tangga bagi Prabowo untuk berkuasa, masih memiliki pengaruh besar terhadapnya. Keputusan politik Prabowo, sadar atau tidak, selalu dibayangi oleh Jokowi.

Ketiga faktor ini menunjukkan bahwa pertemuan Megawati dan Prabowo bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sarat dengan kepentingan politik dan dinamika kekuasaan.

Pertemuan yang diharapkan dapat menjembatani perbedaan dan membangun koalisi politik, kini terganjal oleh berbagai faktor yang rumit. (red/akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Outbound Tupdasbhara: 247 Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim Ditempa di Jalur 26 KM

    Outbound Tupdasbhara: 247 Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim Ditempa di Jalur 26 KM

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 247 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim memulai hari pertama kegiatan Outbound Penutupan Tahap Dasar Bhayangkara (Tupdasbhara) pada Kamis (25/9/2025) yang lalu. Kegiatan yang berpusat di kawasan Bernah De Vallei, Pacet, Mojokerto ini dirancang untuk menguji batas ketahanan fisik dan mental para calon […]

  • VfB Stuttgart vs Celtic

    Panduan Lengkap untuk Menonton Pertandingan VfB Stuttgart vs Celtic di Europa League

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara VfB Stuttgart dan Celtic dalam babak 32 besar Liga Eropa menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan oleh penggemar sepak bola. Dengan skor agregat 4-1 yang menguntungkan Stuttgart, tim asal Jerman ini memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi ini. Namun, Celtic tidak akan mudah menyerah dan akan berusaha membalikkan […]

  • Galgenwaard

    Masalah Teknis Mengganggu Kehadiran Penggemar di Stadion Galgenwaard

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masalah teknis yang terjadi sebelum pertandingan antara FC Utrecht dan Feyenoord mengakibatkan kekacauan di area masuk stadion Galgenwaard. Sejumlah penggemar mengeluhkan adanya gangguan pada sistem gerbang otomatis, sehingga menyebabkan antrean panjang di beberapa titik akses masuk. Menurut saksi mata, akhirnya seluruh gerbang dibuka untuk mempercepat proses masuk para penggemar. Beberapa bagian dari penonton dialihkan […]

  • Surabaya Darurat Judi Sabung Ayam, DPRD Jatim Serukan Solusi Jangka Panjang

    Surabaya Darurat Judi Sabung Ayam, DPRD Jatim Serukan Solusi Jangka Panjang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 325
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Praktik judi sabung ayam kembali marak di beberapa wilayah Kota Surabaya, khususnya di daerah Bangkingan dan Lakarsantri. Menanggapi hal ini, anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan Surabaya, Lilik Hendarwati, mengeluarkan pernyataan tegas yang menyerukan penindakan hukum sekaligus solusi jangka panjang untuk menghentikan fenomena ini. Lilik menegaskan bahwa judi sabung ayam bukan hanya […]

  • Komisi B DPRD Surabaya, Aduan Warga, Medokan Ayu

    Komisi B DPRD Surabaya Gelar Rapat Lanjutan Terkait Aduan Warga Medokan Ayu

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus aduan warga terkait penggunaan lahan di kawasan konservasi Medokan Ayu, Surabaya, masih menjadi perhatian serius Komisi B DPRD Kota Surabaya. Dalam rapat sebelumnya, pihak komisi mengundang warga dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk mencari kejelasan status lahan serta proses jual beli. Namun, hasil yang diperoleh belum memuaskan. Ketua Komisi […]

  • Qodari: Peran KSP akan Berbeda Dibanding Era Moeldoko

    Qodari: Peran KSP akan Berbeda Dibanding Era Moeldoko

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Peran KSP yang Berbeda di Bawah Kepemimpinan Baru DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menjelaskan bahwa peran lembaga ini kini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan masa lalu, terutama saat dipimpin oleh Moeldoko. Salah satu perubahan utamanya terkait struktur kelembagaan, di mana sebelumnya terdapat kedeputian komunikasi politik. Kini, fungsi tersebut telah berdiri sendiri sebagai Badan […]

expand_less