Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Francisco Rivera Denda 10 Juta, Dilarang Main 2 Laga Bersama Persebaya Surabaya

Francisco Rivera Denda 10 Juta, Dilarang Main 2 Laga Bersama Persebaya Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM Francisco Rivera benar-benar mengalami nasib sial setelah Komite Disiplin PSSI memberikan hukuman tambahan berupa denda sebesar Rp 10 juta dan larangan bermain selama dua pertandingan. Gelandang asal Meksiko tersebut harus absen lebih lama saat Persebaya Surabaya membutuhkan konsistensi dalam performanya.

Persebaya Surabaya kembali ke kota dengan hanya meraih satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam pekan ke-14 Super League 2025/2026. Kondisi Green Force tidak banyak berubah, tetap berada di posisi kedelapan dengan total 17 poin.

Kehadiran Rivera yang absen menjadi tantangan baru bagi Persebaya Surabaya yang sedang berupaya bangkit setelah kepergian pelatih utama Eduardo Perez. Tim masih mencari ritme serta stabilitas dalam menghadapi Uston Nawawi, sementara kehilangan pemain kunci jelas bukan situasi yang diinginkan.

Hukuman tersebut berlangsung setelah Rivera melakukan pelanggaran berat dalam pertandingan Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya pada 7 November 2025. Ia dianggap bertindak kasar dengan penggunaan tubuh yang berlebihan hingga menerima kartu merah langsung.

Komisi Disiplin PSSI selanjutnya menetapkan hukuman tambahan berupa larangan bermain selama dua pertandingan dan denda sebesar Rp 10 juta dalam sidang yang digelar pada 11 November 2025. Keputusan ini secara otomatis menyebabkan Rivera absen tiga laga sejak pertandingan melawan Arema FC.

Rivera telah melewatkan pertandingan melawan Arema FC dan Bhayangkara FC, sehingga ritme permainannya terganggu. Ia hanya mampu tampil dalam laga tunda melawan PSM Makassar sebelum kembali absen saat Persebaya Surabaya menghadapi Borneo FC.

Keadaan ini menyebabkan sebagian penggemar Bonek menyampaikan rasa kekecewaan sambil berharap Rivera dapat belajar dari kesalahan yang telah terjadi.

“Semoga menjadi pelajaran bagi Rivera,” kata seorang Bonek yang berharap gelandang tersebut lebih tenang dalam mengelola perasaannya.

Banyak pendukung Persebaya Surabaya juga menyoroti seberapa beratnya pertandingan melawan Borneo tanpa kehadiran playmaker andalan mereka.

“Waduh, lawan Borneo tanpa Rivera akan menjadi pukulan keras bagi Persebaya? semoga saja ISO Jol bisa membawa keberuntungan,” kata seorang Bonek dengan nada kesal sekaligus berdoa.

Banyak pendukung yang menganggap pertandingan tersebut akan sangat berat bagi Green Force. “Lawan Borneo berat, cukup imbang saja sudah bagus seperti menang,” kata seorang Bonek yang merasa hasil imbang sudah sangat bernilai.

Beberapa orang lainnya secara singkat namun tegas menyampaikan kekhawatiran mereka. “Lawan Borneo tanpa Rivera,” kata seorang Bonek yang terdengar seperti memperkuat betapa besar pengaruh ketidakhadiran pemain tersebut.

Beberapa orang juga membandingkan Rivera dengan rekan satu timnya, Bruno, terkait kemampuan mengatur emosi.

“Bruno meskipun sering bersikap emosional tetapi lebih mampu mengendalikan perasaannya dan tidak ingin melakukan tindakan yang merugikan tim,” kata seorang Bonek yang berharap Rivera bisa meniru hal tersebut.

Setelah bergabung pada 1 Juli 2024, Rivera menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh di Persebaya Surabaya. Pemain asal San Luis Potosí, Meksiko, ini dikenal memiliki kreativitas tinggi, sikap agresif, serta mampu mengontrol alur permainan dari lini tengah.

Rivera, yang kini berusia 31 tahun, mampu bermain di berbagai posisi seperti penyerang tengah, gelandang tengah, hingga winger kiri. Tinggi badannya 1,70 meter dan kakinya yang kiri membuatnya sering menjadi sumber variasi dalam serangan Persebaya Surabaya.

Dengan perjanjian yang berlaku hingga 31 Mei 2026, Rivera diharapkan menjadi tokoh utama dalam rencana jangka menengah klub. Nilai pasar yang mencapai 7,82 miliar rupiah menunjukkan kualitas dan kontribusi yang telah ia berikan selama ini.

Data statistik Rivera musim ini terbilang mengesankan dalam sembilan pertandingan dengan total waktu bermain 796 menit. Ia menciptakan tiga gol, dua umpan kunci, serta angka expected goals sebesar 2,42 yang menunjukkan peran pentingnya dalam serangan tim.

Selain itu, ia melakukan 10 percobaan tembakan, memberikan 17 umpan penting, serta mencatatkan akurasi passing sebesar 73 persen. Tingkat intensitasnya juga terlihat dari sembilan pelanggaran yang ia lakukan dan 23 pelanggaran yang ia alami.

Namun, dua kartu merah yang ia terima musim ini menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan. Rivera perlu mengimbangi sikap agresif dengan pengendalian emosi agar tidak merugikan tim pada momen-momen kritis.

Sanksi dari Komdis menjadi peringatan keras agar ia tampil lebih matang dan efektif saat kembali berlaga. Persebaya Surabaya jelas membutuhkan versi terbaik dari Rivera untuk menjaga alur permainan di tengah persaingan yang ketat.

Dalam dua pertandingan tanpa Rivera, Persebaya Surabaya perlu memaksimalkan kedalaman tim dan kreativitas pemain lainnya. Kesempatan ini bisa menjadi momen bagi pemain lain untuk menunjukkan kontribusi mereka dan mengurangi ketergantungan pada satu individu.

Tantangan ini juga memberikan kesempatan bagi tim untuk menemukan kombinasi baru di lini tengah. Sejarah membuktikan bahwa kehilangan pemain penting terkadang justru menghasilkan inovasi yang positif.

Bagi Rivera, perhatian publik akan mencapai puncaknya ketika ia kembali bermain karena semua pihak menantikan bagaimana ia bangkit setelah hukuman tersebut. Jika mampu tampil lebih dewasa dan efektif, ia dapat menjadi ikon pemulihan Persebaya Surabaya.

Sekarang Persebaya Surabaya dan para pendukungnya menghadapi pertandingan-pertandingan berikut dengan harapan yang hati-hati. Mereka berharap ketidakhadiran Rivera tidak menghambat perjalanan Green Force untuk terus mempertahankan tren positif di Super League 2025/2026. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Romelu Lukaku ,Napoli

    Situasi Kritis Romelu Lukaku di Napoli: Konflik yang Membahayakan Karier

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Romelu Lukaku, penyerang asal Belgia, sedang menghadapi situasi yang sangat kritis di klubnya, SSC Napoli. Pemain berusia 30 tahun ini tidak hanya mengalami cedera parah yang mengganggu performanya, tetapi juga terlibat dalam konflik dengan manajemen klub yang semakin memburuk. Hal ini membuatnya hampir kehilangan posisi di skuad utama Napoli. Tidak Hadir di Latihan: […]

  • Perusahaan Teknologi Raksasa Meluncurkan Kemitraan Besar dalam Bisnis Koneksi Seluler Berbasis Satelit

    Perusahaan Teknologi Raksasa Meluncurkan Kemitraan Besar dalam Bisnis Koneksi Seluler Berbasis Satelit

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Amazon, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, mengumumkan kesepakatan besar dengan Globalstar, operator satelit yang beroperasi di seluruh dunia. Dalam transaksi senilai sekitar $10,8 miliar, Amazon akan mengakuisisi aset dan infrastruktur Globalstar, termasuk operasi satelit yang sudah ada. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat upaya Amazon dalam menyediakan layanan koneksi internet seluler melalui satelit, […]

  • Bencana Banjir Lahar Dingin Mengancam Dua Desa di Lumajang

    Bencana Banjir Lahar Dingin Mengancam Dua Desa di Lumajang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banjir lahar dingin yang terjadi akibat hujan deras mengakibatkan kerusakan besar di dua desa di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Peristiwa ini memicu isolasi ribuan warga dan menimbulkan berbagai tantangan dalam proses evakuasi serta pembersihan area yang terdampak. Penyebab dan Dampak Bencana Hujan intensitas tinggi menjadi penyebab utama banjir lahar dingin dari Gunung Semeru. Material […]

  • Wali Kota Surabaya Tinjau Langsung Kondisi TPS, DPRD Apresiasi Langkah Konkret

    Wali Kota Surabaya Tinjau Langsung Kondisi TPS, DPRD Apresiasi Langkah Konkret

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan peninjauan langsung ke beberapa Tempat Penampungan Sementara (TPS) di wilayah kota pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengawasi pengelolaan sampah dan memastikan standar operasional yang berlaku. Peninjauan ini juga sejalan dengan agenda kerja bakti yang dilakukan oleh seluruh pegawai Pemerintah Kota Surabaya. Selama kunjungan tersebut, Wali […]

  • DPRD Jatim

    DPRD Jatim Desak Penertiban Pabrik Emas di Kandangan Surabaya, Warga Resah Akibat Polusi

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dugaan pencemaran udara dari aktivitas peleburan emas PT Suka Jadi Logam (SJL) di kawasan Wisma Tengger, Kandangan, Surabaya, menuai sorotan tajam. Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, menegaskan bahwa pemerintah harus segera bertindak karena dampaknya sudah meresahkan masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang berada di sekitar lokasi. “Kami hadir di sini karena […]

  • 1 Korban Meninggal Akibat Pohon Tumbang, Pramono Anung Sampaikan Belasungkawa

    1 Korban Meninggal Akibat Pohon Tumbang, Pramono Anung Sampaikan Belasungkawa

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 265
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengucapkan belasungkawa karena meninggalnya satu warga akibat pohon tumbang di di Jalan Dharmawangsa Raya, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/10) kemarin. Pohon tumbang karena imbas hujan deras dan angin kencang yang melanda Jakarta pada Kamis siang. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya atas nama Gubernur dan Pemerintah DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa […]

expand_less