Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Politikus PDIP Soroti Kenaikan Harga Pangan Akibat MBG

Politikus PDIP Soroti Kenaikan Harga Pangan Akibat MBG

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto menganggap pemerintah belum menyusun sistem yang tepat untuk menghadapi dampak rantai pasok dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Karena perencanaan yang kurang memadai, Edy menyatakan, harga bahan pangan pokok seperti ayam dan telur meningkat tajam, mengurangi kemampuan beli masyarakat, khususnya kalangan pekerja dan keluarga dengan penghasilan tidak tetap.

Menurut politikus PDIPdi sini, program MBG seharusnya diiringi perhitungan yang matang mengenai kebutuhan bahan baku setiap wilayah. Edy merujuk data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan inflasi pangan pada Oktober(month to month) mencapai 0,28 persen, salah satu komoditas yang berkontribusiinflasi yaitu telur ayam petelur (4,43 persen) dan daging ayam petelur (1,13 persen).

“Program MBG seharusnya diiringi perhitungan matang mengenai kebutuhan bahan baku di setiap wilayah. Setiap Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) yang berdiri berarti menambah kebutuhan ayam, telur, ikan, sayur, dan buah. Jumlahnya bisa dihitung, namun jika pemerintah tidak mempersiapkannya, dampaknya adalah kekurangan pasokan dan harga yang meningkat,” kata Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini dalam keterangan tertulis, Selasa, 4 November 2025.

Edy menyebutkan bahwa rantai pasok pangan merupakan jantung keberhasilan MBG. Oleh karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi sangat penting. “Pemerintah pusat harus melibatkan pemerintah daerah secara aktif agar dapat memotivasi para petani, peternak, pembudidaya ikan, serta nelayan setempat. Jangan sampai bahan baku justru diambil dari luar daerah atau bahkan diimpor,” ujarnya.

Sebagai langkah strategis, Edy mendorong pemerintah untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar para petani dan peternak kecil dapat meningkatkan kemampuan produksinya. Dengan pinjaman yang bersifat lunak ini, Edy berharap petani hingga nelayan bisa memanfaatkannya sekaligus meningkatkan hasil produksinya. “Terlebih lagi, Kementerian Keuangan telah menetapkan kebijakan dalam pendistribusian dana yang terendap di Bank Indonesia sekitar Rp 200 triliun. Dana sebesar itu bisa dialokasikan untuk memperkuat perekonomian di sektor pangan, bukan hanya menunggu campur tangan pasar,” katanya.

Selain itu, Edy mengajak pemerintah daerah untuk menjadi perantara antara petani, nelayan, peternak, dan pembudidaya ikan dengan SPPG agar hasil panen mereka dapat terserap. Selain itu, menurut Edy, para peternak hewan juga harus didukung dalam penerbitan nomor kontrol veteriner (NKV) guna memastikan kebersihan dan sanitasi. “Jika hal ini dilaksanakan maka perputaran ekonomi akan berjalan lancar. Dampak ekonomi dari program MBG akan dirasakan,” katanya.

Edy juga mengkritik pernyataan pemerintah yang menyebut kenaikan harga ayam dan telur sebagai tanda keberhasilan MBG. Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan logika yang salah. “Keberhasilan program sosial tidak bisa diukur dari kenaikan harga bahan makanan. Justru sebaliknya, indikator keberhasilannya adalah MBG dapat dirasakan oleh penerima manfaat dengan aman dan harga tetap stabil. Jika masyarakat kesulitan membeli telur, itu berarti ada masalah serius dalam desain rantai pasoknya,” katanya.

Ia kemudian memberikan contoh kasus di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang memiliki 125 Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG). Untuk memenuhi kebutuhan telur di daerah tersebut, menurut Edy, dibutuhkan sekitar 500.000 ekor ayam petelur, sementara peternak setempat hanya mampu menyediakan 200.000 ekor.

Kekurangan 300.000 ekor tersebut menyebabkan pasokan harus diambil dari kabupaten lain, meningkatkan biaya pengiriman, dan mengurangi ketersediaan telur di daerah asal. Belum lagi membahas kebutuhan ikan, sayur, atau buah. “Pemerintah seharusnya mampu memprediksi dan menutup celah-celah seperti ini jauh sebelum program dilaksanakan,” kata anggota legislatif dari Dapil Jawa Tengah III itu.

Edy mengingatkan bahwa kini kelas pekerja dan masyarakat yang bukan penerima MBG menjadi kelompok yang paling terkena dampaknya. “Buruh pabrik, guru honorer, tenaga kesehatan kontrak, hingga penjual warteg semua harus menghabiskan lebih banyak uang hanya untuk kebutuhan pokok. Kenaikan tekanan daya beli masyarakat seperti ini tidak baik dan memerlukan solusi segera,” ujarnya.

Sebagai alternatif, Edy mendorong pemerintah agar menyusun peta produksi dan kebutuhan pangan di setiap wilayah agar menghindari kekosongan persediaan. Ia juga menekankan perlunya kerja sama antara peternak, koperasi, dan pemerintah daerah, serta membangun cadangan pangan lokal di setiap kabupaten. “Subsidi pakan, fasilitas logistik, dan insentif produksi dapat menjadi cara untuk menjaga harga tetap stabil tanpa merusak usaha masyarakat kecil,” kata Edy.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penataan Gedung Sate Habiskan Rp19,7 Miliar dari APBD Jabar, Anggota DPRD: Anggaran Mirip Siluman

    Penataan Gedung Sate Habiskan Rp19,7 Miliar dari APBD Jabar, Anggota DPRD: Anggaran Mirip Siluman

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penataan Gedung Sate yang menjadi kantor Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat saat ini, bukan hanya membangun gerbang baru Candi Bentar, melainkan juga dilakukan berbagai pekerjaan penataan lainnya di sekitar Gedung Sate seperti taman luar, areal parkir sampai ­kepada meubelair. Diperkirakan biaya yang dihabiskan untuk berbagai pekerjaan penataan tersebut mencapai Rp 19,7 miliar. […]

  • Wisata Alam Jawa Barat: Liburan Keluarga yang Mengesankan

    Wisata Alam Jawa Barat: Liburan Keluarga yang Mengesankan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Destinasi Wisata Alam yang Menarik di Jawa Barat DIAGRAMKOATA.COM – Liburan adalah waktu yang dinantikan oleh banyak orang, baik untuk melepas penat maupun menciptakan kenangan bersama keluarga. Di tengah kesibukan sehari-hari, berwisata alam menjadi pilihan yang menarik dan bermanfaat. Keindahan alam yang menenangkan, udara segar, serta pemandangan yang memukau memberikan pengalaman relaksasi yang tak tergantikan. Jawa […]

  • Makna Simbol Dalam Pakaian Adat Berbagai Daerah

    Makna Simbol Dalam Pakaian Adat Berbagai Daerah

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 413
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Makna simbol dalam pakaian adat berbagai daerahDi balik setiap lipatan, setiap motif, dan setiap pernak-perniknya tersimpan makna simbolis yang kaya dan mendalam, mencerminkan sejarah, budaya, kepercayaan, dan status sosial masyarakat pemakainya. Mempelajari simbolisme ini membuka jendela ke dalam kekayaan budaya Nusantara yang luar biasa. Pakaian adat Jawa, misalnya, terkenal dengan keanggunan dan detailnya. […]

  • DPC PDIP Surabaya

    Resmi! Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji: Tidak Bertele-tele, Tapi Mulus

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Wakil Wali Kota Surabaya Armuji resmi terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya periode 2025–2030. Penetapan tersebut dilakukan dalam forum Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Surabaya, Minggu (22/12/2025). Usai ditetapkan, Armuji langsung membacakan susunan lengkap kepengurusan DPC PDIP Surabaya. Ia menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat melakukan konsolidasi partai tanpa proses yang berlarut-larut. “Dengan […]

  • Tawuran Remaja di Surabaya, Ketua Fraksi PDIP – PAN Minta Pelaku Diberikan Pelatihan dan Pembinaan

    Tawuran Remaja di Surabaya, Ketua Fraksi PDIP – PAN Minta Pelaku Diberikan Pelatihan dan Pembinaan

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 168
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus tawuran antar kelompok remaja yang kembali terjadi di kawasan Tenggumung Karya Lor, Semampir, Surabaya, Senin 7 April 2025. Dalam peristiwa tersebut 4 remaja diamankan, berikut sejumlah senjata tajam dan busur panah. Kenalan remaja menjadi sorotan serius Fraksi PDIP-PAN DPRD Surabaya. Ketua Fraksi PDIP-PAN DPRD Surabaya Budi Leksono mencermati, persoalan kenakalan remaja harus […]

  • Universitas Muhammadiyah Kuningan Tampilkan Keberagaman dan Inovasi di Karnaval Ulang Tahun ke-527

    Universitas Muhammadiyah Kuningan Tampilkan Keberagaman dan Inovasi di Karnaval Ulang Tahun ke-527

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Perayaan Budaya yang Menggugah Jiwa DIAGRAMKOTA.COM –Di tengah keramaian perayaan Hari Jadi ke 527 Kuningan, suasana kota yang dikenal dengan julukan Kota Kuda ini berubah menjadi panggung besar untuk menampilkan kekayaan budaya dan semangat masyarakat. Ribuan warga hadir memadati jalan protokol, menyaksikan karnaval budaya yang penuh warna dan makna. Namun, salah satu penampilan yang menarik […]

expand_less