Waspadalah, Banjir Rob Tertinggi di Surabaya dan Sekitarnya Terjadi Hingga 18 Juni 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Banjir rob kembali menjadi perhatian masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim, potensi banjir rob tertinggi akan terjadi hingga 18 Juni 2026. Peringatan ini disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak, Surabaya, Daryatno.
Banjir Rob Disebabkan Pasang Air Laut yang Tinggi
Daryatno menjelaskan bahwa banjir rob terjadi ketika pasang air laut melebihi ketinggian daratan. Fenomena ini sering terjadi pada fase bulan baru atau new moon. Pada masa tersebut, gravitasi bulan dan matahari bekerja bersama, sehingga memperkuat gaya pasang air laut.
“Pada banjir rob kali ini, pasang air laut maksimum terjadi saat siklus bulanan, di mana posisi bulan memasuki fase bulan baru,” ujar Daryatno.
Dampak Banjir Rob di Wilayah Pesisir Surabaya
Menurut prediksi BMKG, ketinggian air laut dapat mencapai antara 120-140 sentimeter. Hal ini berpotensi menyebabkan genangan air setinggi 10 sampai 30 centimeter di sejumlah wilayah pesisir.
Beberapa daerah yang akan terdampak antara lain:
- Surabaya barat dan sekitar wilayah Tuban, Lamongan, Gresik diperkirakan terjadi pada 16 Juni 2026.
- Pelabuhan Surabaya dan sekitarnya diperkirakan terjadi pada 12-18 Juni 2026.
- Surabaya timur dan wilayah sekitar Sidoarjo dan Pasuruan diperkirakan terjadi pada 13-17 Juni 2026.
- Kalianget dan sekitarnya diperkirakan terjadi pada 15-16 Juni 2026.
- Banyuwangi dan sekitarnya diperkirakan terjadi pada 13-18 Juni 2026.
Peringatan untuk Aktivitas Masyarakat
Daryatno menekankan bahwa banjir rob dapat mengganggu berbagai aktivitas, termasuk transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam, perikanan, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.
Langkah Pencegahan yang Dilakukan Pemkot Surabaya
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mengambil langkah-langkah pencegahan dengan fokus pada pengoptimalan infrastruktur. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko banjir rob dan melindungi masyarakat dari dampak negatifnya.
Tips untuk Menghadapi Banjir Rob
Agar bisa lebih siap menghadapi banjir rob, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Pastikan alat transportasi dalam kondisi baik dan siap digunakan.
- Hindari berkendara di area yang rawan banjir.
- Simpan dokumen penting di tempat yang aman dan kering.
- Jaga kesehatan dan hindari kontak langsung dengan air banjir.
Banjir rob yang diprediksi terjadi hingga 18 Juni 2026 menjadi peringatan bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Dengan informasi dari BMKG dan langkah pencegahan yang dilakukan Pemkot, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan siap menghadapi situasi ini.***

>

Saat ini belum ada komentar