Gubernur Jatim Sambut Bhikkhu Thudong dengan Makan Bersama Sebelum Puasa
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pada Jumat (15/5/2026), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut 57 Bhikkhu Thudong di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Kehadiran para bhikkhu ini menjadi momen penting dalam rangkaian perjalanan mereka yang dikenal sebagai Indonesia Walk for Peace.
Bhikkhu Thudong tiba di Grahadi sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka menggunakan jubah dan tampak lelah setelah menempuh ratusan kilometer dengan berjalan kaki dari Viraha Buddhayana Dharmawira Centre Surabaya. Khofifah yang mengenakan batik kuning menyambut dan menyalami satu per satu para bhikkhu saat tiba.
Setelah itu, Khofifah mempersilahkan para bhikkhu masuk ke aula pertemuan untuk makan bersama. Mereka dijamu dengan makanan dan minuman yang telah disiapkan.
Kepala rombongan Bhikkhu, Bhante Phra Phanarin Oaksonthip, menyampaikan bahwa perjalanan Indonesia Walk for Peace memberikan kesan hangat. Meski fisiknya lelah, sambutan masyarakat dan pemerintah memberikan semangat untuk menuntaskan misi perdamaian di puncak Waisak nanti.
“Saya bangga melihat pemerintah Indonesia yang menyambut kami. Tidak ada yang menyamai hangatnya sambutan dari masyarakat dan pemerintah,” ujar Bhante asal Thailand tersebut.
Khofifah juga menyebut bahwa misi Indonesia Walk for Peace seperti wujud Bhinneka Tunggal Ika karena para bhikkhu berasal dari negara yang berbeda-beda. “Kita berbeda-beda tetapi kita satu dalam mewujudkan harmoni antar manusia di bumi,” kata Khofifah.
Dari total 57 bhikkhu, terdapat 42 dari Thailand, empat dari Malaysia, tiga dari Laos, dan delapan dari Indonesia. Mereka memiliki satu tujuan, yaitu menuju Candi Borobudur.
Setelah berbincang-bincang, banyak masyarakat yang hadir meminta Khofifah untuk berfoto bersama. Sedangkan bhikkhu menunggu untuk berdoa bersama sebelum jam makan jelang puasa tiba.
“Kami mempersilakan tuan rumah untuk menyantap lebih dulu. Karena ada doa bersama,” ucap salah satu perwakilan panitia Indonesia Walk for Peace 2026.
Tak lama setelahnya, Khofifah ikut bergabung untuk berdoa dan makan bersama. Selama makan, tidak diperkenankan untuk mendokumentasikan apa pun.
Setelah pukul 12.00 WIB, bhikkhu harus menjalankan ibadah puasa sesuai aturan kedisiplinan monastik (Vinaya). Tujuannya, untuk menjaga kesederhanaan, melatih pengendalian diri, dan memberikan lebih banyak waktu untuk meditasi.
Perjalanan Bhikkhu Thudong dari Bali ke Magelang menjadi simbol perdamaian dan persatuan. Dengan kehadiran mereka di Surabaya, Khofifah menegaskan komitmennya untuk membangun suasana yang sejuk dan damai antarumat beragama.***

>
>

Saat ini belum ada komentar