M. Isa Ansori Ajak Komunitas Seni Perkuat Komunikasi dan Bangun Kembali Ekosistem Kebudayaan Surabaya
- account_circle Teguh Priyono
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pengamat kebudayaan M. Isa Ansori mengajak seluruh komunitas seni dan pemangku kepentingan budaya untuk kembali memperkuat komunikasi dalam menjaga ekosistem kebudayaan di Surabaya. (10/05/26)
Ia menyampaikan ajakan tersebut saat berdialog langsung dengan sejumlah pelaku seni dalam sebuah pertemuan kebudayaan di kota tersebut.
Dalam dialog itu, Isa menegaskan bahwa kebudayaan hanya dapat tumbuh apabila seluruh pihak membangun komunikasi yang terbuka, sehat, dan saling menghargai.
Ia mendorong para seniman untuk tidak terjebak dalam perbedaan pandangan yang dapat melemahkan ruang kreativitas.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan ekosistem seni di Surabaya membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas seni, dan masyarakat.
Menurutnya, setiap pihak harus aktif menjaga ruang dialog agar kebudayaan tetap hidup dan berkembang secara berkelanjutan.
Isa juga menyoroti pentingnya peran komunitas seni dalam menjaga dinamika budaya kota.
Ia meminta para pelaku seni untuk terus memperkuat jejaring, berbagi gagasan, dan membuka ruang diskusi yang produktif di tengah perubahan kebijakan dan tata kelola ruang budaya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa konflik dalam dunia kebudayaan sering muncul akibat lemahnya komunikasi.
Ia menilai kondisi itu dapat diatasi jika semua pihak bersedia menurunkan ego dan kembali fokus pada tujuan bersama.
Ia menegaskan bahwa kebudayaan bukan ruang persaingan, melainkan ruang kolaborasi yang harus dirawat bersama.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen budaya untuk kembali membangun semangat kebersamaan.
M. Isa Ansori berharap dialog yang terbangun dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di Surabaya, sehingga kota tersebut tetap menjadi ruang yang subur bagi tumbuhnya kreativitas dan karya seni.(Dk/yud)
- Penulis: Teguh Priyono

>
>
