Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » PSI Menolak Bantuan Hukum untuk Grace Natalie dalam Kasus Ujaran Kebencian

PSI Menolak Bantuan Hukum untuk Grace Natalie dalam Kasus Ujaran Kebencian

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Partai Solidaritas Perjuangan Indonesia (PSI) mengambil sikap tegas terkait dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh salah satu tokoh partainya, Grace Natalie. Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menegaskan bahwa pihak partai tidak akan memberikan bantuan hukum secara kelembagaan kepada Grace Natalie setelah ia dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penghasutan dan ujaran kebencian.

Alasan Partai Tidak Membantu Secara Formal

Ali menjelaskan bahwa pernyataan atau tindakan Grace Natalie dianggap sebagai aktivitas pribadi yang tidak berkaitan langsung dengan tugas partai. Ia menekankan bahwa masalah ini harus ditanggung sendiri oleh individu yang bersangkutan.

“Secara kelembagaan, kami pastikan tidak akan memberikan bantuan hukum secara kelembagaan kepartaian karena ini hal-hal yang harus dipertanggungjawabkan secara pribadi,” jelasnya.

Laporan dari 40 Ormas Islam

Grace Natalie dilaporkan bersama dua orang lainnya, yaitu Ade Armando dan Permadi Arya, oleh 40 ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama. Laporan tersebut telah tercatat dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri, yang diterima pada 4 Mei 2026.

Perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra, menyampaikan bahwa laporan ini terkait dengan narasi yang disebarkan melalui unggahan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), di Masjid UGM. Video tersebut memicu polemik terkait konflik di Poso dan Ambon.

“LBH Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia dan LBH Syarikat Islam beserta LBH Muhammadiyah, Hidayatullah, AFKN dan organisasi lainnya telah melaporkan tiga figur, yaitu Ade Armando, Permadi Arya, dan Grace Natalie,” kata Gurun.

Ade Armando Mundur dari PSI

Ade Armando, yang juga terlibat dalam kasus ini, telah mengumumkan mundur dari PSI. Ia menilai bahwa kasus hukum yang muncul telah membawa partai terlalu jauh.

“Kasus ini secara tidak langsung disebut bisa melibatkan Presiden ketujuh, Joko Widodo,” ujarnya.

Secara pribadi, Ade mengaku bahwa kasus hukum bukanlah hal baru baginya. Namun, serangan terhadap PSI kali ini dinilai tidak lagi bisa ditoleransi.

“Saya mohon izin, yaitu melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI,” katanya.

Konteks Pemilu dan Isu Politik

Beberapa analis menyatakan bahwa kasus ini bisa menjadi isu penting dalam konteks pemilu mendatang. Keterlibatan tokoh-tokoh partai dalam dugaan ujaran kebencian dapat memengaruhi citra dan strategi politik partai.

Selain itu, isu keterlibatan presiden dalam kasus ini menimbulkan spekulasi tentang bagaimana partai akan merespons situasi yang semakin rumit.

Penegakan Hukum dan Kebebasan Berbicara

Kasus ini juga mengangkat pertanyaan tentang keseimbangan antara penegakan hukum dan kebebasan berbicara. Meski ada dugaan pelanggaran, banyak pihak khawatir bahwa proses hukum bisa digunakan untuk menekan suara-suaranya yang berbeda.

Namun, pihak kepolisian tetap berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Reaksi Publik dan Media Sosial

Media sosial menjadi tempat utama bagi reaksi publik terhadap kasus ini. Banyak netizen mengkritik tindakan Grace Natalie, sementara yang lain mendukung kebebasan berbicara.

Selain itu, beberapa media nasional mulai melacak perkembangan kasus ini, termasuk kemungkinan dampaknya terhadap dinamika politik di Tanah Air.

Tantangan bagi Partai dan Tokoh

Bagi PSI, kasus ini menjadi tantangan besar dalam menjaga kredibilitas sekaligus menjaga hubungan dengan berbagai kelompok masyarakat. Bagi Grace Natalie, ini adalah momen penting untuk menunjukkan tanggung jawab atas pernyataannya.

Sementara itu, para pihak yang terlibat harus siap menghadapi proses hukum yang berlangsung.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolsek Krian Pantau Distribusi LPG 3 Kg di SPBE PT Indotana Aryanusa, Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Di Wilayah Krian

    Kapolsek Krian Pantau Distribusi LPG 3 Kg di SPBE PT Indotana Aryanusa, Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Di Wilayah Krian

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 324
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolsek Krian, Kompol I.G.P.Atma Giri.S.H.M.H melakukan pemantauan terhadap peredaran dan distribusi LPG 3 kg di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) PT Indotana Aryanusa yang terletak di Jalan Bypass Sidomulyo Krian. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi gas elpiji yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama menjelang musim penghujan yang dapat meningkatkan permintaan. […]

  • Operasi Pekat 2025 Sukses, Polres Tanjung Perak Ciduk 27 Tersangka

    Operasi Pekat 2025 Sukses, Polres Tanjung Perak Ciduk 27 Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 255
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Polres Pelabuhan Tanjung Perak mencatat keberhasilan luar biasa dalam Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) 2025. Operasi yang digelar selama dua pekan penuh, dari 1 hingga 14 Mei 2025, mencapai target penindakan 100 persen, dengan dampak nyata berupa penurunan signifikan angka kriminalitas di wilayah hukum setempat. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu, menegaskan bahwa kegiatan […]

  • Kapolri Hadiri Promensisko TPPU dan TPPT: Komitmen Perangi Kejahatan Siber

    Kapolri Hadiri Promensisko TPPU dan TPPT: Komitmen Perangi Kejahatan Siber

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 279
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri dan menjadi keynote speech pada Program Mentoring Berbasis Resiko (Promensisko) Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Pendanaan Terorisme (TPPT) dari kejahatan siber. Kegiatan mentoring tersebut digelar di Auditorium Yunus Husein Gedung Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Jakarta Pusat, pada Kamis (8/5). Dalam amanatnya, Kapolri berharap […]

  • Narasi BSU BPJS Ketenagakerjaan Viral, Bantuan Rp900.000 Cair September 2025?

    Narasi BSU BPJS Ketenagakerjaan Viral, Bantuan Rp900.000 Cair September 2025?

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Informasi Terkini Mengenai Bantuan Subsidi Upah (BSU) Tahun 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Seiring dengan perkembangan informasi yang beredar di media sosial, khususnya TikTok, muncul kabar bahwa peserta BPJS Ketenagakerjaan akan kembali menerima bantuan subsidi upah (BSU) pada bulan September 2025. Kabar ini menyebar luas, terutama melalui unggahan akun @info.bsu* yang menyebutkan bahwa penerima BSU Tahap 3 akan […]

  • Bukber On The Road, Erick Komala Hadirkan Kebersamaan di Jalan Raya

    Bukber On The Road, Erick Komala Hadirkan Kebersamaan di Jalan Raya

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 346
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ramadan tahun ini kembali menjadi momen spesial bagi masyarakat sekitar Kantor DPRD Jawa Timur. Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PSI, Erick Komala, menggelar “Bukber On The Road” dengan membagikan dan menikmati makanan bersama masyarakat yang melintas pada Rabu sore (26/3/2025).

  • Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah

    Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati. Upaya tersebut akan berpengaruh dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Polri, ujar Jenderal Sigit, akan berusaha memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat nyaman saat arus balik. Selain itu, jajaran kepolisian juga akan terus berupaya mengurai kepadatan […]

expand_less