Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Pembaruan Data Bansos untuk Meningkatkan Akurasi dan Transparansi

Pembaruan Data Bansos untuk Meningkatkan Akurasi dan Transparansi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pemutakhiran terhadap Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) volume 2 sebagai dasar penyaluran bantuan sosial (bansos) Triwulan II tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa bansos diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, serta meningkatkan akurasi data penerima manfaat.

Pembaruan DTSEN dilakukan secara berkala guna mengakomodasi perubahan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. Menurut Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, data tersebut bersifat dinamis, sehingga ada keluarga yang sebelumnya tidak menerima bansos kini bisa masuk ke dalam daftar penerima, sementara sebagian lainnya yang sebelumnya menerima harus dikeluarkan karena kesalahan klasifikasi.

“Ada yang sebelumnya tidak menerima, sekarang menerima. Dan ada yang selama ini menerima tetapi masuk ke inclusion error, sehingga tidak menerima lagi. Jadi memang data ini dinamis,” ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di kantor Kemensos, Senin (13/4/2026).

Perubahan Signifikan dalam Daftar Penerima Bansos

Berdasarkan hasil pembaruan DTSEN Volume 2 tahun 2026, sekitar 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) dikeluarkan dari daftar penerima bansos. Angka ini setara dengan 0,06% dari total penerima bansos Triwulan I 2026.

Di sisi lain, sebanyak 27.176 keluarga yang sebelumnya belum memiliki desil kini sudah terklasifikasi melalui ground check. Dari jumlah tersebut, 25.665 keluarga masuk dalam desil 1-4 dan berpotensi menjadi penerima bansos, sedangkan 1.511 keluarga berada di desil 5-10 dan masuk ke data inclusion error.

Gus Ipul menegaskan bahwa Kemensos membuka kanal resmi bagi masyarakat yang ingin mengajukan sanggahan atau laporan terkait status penerima bansos.

“Untuk yang merasa keberatan tentu diperbolehkan, salurannya sudah kita siapkan. Dengan harapan disertai bukti sehingga bisa kami nilai untuk kelanjutannya,” katanya.

Integrasi Data Kependudukan untuk Memperkuat Validitas

Selain itu, pemutakhiran DTSEN juga telah diintegrasikan dengan data kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Integrasi ini bertujuan untuk memperkuat validitas data dan memastikan bahwa semua penerima bansos tercatat secara akurat.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan penyaluran bansos Triwulan II tahun 2026 lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.

Partisipasi Masyarakat dalam Proses Pengawasan

Gus Ipul juga menekankan bahwa Kemensos menjunjung tinggi prinsip transparansi dan partisipasi masyarakat. Masyarakat diimbau untuk aktif memberikan masukan atau informasi terkait status penerima bansos.

Dengan adanya mekanisme pengajuan sanggahan dan partisipasi masyarakat, diharapkan proses distribusi bansos dapat lebih adil dan tidak ada kesalahan dalam penerima.

Tantangan dalam Pemrosesan Data

Meski pembaruan DTSEN dilakukan secara berkala, proses pengumpulan dan validasi data tetap menghadapi tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan akses data kependudukan yang masih belum sepenuhnya terintegrasi.

Namun, Kemensos dan BPS terus berupaya untuk memperbaiki sistem dan memastikan data yang digunakan dalam penyaluran bansos mencerminkan realitas sosial ekonomi masyarakat secara akurat.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sigap dan Humanis Polisi Bantu Pemudik yang Tersesat di Ngawi

    Sigap dan Humanis Polisi Bantu Pemudik yang Tersesat di Ngawi

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wujud kepedulian dan pelayanan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polres Ngawi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Kali ini, personel Pos Terpadu Monumen Soerjo sigap membantu seorang wanita tunarungu dan tunawicara yang dilaporkan tersesat yang mengalami kendala pada kendaraannya di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, pada Minggu malam (22/3/2026). Dengan gerak cepat, petugas dari Pos […]

  • Ketum PWDPI Cium Aroma Busuk Dugaan Persekongkolan Oknum Pengadilan Karimun dan Pengusaha Untuk Kuasai Tanah Warga

    Ketum PWDPI Cium Aroma Busuk Dugaan Persekongkolan Oknum Pengadilan Karimun dan Pengusaha Untuk Kuasai Tanah Warga

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 252
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M.Nurullah RS mencium aroma busuk, dugaan adanya indikasi permainan dari pihak Pengadilan Negri Tanjung Bali Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan oknum pengusaha PT. Karimun Sejahtera Propertindo (KSP) untuk rebut lahan garapan warga “Sejak bergulirnya sidang sengketa lahan milik warga selaku […]

  • Cara Mudah Blokir Nomor Asing di Ponsel, Bebas dari Penipuan dan Spam

    Cara Mudah Blokir Nomor Asing di Ponsel, Bebas dari Penipuan dan Spam

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Mengatasi Panggilan dari Nomor Tak Dikenal DIAGRAMKOTA.COM – Panggilan tak dikenal yang terus-menerus masuk bisa menjadi gangguan yang sangat mengganggu. Terlebih, jika dilakukan berulang kali tanpa jadwal yang jelas. Banyak pengguna ponsel mengeluhkan hal ini, karena tidak jarang panggilan tersebut bukan hanya salah sambung, tetapi juga upaya penipuan atau promosi layanan pinjaman online ilegal. Fenomena ini […]

  • Makna Di Balik Upacara Ngaben Dalam Budaya Bali

    Makna Di Balik Upacara Ngaben Dalam Budaya Bali

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 269
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Makna di balik upacara Ngaben dalam budaya BaliLebih dari itu, Ngaben merupakan upacara sakral yang sarat makna filosofis dan spiritual, melambangkan perjalanan terakhir seseorang menuju pembebasan (moksa) dari siklus kelahiran dan kematian (samsara). Upacara yang rumit dan penuh simbolisme ini mencerminkan kepercayaan Hindu Bali yang mendalam tentang kehidupan setelah kematian dan hubungan manusia […]

  • Profil Andi Seto Gadhista Asapa: Politikus Gerindra yang Berpindah dari TINS ke Danareksa

    Profil Andi Seto Gadhista Asapa: Politikus Gerindra yang Berpindah dari TINS ke Danareksa

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Figur Andi Seto Gadhista Asapa kembali menjadi topik pembicaraan setelah ia secara resmi mengakhiri perannya sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Timah Tbk (TINS) pada 17 November 2025, guna mengisi posisi penting di PT Danareksa (Persero). Pergantian kepemimpinan di BUMN ini, menurut Corporate Secretary TINS Rendi Kurniawan, merupakan hal yang wajar dilakukan guna […]

  • konser westlife

    Konser Westlife di Surabaya 2026: Pengalaman Musik yang Menggugah Nostalgia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Konser musik menjadi salah satu acara yang paling dinantikan oleh penggemar musik. Tahun ini, kota Surabaya akan menjadi tuan rumah bagi konser besar dari grup vokal legendaris asal Irlandia, Westlife. Acara ini tidak hanya menandai kehadiran mereka di Indonesia, tetapi juga menjadi momen penting dalam sejarah pertunjukan musik di Jawa Timur. Konsep Unik dengan […]

expand_less