Kinerja Keuangan Daerah Jawa Timur Tahun 2025 Dinilai Mengesankan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 20 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Realisasi anggaran tahun 2025 di Jawa Timur mencerminkan kinerja keuangan yang positif dan efektif. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memaparkan hasil ini dalam Nota Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pada Rapat Paripurna DPRD Jatim. Angka-angka yang dipublikasikan menunjukkan bahwa pendapatan daerah mencapai Rp29,88 triliun atau 104,65% dari target yang ditetapkan sebesar Rp28,55 triliun.
Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp31,20 triliun atau 93,82% dari target yang ditetapkan sebesar Rp33,25 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan secara transparan dan akuntabel. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi seluruh elemen pembangunan di Jawa Timur.
Peningkatan Kinerja Program dan Pertumbuhan Ekonomi
Selain realisasi anggaran, kinerja program juga mencatat peningkatan yang signifikan. Secara kumulatif, realisasi kinerja Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 mencapai 98,33% dari total 4.021 indikator. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 98,25%. Pertumbuhan ekonomi juga tercatat sebesar 5,33%, melampaui target RKPD yang berada di kisaran 4,80 – 5,20 persen.
Kontribusi Jatim terhadap perekonomian nasional mencapai 14,40 persen, serta 25,29 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa. Dari sisi stabilitas harga, inflasi Jatim pada 2025 tercatat sebesar 2,93 persen (year-on-year). Kinerja investasi juga mencatat hasil yang mengesankan dengan realisasi mencapai Rp147,7 triliun, tertinggi dalam enam tahun terakhir.
Perdagangan dan Misi Dagang yang Menjanjikan
Di sektor perdagangan, nilai ekspor meningkat 16,61 persen, didorong oleh kinerja ekspor nonmigas. Sepanjang 2025, Pemprov Jatim juga mencatat transaksi misi dagang dalam negeri sebesar Rp16,31 triliun dari 12 kali kegiatan, melampaui capaian kumulatif 2019–2024. Sedangkan misi dagang luar negeri ke Singapura menghasilkan transaksi Rp4,16 triliun.
Capaian ini menjadi bukti bahwa Jawa Timur terus berupaya untuk meningkatkan kinerja ekonomi dan memperluas pasar perdagangan. Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, Jatim berkomitmen untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional.
Kinerja Investasi dan Ekspor yang Mengesankan
Investasi Jatim berhasil mencapai angka yang sangat tinggi, yaitu sebesar Rp147,7 triliun. Ini menjadi rekor terbaik dalam enam tahun terakhir, menunjukkan pertumbuhan yang pesat dan optimisme terhadap masa depan ekonomi Jatim. Di samping itu, ekspor Jatim juga mengalami peningkatan signifikan, yaitu sebesar 16,61 persen, yang membuktikan bahwa sektor ekspor Jatim semakin tangguh dan mampu bersaing di pasar internasional.
Kinerja ini tidak hanya bermanfaat bagi daerah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. Dengan adanya peningkatan ekspor dan investasi, Jatim dapat menjadi salah satu motor penggerak utama ekonomi Indonesia.
Misi Dagang yang Berhasil dan Kontribusi Nyata
Misi dagang Jatim dalam dan luar negeri juga memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian. Transaksi yang dihasilkan dari misi dagang dalam negeri mencapai Rp16,31 triliun, sedangkan misi dagang luar negeri ke Singapura menghasilkan transaksi sebesar Rp4,16 triliun. Capaian ini menunjukkan bahwa Jatim memiliki strategi yang baik dalam menjalin kerjasama dagang dengan negara-negara lain.
Dengan adanya misi dagang yang sukses, Jatim tidak hanya memperluas jaringan perdagangan, tetapi juga meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional. Hal ini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.***

>
>
>
>
Saat ini belum ada komentar