Pelabuhan Tanjung Api-api: Penghubung Penting Antara Sumatera Selatan dan Pulau Bangka
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 16 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA) di Banyuasin, Sumatera Selatan, merupakan salah satu pelabuhan terbesar yang menjadi penghubung utama antara wilayah Sumatera Selatan dengan Pulau Bangka. Letaknya yang strategis di Pantai Timur Sumatra menjadikannya sebagai pintu masuk utama bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menyeberang ke Pulau Bangka. Dengan akses langsung ke Selat Bangka, pelabuhan ini memainkan peran penting dalam memfasilitasi mobilitas antar daerah.
Jadwal Kapal Feri Terbaru untuk Rute TAA-Muntok
Pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, pelabuhan TAA mengoperasikan sepuluh armada kapal feri yang berangkat setiap dua jam dari pelabuhan menuju Muntok, Bangka Belitung. Berikut jadwal lengkap penyeberangan:
- Penyeberangan Pertama: 07.00 WIB – Mutiara Pertiwi III
- Penyeberangan Kedua: 09.00 WIB – Gunsa 8
- Penyeberangan Ketiga: 11.00 WIB – Wira Camelia
- Penyeberangan Keempat: 13.00 WIB – Dharma Santosa
- Penyeberangan Kelima: 15.00 WIB – Garda Maritim 5
- Penyeberangan Keenam: 17.00 WIB – Belaanak
- Penyeberangan Ketujuh: 19.00 WIB – Dharma Kartika VIII
- Penyeberangan Kedelapan: 21.00 WIB – Madani
- Penyeberangan Kesembilan: 00.00 WIB – Dharma Kartika I
Pihak pelabuhan menegaskan bahwa jadwal dapat berubah sewaktu-waktu karena kondisi cuaca atau gelombang tinggi di wilayah perairan Selat Bangka.
Tarif Penyeberangan Kapal Feri TAA ke Muntok
Tarif penyeberangan di Pelabuhan TAA mencerminkan kategori penumpang dan jenis kendaraan yang digunakan. Berikut rincian tarif terbaru:
- Penumpang Dewasa: Rp58.100
- Bayi (0–2 tahun): Rp7.400
- Golongan 1 (sepeda): Rp74.500
- Golongan 2 (sepeda motor di bawah 500 cc): Rp138.000
- Golongan 3 (sepeda motor di atas 500 cc): Rp231.600
- Golongan 4 (mobil penumpang): Rp1.051.200
- Golongan 4 (mobil barang): Rp912.221
- Golongan 5 (mobil besar penumpang): Rp1.864.200
- Golongan 5 (mobil besar barang): Rp1.700.200
- Golongan 6 (bus penumpang): Rp3.045.500
- Golongan 6 (kendaraan barang besar): Rp2.599.200
- Golongan 7 (kendaraan panjang 10–12 meter): Rp3.093.500
- Golongan 8 (kendaraan lebih dari 12 meter): Rp4.454.800
- Golongan 9 (kendaraan lebih dari 16 meter): Rp6.125.000
Tarif ini dirancang agar dapat memenuhi kebutuhan berbagai kalangan, mulai dari individu hingga pengusaha yang membutuhkan transportasi laut untuk keperluan bisnis.
Sejarah dan Peran Pelabuhan TAA
Sejak beroperasi penuh pada tahun 2007, Pelabuhan TAA menggantikan peran pelabuhan lama di kawasan Sungai Musi 35 Ilir, Palembang, yang terkendala sedimentasi dan pasang surut. Sebelum TAA dibuka, perjalanan ke Muntok memakan waktu hingga 10 jam. Kini, waktu tempuh hanya sekitar 3–4 jam, membuat pelabuhan ini menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Selatan.
Kehadiran TAA juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah, terutama di wilayah Banyuasin dan sekitarnya. Akses yang mudah dan efisien membantu meningkatkan perdagangan, pariwisata, serta interaksi sosial antar daerah.
Peran Pelabuhan dalam Mobilitas Masyarakat
Pelabuhan TAA tidak hanya menjadi sarana transportasi laut, tetapi juga menjadi titik pertemuan antara masyarakat Sumatera Selatan dan Pulau Bangka. Selain itu, pelabuhan ini sering menjadi tujuan utama selama musim liburan, ketika mobilitas penumpang meningkat secara signifikan.
Menurut seorang pengguna jasa, “Saya sering menggunakan TAA untuk pergi ke Bangka, terutama saat liburan. Waktu tempuh yang singkat dan harga tiket yang terjangkau membuat saya lebih nyaman.”***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar