Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kritik Terhadap Analisis Feyenoord dalam Laga Kontra NAC Breda

Kritik Terhadap Analisis Feyenoord dalam Laga Kontra NAC Breda

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pada pertandingan antara NAC Breda melawan Feyenoord, Kees Kwakman menyampaikan pendapatnya yang cukup menggegerkan. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara Feyenoord menangani permainan NAC, khususnya dalam hal memprediksi dan mengantisipasi umpan silang. Menurutnya, tim asuhan Robin van Persie tidak mampu membaca strategi yang sering digunakan oleh NAC.

“”

Menurut Kwakman, NAC memiliki kebiasaan untuk memberikan umpan silang dengan sangat efektif, terutama dari situasi corner kick. Hal ini membuat Feyenoord terlihat kewalahan dalam menghadapi ancaman tersebut. “Feyenoord seharusnya sudah menganalisis pola permainan NAC dengan lebih baik,” ujar Kwakman.

Kesalahan Defensif yang Mengkhawatirkan

Dalam laga tersebut, tiga gol yang dicetak NAC berasal dari umpan silang. Ini menjadi bukti bahwa Feyenoord gagal memahami kekuatan lawan. “Mereka terlalu mudah tertipu oleh umpan silang,” tambah Kwakman. Ia juga menyoroti bagaimana pemain NAC seperti Boyd Kemper bisa dengan bebas melakukan umpan tanpa mendapat tekanan berarti dari lini belakang Feyenoord.

“Kenapa Hwang tidak langsung menuju ke Kemper? Dia justru diam saja,” keluh Kwakman. Ia menilai ini sebagai kelemahan yang serius bagi Feyenoord, karena NAC sering kali memanfaatkan situasi seperti ini.

Tantangan yang Muncul dari Pemain Seperti Ahmedhodzic

Selain itu, Kwakman juga mengkritik kinerja pemain lainnya, termasuk Ahmedhodzic. “Ahmedhodzic sering terlibat dalam situasi ini, dan itu mulai menjadi masalah besar bagi Feyenoord,” ujarnya. Ia menilai bahwa tim harus segera menemukan solusi untuk mengatasi masalah ini, terutama dalam menghadapi tim-tim yang memiliki kekuatan serupa dengan NAC.

Performa Awal yang Baik Tapi Tidak Berhasil Dipertahankan

Meskipun Feyenoord tampil cukup baik di babak pertama, mereka gagal mempertahankan performa tersebut hingga akhir pertandingan. “Mereka menguasai permainan dan memberikan tekanan yang cukup baik, tapi mereka tidak mampu memanfaatkannya secara maksimal,” jelas Kwakman. Ia menilai bahwa kesalahan terletak pada diri sendiri, bukan pada lawan.

Penilaian dari Para Ahli

Mario Been, analis ESPN, juga menyampaikan pandangan serupa. Ia menilai bahwa Feyenoord kurang memahami cara NAC bermain. “Ini bukan sekadar kebetulan, tetapi hasil dari analisis yang kurang tepat,” katanya. Ia menekankan pentingnya pihak pelatih untuk lebih memahami kebiasaan lawan agar bisa mengantisipasi ancaman yang muncul.

Reaksi dari Penggemar

Reaksi dari penggemar Feyenoord juga tidak kalah menarik. Beberapa dari mereka merasa kecewa dengan performa tim kesayangan mereka. “Ini benar-benar luar biasa, tapi tidak dalam arti yang positif,” kata salah satu penggemar. Mereka berharap pelatih dan pemain dapat segera menemukan solusi untuk menghindari kekalahan yang sama di masa depan.

Pertandingan antara NAC Breda dan Feyenoord menjadi pembelajaran penting bagi tim asuhan Robin van Persie. Kees Kwakman dan para ahli lainnya menegaskan bahwa Feyenoord perlu meningkatkan analisis permainan dan memperbaiki defensif mereka. Dengan begitu, mereka bisa lebih siap menghadapi tantangan di pertandingan selanjutnya.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bali, Kejaksaan Negeri Denpasar

    Penegakan Hukum Pajak DJP Bali: Tersangka Kasus Perpajakan Dihukum di Kejari Denpasar

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali melanjutkan proses penegakan hukum terhadap tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS. Proses ini dilakukan setelah pihak DJP menemukan adanya dugaan pelanggaran yang merugikan negara sebesar sekitar Rp947 juta. DS merupakan penanggung jawab PT ASD, sebuah perusahaan konstruksi yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Denpasar Timur. […]

  • Prediksi Skor Akhir Persib Bandung vs Borneo FC: 5 Laga Terakhir dan Head to Head, Siapa yang Unggul?

    Prediksi Skor Akhir Persib Bandung vs Borneo FC: 5 Laga Terakhir dan Head to Head, Siapa yang Unggul?

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan Big Match yang paling ditunggu-tunggu dalam BRI Super League antara Persib Bandung melawan Borneo FC akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 5 Desember 2025 pukul 19.00 WIB. Laga tunda minggu keempat ini sangat penting karena mempertemukan dua tim papan atas yang saling bersaing dalam perburuan gelar juara. Borneo […]

  • Kurs Dolar AS Pergerakan Rupiah, Pasar Global, Sentimen Risk Off Domestik

    Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Kurs Dolar AS pada Awal Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami peningkatan pada awal tahun 2026. Pada perdagangan hari ini, Rabu (14/1/2026), rupiah dibuka menguat sebesar 0,06% ke tingkat Rp16.867 per dolar AS. Meskipun demikian, posisi rupiah masih berada di level terlemah sejak akhir April 2025. Pengamatan dari pasar menunjukkan bahwa sentimen global memengaruhi pergerakan […]

  • Selesaikan RUU Perampasan Aset, Jangan Fokus pada RUU Anti-Flexing

    Selesaikan RUU Perampasan Aset, Jangan Fokus pada RUU Anti-Flexing

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kritik terhadap RUU Anti-Flexing dari Pakar Hukum DIAGRAMKOTA.COM – Seorang dosen hukum dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Septi Nur Wijayanti, menyampaikan kritik terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti-Flexing yang diajukan oleh anggota DPR Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani. Menurutnya, RUU ini berpotensi menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda dan bisa bertentangan dengan konstitusi. Secara konstitusional, dasar pembentukan sebuah undang-undang harus […]

  • Kronologi Kericuhan Demo Panas Timor Leste oleh Generasi Z

    Kronologi Kericuhan Demo Panas Timor Leste oleh Generasi Z

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Demonstrasi di Timor Leste Memanas Akibat Protes Pembelian Mobil Mewah DIAGRAMKOTA.COM – Pada hari Senin (15/9/2025), demonstrasi yang dipimpin oleh generasi muda atau mayoritas Gen Z berlangsung di Timor Leste. Awalnya, aksi ini berjalan damai, namun situasi memburuk hingga terjadi bentrokan antara massa dan aparat kepolisian. Demonstrasi pecah setelah polisi menembakkan gas air mata kepada para […]

  • Bernardo Tavares, Harapan Segara Persebaya di Tengah Tekanan Publik

    Bernardo Tavares, Harapan Segara Persebaya di Tengah Tekanan Publik

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tekanan dari tribun Gelora Bung Tomo semakin meningkat setiap minggu. Di tengah kinerja Persebaya Surabaya yang belum stabil menjelang menghadapi Arema FC di pekan ke-13 Super League 2025/2026, satu nama kini menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan Bonek: Bernardo Tavares. Tokoh asal Portugal tiba-tiba menjadi harapan baru bagi tim kebanggaan Kota Pahlawan. Mayoritas penggemar […]

expand_less