Celtic Menghadapi Ancaman Rekor Kekalahan Terbesar di Eropa
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 22 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Celtic FC, klub sepak bola legendaris Skotlandia, kini berada dalam posisi yang sangat rentan menjelang pertandingan leg kedua melawan VfB Stuttgart di Liga Eropa. Pemilik gelar juara domestik ini tampaknya sedang menghadapi ancaman terberat dalam sejarah mereka di kompetisi antarnegara. Para penggemar klub yang biasanya penuh semangat menghadapi laga-laga Eropa kini justru merasa cemas dan khawatir.
Pertemuan pertama di Glasgow pekan lalu menunjukkan keunggulan signifikan dari Stuttgart. Tim asal Jerman itu berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-1, dengan gol-gol yang dicetak oleh Bilal El Khannouss, Jamie Leweling, dan Tiago Tomás. Hasil ini membuat Stuttgart melaju ke babak berikutnya, sementara Celtic harus berjuang keras untuk bisa melanjutkan perjalanan mereka di Liga Eropa.
Rekor Kekalahan Terburuk Celtic di Kompetisi Eropa
Sejarah kekalahan Celtic di kompetisi Eropa menunjukkan bahwa mereka pernah mengalami beberapa kekalahan yang cukup berat. Diantaranya adalah kekalahan 5-0 dari Juventus pada 2013 di babak 16 besar Liga Champions, serta kekalahan 5-1 dari Bodø/Glimt di Conference League tahun lalu. Namun, jika hasil pertandingan leg kedua nanti berakhir dengan kekalahan tiga gol atau lebih, maka rekor tersebut akan terpecahkan.
Beberapa catatan penting tentang kekalahan Celtic di kompetisi Eropa:
- Juventus (2013): 5-0
- Bodø/Glimt (2022): 5-1
- Arsenal (2009): 5-1
- Hamburg (1996): 4-0
- Paris Saint-Germain (1995): 4-0
- Neuchâtel Xamax (1991): 5-2
Kekalahan terbesar yang pernah dialami Celtic di kompetisi Eropa adalah saat mereka kalah 5-0 dari Juventus. Namun, jika mereka kalah 4-1 di leg kedua, maka ini akan menjadi rekor kekalahan terburuk dalam sejarah klub.
Kemungkinan Kekalahan Berulang
Meskipun Stuttgart memiliki keunggulan tiga gol, tidak ada jaminan bahwa mereka akan bermain agresif di leg kedua. Klub Bundesliga ini akan menghadapi Wolfsburg pada akhir pekan ini, sehingga mungkin saja mereka tidak akan memberi tekanan maksimal kepada Celtic. Namun, jika Stuttgart memilih untuk bertanding serius, maka Celtic bisa menghadapi kekalahan yang sangat memalukan.
Selain itu, Celtic juga pernah mengalami kekalahan signifikan di kompetisi sekunder UEFA. Contohnya adalah kekalahan 4-0 dari Bayer Leverkusen di Liga Eropa 2021, serta kekalahan 4-1 dari Sparta Prague di dua kesempatan berbeda.
Masa Depan Celtic di Liga Eropa
Dari segi performa, Celtic tampaknya belum siap menghadapi tantangan di Liga Eropa. Mereka telah mengalami beberapa kekalahan yang cukup berat, termasuk kekalahan 4-1 dari Stuttgart di leg pertama. Hal ini menunjukkan bahwa klub ini masih perlu meningkatkan kualitas permainan mereka agar bisa bersaing di level internasional.
Namun, meski situasi terlihat sulit, Celtic tetap memiliki peluang untuk memperbaiki diri. Dengan strategi yang tepat dan mental yang kuat, mereka bisa mengubah situasi menjadi lebih baik.
Pertandingan melawan Stuttgart bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang bagaimana Celtic mampu bangkit dari kekalahan dan membuktikan bahwa mereka masih layak berlaga di kompetisi Eropa. Bagi para penggemar, ini adalah momen penting yang akan menentukan masa depan klub dalam konteks internasional.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar